Aprilia Marah….Marquez hancurkan Marco Bezzecchi di Qatar Sprint — Foto: Iwanbanaran
Poin Penting
Marc Marquez akhirnya memberikan komentar pertamanya mengenai insiden kontroversial dengan rival juara, Marco Bezzecchi, pada Sprint race MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11).
Cakkk…seperti yang sampeyan tahu, race sprint Qatar dimenangkan oleh Marc setelah berduel melawan Marco Bezzecchi.
Marco crash berbenturan dengan Marc.
Iwanbanaran.com – Cakkk…seperti yang sampeyan tahu, race sprint Qatar dimenangkan oleh Marc setelah berduel melawan Marco Bezzecchi. Marco crash berbenturan dengan Marc. Marc Marquez akhirnya memberikan komentar pertamanya mengenai insiden kontroversial dengan rival juara, Marco Bezzecchi, pada Sprint race MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11). Insiden tersebut terjadi pada awal lap keempat ketika Marquez yang memimpin balapan sedikit melebar di Tikungan 1, sehingga Bezzecchi dari Aprilia mencoba mengambil celah yang terbuka. Namun, ruang tersebut cepat menutup saat keduanya menuju titik apex, dan kontak pun tak terhindarkan. Bezzecchi terjatuh dan gagal finis, sementara Marquez berhasil mempertahankan posisi terdepan meski airbag-nya mengembang akibat benturan tersebut. Insiden itu langsung menjadi sorotan karena sangat berpengaruh terhadap persaingan gelar juara dunia musim ini. Dan ternyata Aprilia Marah cak…
Saat berbicara di parc ferme usai memenangi Sprint, Marquez merasa tidak melakukan manuver yang agresif karena semua terukur dan pada racing line yang normal. Ia menyoroti jalannya balapan yang dinilainya aneh, terutama karena adanya bendera merah akibat kecelakaan Pecco Bagnaia. Berikut pernyataan lengkap Marquez seusai balapan beserta terjemahannya:
Iklan
” Racing line Marquez normal..”
” Ini adalah sprint race yang aneh, terutama dengan adanya bendera merah. Kami berharap dan mendoakan agar Pecco baik-baik saja, karena itu adalah kecelakaan yang parah. Namun terlepas dari itu, saya sangat berkonsentrasi, saya bertahan dengan cara sebaik mungkin. Marco lebih cepat dibeberapa sektor daripada saya di sesi latihan maupun dalam balapan. Dia mencoba menyalip di Tikungan 1, saya tidak melakukan hal yang aneh, dan tepat saat saya mengalami kontak, airbagku (kantung udara) mengembang, dan saya sempat kesulitan melewati beberapa tikungan. Karena alasan itulah Jorge menyerangku di tikungan 6 karena aku butuh sedikit waktu untuk kembali normal. Itu jelas bukan kejutan yang menyenangkan! Sejujurnya, saya tidak menduganya berada di posisi itu. Namun dari titik tersebut saya berkata, ‘Oke, sekarang saya harus mengambil sedikit risiko,’ dan saat itulah saya menyalipnya lagi, lalu saya mulai menyerang. Namun terlepas dari itu, semuanya baik-baik saja, sempurna. Ketika saya melebarkan gap 0,5 detik, 0,8 detik, saya mencoba mengendalikan balapan. Dan ini adalah 12 poin yang sangat penting….” tutup Marc..
Advertisement
Insiden tersebut sempat diselidiki oleh pengawas balapan FIM MotoGP, namun mereka memutuskan bahwa tidak ada tindakan lebih lanjut yang diperlukan. Keputusan ini memicu reaksi negatif dari CEO Aprilia, Massimo Rivola, yang terlihat di garasi timnya dan bahkan terlihat bertepuk tangan secara sarkastik ke arah Marquez saat rekaman tabrakan diputar ulang. Kekecewaan dan kemarahan Rivola dapat dipahami karena insiden itu membuat Bezzecchi kini tertinggal 79 poin dari Marquez, dan pembalap Italia tersebut harus memperkecil selisih menjadi di bawah 74 poin pada balapan Minggu agar peluangnya untuk tetap bersaing dalam perburuan gelar tetap hidup. Sementara itu, Marquez sendiri masih memiliki peluang untuk mengunci gelar juara dunia pada balapan utama Minggu jika ia menang dan Jorge Martin gagal mencetak poin.
Last…Marquez memilih untuk tidak memperbesar kontroversi dan lebih fokus pada hasil positif yang diraihnya. Ia menekankan pentingnya poin yang didapat serta konsentrasi penuh yang ia jaga sepanjang balapan, alih-alih membahas lebih jauh benturan dengan Bezzecchi. Sikap tenang Marquez ini menunjukkan pendekatannya yang matang dalam menghadapi tekanan persaingan gelar, di tengah sorotan tajam terhadap insiden yang bisa saja mengubah arah perburuan juara dunia musim ini. Nah menurut sampeyan piye cak..siapa yang salah disini ?? monggo berikan opininya…(iwb)
Diskusi
Komentar
Memuat komentar…