Promo banner Iwanbanaran
Home / Motogp / ” Tim menyuruhku lanjut balapan karena dipikir akan hujan…” seru Fabio
Motogp •

” Tim menyuruhku lanjut balapan karena dipikir akan hujan…” seru Fabio

Cakkkk…Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) gagal mencetak poin pada balapan MotoGP Assen, Belanda.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit 0 komentar
” Tim menyuruhku lanjut balapan karena dipikir akan hujan…” seru Fabio
” Tim menyuruhku lanjut balapan karena dipikir akan hujan…” seru Fabio — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cakkkk…Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) gagal mencetak poin pada balapan MotoGP Assen, Belanda.
  • Kesalahan yang cukup langka dilakukan Quartararo dan doi mengakui jika ia telah melakukan kesalahan.?
  • ” Aku minta maaf pada Aleix Espargaro…” seru Fabio Quartararo…

” Tim menyuruhku lanjut balapan karena dipikir akan hujan…” seru FabioIwanbanaran.com – Cakkkk…Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) gagal mencetak poin pada balapan MotoGP Assen, Belanda. Kesalahan yang cukup langka dilakukan Quartararo dan doi mengakui jika ia telah melakukan kesalahan.? ” Aku minta maaf pada Aleix Espargaro…” seru Fabio Quartararo…

Assen adalah trek yang sangat bersahabat bagi Yamaha. Namun tidak untuk kali ini, yupss cakk Fabio Quartararo yang sangat di unggulkan untuk mencetak kemenangan di depan publik Belanda harus menelan pil pahit dan menyudahi paruh musim pertama 2022 dengan 0 poin.

Fabio Quartararo memulai balapan dari posisi kedua, doi langsung turun keposisi empat pada sector pertama. Namun dengan sigap ia berhasil naik ke posisi dua, tidak berlangsung lama Aleix Espargaro (Aprilia Racing) merebut posisi tersebut. El Diablo yang sempat mencetak fastest lap setidaknya bertahan di belakang Aleix selama dua lap.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Jelang lap keempat, Quartararo mulai mengejar Aleix Eapargaro dan sayangnya ketika ia berhasil menyalip pembalap Spanyol tersebut di tikungan kelima, sang juara dunia 2021 kehilangan grip ban depan yang menyebabkan ia crash dan menyeret Aleix hingga off track.

Kedua pembalap masih bisa melanjutkan balapan, Quartararo yang berjuang banyak di posisi paling belakang nampak kesulitan dengan kondisi motor yang sudah tidak baik baik saja cakkk. Sehingga ia memilih masuk pit, namun para kru menyuruhnya untuk kembali ke trek karena mereka mengira jika hujan akan turun dan Quartararo bisa mengganti motor dengan set up basah. Sayangnya, ketika balapan menyisakan 14 laps Quartararo justru alami high side ditikungan yang sama dan balapanpun berakhir lebih awal.

Rekan Franco Morbidelli tersebut mengaku sepenuhnya salah atas dua crash yang dapatkan dalam balapan. Tidak lupa doi juga meminta maaf kepada Aleix Espargaro. Ia juga langsung menghampirinya ke paddock setelah finish cakk.

?Aku membuat kesalahan Rookie. Balapan baru berjalan lap ketiga, namun aku menyerang seperti itu (agresif dan crash) dan yang terakhir itu benar-benar kesalahanku. Aku minta maaf kepada Aprilia dan Aleix karena membawanya keluar trek,” ucap Quartararo kepada Paddock GP

” Tim menyuruhku lanjut balapan karena dipikir akan hujan…” seru Fabio“Aku masuk ke pit karena aku merasa motor ada masalah, tetapi tim menyuruhku untuk melanjutkan karena menurutnya hujan akan turun. Tetapi aku terjatuh lagi, aku merasa cukup beruntung karena tidak mengalami cedera apa pun, namun aku memiliki sedikit rasa sakit di bahu,”

“Ini salahku. Aku hanya jatuh dua kali dalam sepuluh putaran pertama musim ini dan hari ini aku jatuh dua kali dalam sepuluh lap. Kami berbicara dengan tim sebelum balapan. Strateginya adalah jika aku di depan, aku akan terus menekan dan jika aku tertinggal, aku berusaha untuk tidak membuat kesalahan. Tetapi aku melakukan yang sebaliknya. Itu bukan sesuatu yang kulakukan dengan sengaja. Itu hanyalah kesalahan bodohku,” tutup Quartararo dengan penuh penyesalan.

Last…Dengan dlosornya Quartararo dan tidak adanya wakil Yamaha dalam 15 besar, ini menandai kali pertama bagi pabrikan Iwata gagal meraup poin dalam balapan. Hal ini terakhir kali terjadi pada tahun 1989 tepatnya pada GP Nations. Waladalah..(CB iwb)

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??
Motogp Trending

Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marco Bezzecchi akhirnya angkat bicara mengenai insiden benturan dengan Marc Marquez yang menghancurkan harapannya memenangi Sprint race MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11). Pembalap Aprilia yang start dari pole position dan sempat diunggulkan itu terjatuh setelah kontak dengan Marquez ketika ia mencoba memanfaatkan momen pemimpin balapan yang sedikit melebar di Tikungan […]

November 8, 2026 • 0 Baca →
Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!
Motogp Trending

Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pecco kaget bin bungah di Lusail Qatar. Setelah berbulan-bulan kelihatan loyo dan bikin Ducati garuk-garuk kepala, Pecco Bagnaia akhirnya senyum lagi di Qatar. Dan kalimatnya bikin merinding: “Rasanya seperti pembalap pabrikan lagi.” Yup….motor Pecco di Qatar kok jadi enak ?? Jumat di Lusail, Bagnaia finis P4 di sesi Practice. Angkanya sih nggak wah […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →