Promo banner Iwanbanaran
Home / Motogp / Licik Bongkar Mesin ! Adrian Fernandez Didiskualifikasi dari 6 Balapan….Veda Melesat P3 di Moto3
Motogp •

Licik Bongkar Mesin ! Adrian Fernandez Didiskualifikasi dari 6 Balapan….Veda Melesat P3 di Moto3

Cakkk…Dunia balap Moto3 diguncang skandal teknis besar.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit 0 komentar
Licik Bongkar Mesin ! Adrian Fernandez Didiskualifikasi dari 6 Balapan….Veda Melesat P3 di Moto3
Licik Bongkar Mesin ! Adrian Fernandez Didiskualifikasi dari 6 Balapan….Veda Melesat P3 di Moto3 — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cakkk…Dunia balap Moto3 diguncang skandal teknis besar.
  • Pebalap tim Leopard Racing, Adrian Fernandez, secara resmi didiskualifikasi dari hasil enam Grand Prix (GP) awal musim ini.
  • Keputusan berat ini diambil setelah Direktur Teknis kejuaraan menemukan adanya indikasi kecurangan berupa manipulasi atau perusakan segel pada mesin Honda milik tim asal Luksemburg tersebut…

Iwanbanaran.com – Cakkk…Dunia balap Moto3 diguncang skandal teknis besar. Pebalap tim Leopard Racing, Adrian Fernandez, secara resmi didiskualifikasi dari hasil enam Grand Prix (GP) awal musim ini. Keputusan berat ini diambil setelah Direktur Teknis kejuaraan menemukan adanya indikasi kecurangan berupa manipulasi atau perusakan segel pada mesin Honda milik tim asal Luksemburg tersebut…!!

Berdasarkan hasil investigasi mendalam, Fernandez dicoret dari hasil balapan yang berlangsung di Thailand, Brasil, Amerika Serikat (Austin), Spanyol (Jerez), Prancis (Le Mans), dan Catalunya (Barcelona).

Kronologi Terbongkarnya Kecurangan

Sanksi tegas ini dijatuhkan setelah pihak penyelenggara melakukan inspeksi menyeluruh terhadap dua mesin Honda yang digunakan oleh Adrian Fernandez, yaitu mesin dengan nomor seri 810 dan 811.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Dari hasil pemeriksaan teknis, ditemukan ketidaksesuaian regulasi yang fatal pada kedua mesin tersebut:

  • Mesin 810 (Digunakan pada 4 GP pertama: Thailand, Brasil, Austin, dan Jerez): Direktur Teknis menemukan bahwa segel resmi pada mesin ini telah rusak atau terkompromi (compromised). Meski demikian, tidak ditemukan bukti adanya modifikasi atau manipulasi komponen di bagian dalam mesin ini.

  • Mesin 811 (Digunakan di Le Mans dan Barcelona): Temuan pada mesin kedua jauh lebih serius. Selain segelnya yang rusak karena sengaja diakali, petugas teknis menemukan tanda-tanda jelas bahwa mesin tersebut telah dibongkar. Begitu mesin dibuka, tim teknis kejuaraan mendeteksi berbagai anomali yang membuktikan bahwa mekanik Leopard Racing telah mengutak-atik bagian dalam mesin tersebut tanpa izin.

Licik Bongkar Mesin ! Adrian Fernandez Didiskualifikasi dari 6 Balapan….Veda Melesat P3 di Moto3 Licik Bongkar Mesin ! Adrian Fernandez Didiskualifikasi dari 6 Balapan….Veda Melesat P3 di Moto3Sesuai dengan Pasal 3.3.2.2 dalam regulasi teknis kejuaraan, setiap tim dilarang keras merusak, membuka, atau memodifikasi segel mesin yang telah dipasang oleh pihak otoritas balap tanpa adanya izin tertulis sebelumnya.

Dampak Besar pada Klasemen Kejuaraan

Hukuman diskualifikasi massal ini menjadi pukulan telak bagi Adrian Fernandez dan tim Leopard Racing. Pebalap asal Spanyol tersebut harus merelakan sejumlah pencapaian gemilang yang diraihnya dengan susah payah di awal musim ini, termasuk podium yang ia amankan di GP Le Mans dan GP Barcelona.

Dampak terhadap posisinya di papan klasemen sementara Moto3 juga sangat masif:

  • Sebelum hukuman dijatuhkan, Fernandez berada di peringkat ke-3 klasemen sementara dengan koleksi 90 poin.

  • Setelah poin dari enam balapan tersebut hangus, ia kini hanya menyisakan 13 poin saja di kantongnya.

Licik Bongkar Mesin ! Adrian Fernandez Didiskualifikasi dari 6 Balapan….Veda Melesat P3 di Moto3Last…Hingga saat ini, keputusan pembatalan poin tersebut telah berkekuatan hukum tetap, memaksa Leopard Racing untuk mengevaluasi kinerja internal mereka dan berjuang keras mengembalikan posisi mereka yang merosot tajam di sisa musim kompetisi. Dan dengan didiskualifikasi Adrian otomatis akan membuat posisi Veda Naik ke P3 dalam klasemen sementara Moto3 2026…Goooo Veda !! (iwb)

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??
Motogp Trending

Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marco Bezzecchi akhirnya angkat bicara mengenai insiden benturan dengan Marc Marquez yang menghancurkan harapannya memenangi Sprint race MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11). Pembalap Aprilia yang start dari pole position dan sempat diunggulkan itu terjatuh setelah kontak dengan Marquez ketika ia mencoba memanfaatkan momen pemimpin balapan yang sedikit melebar di Tikungan […]

November 8, 2026 • 0 Baca →
Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!
Motogp Trending

Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pecco kaget bin bungah di Lusail Qatar. Setelah berbulan-bulan kelihatan loyo dan bikin Ducati garuk-garuk kepala, Pecco Bagnaia akhirnya senyum lagi di Qatar. Dan kalimatnya bikin merinding: “Rasanya seperti pembalap pabrikan lagi.” Yup….motor Pecco di Qatar kok jadi enak ?? Jumat di Lusail, Bagnaia finis P4 di sesi Practice. Angkanya sih nggak wah […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →