Home / Motogp / Marc Marquez akui sulit kalahkan Bezzecchi – Aprilia di Misano !!
Motogp

Marc Marquez akui sulit kalahkan Bezzecchi – Aprilia di Misano

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 6 menit
Marc Marquez akui sulit kalahkan Bezzecchi – Aprilia di Misano
Marc Marquez akui sulit kalahkan Bezzecchi – Aprilia di Misano — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez datang ke Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano dengan status sebagai juara bertahan yang baru saja menyapu bersih kemenangan ganda di Sirkuit Aragon.
  • Namun, pebalap andalan Ducati tersebut secara terbuka mengakui bahwa ia menghadapi tantangan yang jauh lebih pelik akhir pekan ini.
  • Berbeda dengan dominasi mutlak yang ditunjukkannya sebelumnya, Marquez […]

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez datang ke Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano dengan status sebagai juara bertahan yang baru saja menyapu bersih kemenangan ganda di Sirkuit Aragon. Namun, pebalap andalan Ducati tersebut secara terbuka mengakui bahwa ia menghadapi tantangan yang jauh lebih pelik akhir pekan ini. Berbeda dengan dominasi mutlak yang ditunjukkannya sebelumnya, Marquez merasa dirinya sedikit kesulitan untuk menemukan ritme terbaik di atas motor Desmosedici. Yup…Marc Marquez akui sulit kalahkan Aprilia di Misano !!

Pada sesi latihan hari Jumat, Marquez sebenarnya sempat menunjukkan kecepatan yang kompetitif dengan memuncaki sesi latihan bebas pertama (FP1) serta mengamankan posisi kedua di bawah pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi, pada sesi latihan sore. Meskipun demikian, ia merasa posisi kedua tersebut tidak serta-merta mencerminkan kenyamanan penuh di atas lintasan. Di Aragon, ia selalu berada di jajaran teratas tanpa hambatan berarti sepanjang sesi latihan, sementara di Misano ia dan timnya masih harus bekerja keras mencari setelan tambahan agar bisa tampil optimal.

Sekarang aku tercepat kedua tapi sebenarnya situasinya tidak seperti di Aragon, ketika saya selalu berada di tiga besar klasemen latihan sepanjang sesi. Disini Saya sedikit kesulitan dan kami harus bekerja, kami harus mencoba mencari sesuatu yang lebih. Memang benar dalam catatan waktu lap cepat saya berada di sana. Namun seperti yang kita lihat, semuanya sangat ketat dan sesi kualifikasi besok akan menjadi sangat penting. Karena jika kamu membuat sedikit saja kesalahan, kamu bisa start di baris kedua atau bahkan ketiga, dan inilah masalah terbesar di MotoGP era sekarang…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Misano adalah salah satu sirkuit di mana segalanya menjadi lebih merata. Seperti yang kita lihat pada catatan waktu lap, Aprilia sangat kuat di tikungan-tikungan cepat dan Ducati kuat di tikungan tipikal stop-and-go. Jadi pada akhirnya, Aprilia kuat di sektor 3, dan Ducati lebih kuat di sektor lain. Setiap motor memiliki potensinya masing-masing dan tugas kami adalah mencoba mencari yang terbaik untuk gaya balapku….

“Bez dan Aprilia sangat cepat di tikungan-tikungan jenis ini (fast corner). Di area cepat seperti Assen dan Silverstone, mereka sangat kuat. Kami harus mencoba memahami apakah kami bisa menjadi lebih kuat di area lain. Saya belajar dari Silverstone. Saya mencoba mendekatinya dengan cara yang berbeda pada hari Jumat. Target saya adalah tampil sebaik mungkin pada hari Sabtu dan Minggu. Untuk urusan membalap, saya lebih menyukai Austria daripada di sini, tetapi sayang di Austria saya lebih jarang menang. Saya lebih menyukai Motegi daripada trek ini, tetapi di Motegi saya juga lebih jarang menang. Ini adalah sirkuit di mana saya pernah meraih kesuksesan di masa lalu, dan tahun ini kami akan mencoba untuk dekat dengan pebalap terdepan, yang saya yakini Marco akan sulit dikalahkan. Ya, podium, saya yakin masuk podium namun menang ? ini akan menjadi tantangan besar…” tutupnya…

