Serem, Korona diprediksi membuat penjualan motor 2020 ” Dlosor ” seperti 20 tahun lalu
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Iwanbanaran.com – Cakkkk…..nggak kaget sebenarnya mencermati tren semua sektor akibat Korona.
- Ekonomi yang begitu lesu memukul bisnis dari berbagai unsur.
- Tak terkecuali motor.
Iwanbanaran.com – Cakkkk…..nggak kaget sebenarnya mencermati tren semua sektor akibat Korona. Ekonomi yang begitu lesu memukul bisnis dari berbagai unsur. Tak terkecuali motor. Namun IWB tetap tertarik dengan komentar Sekretaris Jenderal AISI yang mengatakan dampak Korona bisa membuat penjualan motor mundur hingga 20 tahun kebelakang. Waaahh dlosor cakkk….
Seperti dilansir Detik, penjualan motor akan terpukul sangat dalam akibat COVID19. Hal ini karena daya beli yang anjlok ditambah ketidak beranian leasing terlalu jor-joran memberikan kredit pada konsumen. Bahkan dari prediksi Sekretaris Jenderal AISI, penurunan penjualan motor 2020 berpotensi turun hingga 40 persen yang artinya nyungsep puol-puolan ditahun ini…
“Karena wabah dikatakan berakhir September, dengan asumsi baru itu penjualan motor diprediksi turun sekitar 40 persen. Dan kalau kita lihat grafik penjualan kita dari tahun ke tahun, itu bisa mundur 15-20 tahun. Ibarat kita turun dari lantai 10 menuju lantai 7, 8, 6, sampai lantai 1 itu akan sangat mudah. Tapi untuk kembali ke lantai 10 akan terasa sulit karena harus menapaki tangga satu per satu…
” Harapannya setelah COVID-19 ini ada new normal, semoga ada banyak kebutuhan kendaraan dalam hal personal transportation. Bisa jadi nanti ada guliran pasar baru yang enggak disangka dan akan membuat penjualan motor naik lagi. Semoga ada blessing in disguise (berkah tersembunyi). Harapan kita itu, tapi kita juga tidak menutup mata terhadap kondisi ekonomi masyarakat saat ini sedang sangat tertekan..” serunya…
Hhmm….nggak kaget sih karena memang sulit tenan. Sebagai informasi penjualan motor ditahun 2019 tembus pada kisaran 6,6 juta. Artinya jika prediksi tersebut benar maka penjualan motor ditahun 2020 akibat Pandemi diperkirakan dibawah 4 juta atau bisa saja menyentuh angka 3.5 juta. Sebuah angka penjualan yang diraih kendaraan roda dua pada kisaran tahun 2000-2005. Yup…dari data masa lalu atau tepatnya 2004 AISI mencatat Indonesia menjual motor sebanyak 3.900.518 unit….
Last…dengan segala sodoran prediksi diatas memang ada baiknya kita saving dari sekarang cak. Jangan banyak berbelanja dan mantau perkembangan ekonomi negeri ini. Ketidak pastian dan sulitnya bertahan menjadi alasan utama kita banyak menahan diri. Kecuali ada keajaiban dan ekonomi segera pulih pasca PSBB dicabut dan Korona diangkat dari bumi Pertiwi. Mari banyak berdoa kepada Allah SWT cak……amin YRA (iwb)
