Iwanbanaran.com – Cakkk…Sirkuit Internasional Lusail menjadi saksi bisu bagaimana pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan taringnya. Dalam sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3 Grand Prix Qatar, Veda berhasil mencatatkan waktu yang sangat kompetitif. Ia menutup sesi latihan pertama dengan menempati posisi keenam, hanya terpaut 0,982 detik dari pembalap tercepat, Maximo Quiles. Yup…Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!
Menariknya, jika kita membedah data Best Partial Times yang dirilis Dorna, kecepatan Veda bukanlah kaleng-kaleng. Pembalap yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia ini menunjukkan konsistensi yang luar biasa di hampir seluruh sektor lintasan. Mari kita bedah performanya.
Pada sektor pertama (T1), Veda mencatatkan waktu 33.403 detik. Ia hanya tertinggal tipis dari Quiles yang membukukan 33.269 detik. Di sektor kedua (T2), Veda sedikit kehilangan waktu dengan catatan 30.938 detik, terpaut dari rekan setimnya di Asian Talent Cup, Kiattisak Singhapong yang mencetak 30.888 detik. Meski begitu, Veda langsung membalas di sektor ketiga (T3) dengan torehan 28.035 detik, lebih cepat dari Quiles (27.653 detik) dan bahkan mengalahkan catatan waktu pembalap senior seperti Riccardo Rossi.
Namun, sorotan utama memang pantas diberikan pada performa Veda di sektor terakhir (T4). Di sektor yang menuntut keberanian saat mengerem dan traksi maksimal saat keluar tikungan ini, Veda mencatatkan waktu 32.548 detik. Hebatnya lagi, catatan waktu Veda di T4 ini adalah yang tercepat kedua di antara seluruh pembalap! Ia hanya kalah tipis dari Maximo Quiles (32.331 detik). “Sektor terakhir ediannn!!” memang bukan sekadar julukan, melainkan bukti nyata bahwa Veda sangat nyaman memacu motornya di tikungan-tikungan akhir Lusail.
Last…berkat kombinasi waktu terbaiknya di setiap sektor, Veda membukukan Ideal Time 2’05.024. Angka ini sangat fantastis karena hanya terpaut 1,152 detik dari Ideal Time Quiles (2’03.872) dan lebih cepat dari pembalap sekelas David Almansa maupun Adrian Fernandez. Secara keseluruhan, Best Lap Time Veda sebesar 2’05.125 menempatkannya di posisi keenam, mengungguli pembalap berpengalaman seperti Scott Ogden dan Ryusei Yamanaka. Dengan catatan top speed mencapai 242,1 km/jam dan konsistensi di sektor-sektor krusial, Veda Ega Pratama telah mengirim sinyal bahaya kepada para kompetitornya. Jika ia mampu mempertahankan ritme di sektor terakhir yang mematikan tersebut, bukan tidak mungkin podium perdana di musim ini akan terwujud di Qatar. Mari kita nantikan aksi Veda pada next session…goooo merah putih !! (iwb)