Jadi cak…dari penuturan diatas, Marquez secara tegas menunjuk Marco Bezzecchi sebagai pebalap paling tangguh dan ancaman terbesar di Misano. Menurut pengamatan peraih sembilan gelar juara dunia tersebut, kekuatan antara pabrikan Ducati dan Aprilia menjadi jauh lebih seimbang di sirkuit ini. Aprilia terbukti sangat superior di tikungan-tikungan cepat, terutama pada sektor ketiga yang mencakup area ikonik Curvone. Sebaliknya, Ducati memiliki keunggulan tersendiri di area pengereman keras dan akselerasi keluar tikungan.

Menyadari keunggulan rivalnya di area tikungan cepat, Marquez dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak akan memaksakan diri mencari kecepatan ekstra di sektor tiga. Ia belajar dari pengalaman balapan sebelumnya, di mana mencoba memaksakan motor di luar batas wajar pada area cepat justru membawa risiko besar. Strategi terbaik baginya adalah memaksimalkan potensi Desmosedici di sektor lain di mana mereka memiliki keunggulan kompetitif.

Selain faktor teknis motor, persaingan ketat di Misano juga membuat sesi kualifikasi menjadi penentu yang sangat krusial. Selisih catatan waktu antar pebalap begitu tipis, sehingga kesalahan kecil saja saat kualifikasi dapat membuat seorang pebalap terlempar ke baris start kedua atau ketiga. Di era MotoGP modern yang sangat kompetitif ini, memulai balapan dari posisi tengah merupakan sebuah kerugian besar yang harus dihindari.

Last….Dari aspek fisik, Marquez juga mengambil pendekatan yang lebih terukur setelah sempat mengalami masalah kelelahan fisik pada balapan-balapan sebelumnya. Ia mengatur ritme kerja fisiknya sejak hari Jumat demi menjaga kondisi optimal menghadapi sesi kualifikasi, Sprint race, dan balapan utama. Saat ini, Marquez berada di posisi yang kompetitif dalam perebutan gelar juara dunia. Mengingat ketatnya persaingan akhir pekan ini, ia secara realistis menyatakan akan merasa sangat puas dan siap menandatangani hasil podium jika mampu mendapatkannya di Misano. Apakah Marc mampu mengalahkan Bez ?? piye cak…optimis oraa ?? (iwb)

2026 San Marino MotoGP – Practice Results

Pos Rider Nat Team Time/Diff Lap Max
1 ^1 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP26) 1’30.144s 24/25 300k
2 ˅1 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP26) +0.103s 18/23 299k
3 ^1 Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP26) +0.185s 25/27 299k
4 ^6 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP26) +0.241s 25/25 298k
5 ^8 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25) +0.271s 21/21 298k
6 = Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +0.344s 19/24 299k
7 = Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +0.496s 23/24 298k
8 ˅3 Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V) +0.510s 24/27 301k
9 ^2 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +0.530s 22/23 301k
10 ˅2 Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP26) +0.546s 23/26 299k
Qualifying 1:
11 ^4 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +0.560s 19/24 299k
12 ˅9 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP26) +0.572s 20/26 295k
13 ˅1 Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP25) +0.614s 17/22 297k
14 ^5 Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) +0.715s 24/26 300k
15 ^1 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +0.799s 25/25 301k
16 ˅7 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.034s 26/26 293k
17 ^3 Diogo Moreira BRA Pro Honda LCR (RC213V)* +1.119s 5/25 301k
18 ^3 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +1.137s 20/21 295k
19 ˅1 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP26) +1.315s 6/19 297k
20 ˅3 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +1.423s 21/23 293k
21 ˅7 Toprak Razgatlioglu TUR Pramac Yamaha (YZR-M1)* +1.927s 19/19 294k
Share this article
Post