Terbongkar alasan Acosta Pilih Ducati ketimbang KTM di 2027 !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkkk….Keputusan Pedro Acosta untuk hengkang dari KTM dan merapat ke tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2027 menjadi salah satu manuver paling menyita perhatian di paddock. Bagi pembalap muda asal Murcia, Spanyol tersebut, kepindahan ke skuad ‘Merah Borgo Panigale’ bukan sekadar pergantian seragam, melainkan langkah krusial yang menentukan perjalanan kariernya. Memasuki paruh kedua musim ketiganya di kelas para raja, Acosta konsisten tampil sebagai pembalap terdepan di kubu pabrikan Austria tersebut. Namun, ambisi besar untuk meraih gelar juara dunia MotoGP membuatnya harus mengambil keputusan tegas !!!
Acosta telah menjalin kemitraan erat dengan KTM bahkan sebelum debutnya di ajang Grand Prix pada 2021. Pada musim perdananya di MotoGP (2024), ia langsung tampil menggebrak dan finis tepat di belakang Brad Binder. Titik balik kedewasaan balapnya terjadi pada pertengahan musim 2025. Acosta mulai mengubah pola pikirnya: alih-alih frustrasi akibat keterbatasan motor yang berujung crash, ia memilih fokus memaksimalkan potensi RC16 yang ada di tangannya. Hasilnya, Acosta tampil dominan dan tak tersentuh oleh pembalap KTM lainnya.
Kendati demikian, Acosta menyadari bahwa performa RC16 belum cukup tangguh untuk mengantarnya mengunci gelar juara dunia.
“Sejak pertama kali menandatangani kontrak pabrikan [KTM], satu-satunya hal yang saya inginkan adalah motor yang bisa memenangkan kejuaraan dunia. Jelas motor itu belum tiba sampai sekarang, dan jujur saja, saya tidak punya waktu lagi untuk terbuang (no more time to lose). Saya mendapat banyak pengalaman di KTM, tetapi saya merasa ini adalah tantangan yang memang saya butuhkan dalam karier saya.”
Langkah cepat Acosta mengamankan kontrak bersama Ducati memberi kepastian untuk masa depannya. Meski MotoGP akan mengalami perombakan regulasi besar-besaran pada musim 2027, Ducati tetap dipandang sebagai standar tertinggi (benchmark) di panggung MotoGP dalam lima musim terakhir. Peluang mengendarai Desmosedici memberikan garansi teknis terbaik bagi Acosta untuk merealisasikan impian terbesarnya: menjadi juara dunia di kelas utama.
Last….Meski memutuskan berpisah di akhir 2026, Acosta tetap memberikan rasa hormat dan apresiasi tinggi kepada pabrikan yang telah membesarkan namanya. Ia juga optimistis terhadap prospek KTM yang telah mengamankan lini pembalap baru, yaitu Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio. “KTM mengambil juara dunia seperti Alex [Marquez] dan pembalap yang saat ini menjadi yang terkuat kedua di Ducati [Di Giannantonio]. Mereka punya kartu yang sangat bagus untuk dimainkan musim depan,” pungkas Acosta. Kepindahan Pedro Acosta ke Ducati Lenovo Team pada 2027 menandai babak baru dalam perburuan takhta MotoGP. Bagi Acosta, bertahan di KTM berarti menunda ambisi besarnya, sementara Ducati menawarkan senjata paling menjanjikan untuk mewujudkan mimpinya di puncak balap motor dunia. Apakah Acosta bisa ?? kita lihat saja nanti cak….(iwb)