Iwanbanaran.com – Cakkk…Pecco kaget bin bungah di Lusail Qatar. Setelah berbulan-bulan kelihatan loyo dan bikin Ducati garuk-garuk kepala, Pecco Bagnaia akhirnya senyum lagi di Qatar. Dan kalimatnya bikin merinding: “Rasanya seperti pembalap pabrikan lagi.” Yup….motor Pecco di Qatar kok jadi enak ??
Jumat di Lusail, Bagnaia finis P4 di sesi Practice. Angkanya sih nggak wah banget, tapi cara dia ngomong setelah sesi itu yang bikin beda. Juara dunia dua kali ini bilang dia “ingin menikmati kecepatan lagi” — kalimat yang kedengarannya sederhana, tapi buat pembalap yang lagi terpuruk, itu tanda besar cak…
“Ingin menikmati kecepatan. Berada di tim pabrikan tapi menderita seperti di GP terakhir itu berat. Di sini saya merasa seperti pembalap pabrikan lagi, dan saya mau pakai semua potensi itu buat kontribusi ke tim.” serunya sumringah…
Yang bikin makin menarik: Pecco bilang ini feeling terbaiknya sejak GP Ceko, saat dia menang sprint dan podium di race utama. “Saya menikmati riding hari ini. Saya menduga, karena layout trek, grip, dan aspalnya yang pas buat Ducati. Pagi tadi saya nggak bakal bilang punya kans nge-push, tapi saya bisa karena feelingnya bagus. Sejak Brno aku belum merasakan feeling seperti ini. Masih belum persis seperti yang saya mau, tapi sudah dekat. Aku harap kita bisa terus seperti ini. Jauh lebih mudah untuk melangkah ke arah tertentu dengan cara ini karena kamu punya gambaran yang jelas di kepalamu dan kamu tahu apa yang harus dikatakan kepada tim. Saat kamu sedang menderita, kamu hanya mencoba berbagai hal. Hari ini aku tahu persis apa yang sedang terjadi.” tutup Pecco…
Last…dengan kembalinya kecepatan dan kepercayaan diri tersebut, Bagnaia berharap momentum positif ini dapat terus terjaga sepanjang akhir pekan di Qatar, sekaligus menjadi modal penting untuk menutup musim dengan kepala tegak sebelum masa baktinya bersama Ducati berakhir. Goooo Pecooo !! (iwb)
Diskusi
Komentar
Memuat komentar…