Honda Percaya Fabio Quartararo akan melesat diatas Mesin Honda RC214V !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk… Bursa transfer MotoGP menuju era baru regulasi 2027 benar-benar membakar paddock! Setelah pengumuman resminya kepindahan Fabio Quartararo dari Yamaha ke Repsol Honda HRC, kini giliran bos besar HRC, Alberto Puig, yang angkat bicara membeberkan target utama di balik mega-transfer ini. Puig menegaskan bahwa Honda dan Fabio Quartararo memiliki satu visi dan ambisi yang sama persis: kembali ke puncak tertinggi dan merebut kembali takhta juara dunia MotoGP! “Hanya Satu Target: Kembali ke Puncak!”
Melansir dari wawancara eksklusif bersama Crash, Alberto Puig tidak berbelit-belit saat ditanya mengenai ekspektasi Honda memboyong El Diablo.
“Tentu saja hanya ada satu target. Target tersebut kadang bisa dicapai, kadang tidak. Tapi hanya ada satu tujuan, dan pastinya, bagi Fabio serta Honda, tujuannya adalah kembali dan berusaha mencapai posisi teratas. Ini sangat jelas. Dan kami Percaya dengan Fabio ” serunya
Bagi pabrikan raksasa seperti Honda dan pembalap sekaliber Quartararo, keduanya sama-sama haus akan kemenangan. Honda belum merasakan gelar juara dunia sejak era Marc Marquez di 2019, sementara Quartararo meraih mahkotanya bersama Yamaha pada 2021 lalu. Memasuki regulasi anyar 2027—dengan mesin 850cc serta perpindahan pemasok ban dari Michelin ke Pirelli—Honda melihat ini sebagai momentum emas untuk melakukan reset total dan bangkit menyerang pabrikan Eropa. Langkah memboyong Quartararo sekaligus menandai berakhirnya era Joan Mir dan Luca Marini di tim pabrikan HRC. Kendati demikian, Puig memberikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas kerja keras kedua pembalap dalam membantu proses pengembangan RC213V di masa-masa sulit.
“Fabio adalah seorang juara dunia. Saya pikir dia adalah salah satu pembalap tercepat di grid, dan tentu saja Honda sangat senang dengan kesepakatan ini. Kami juga sangat senang dan berterima kasih atas pekerjaan yang dilakukan Joan Mir dan Luca Marini dalam beberapa tahun terakhir karena mereka membantu kami mengembangkan motor. Segala sesuatu ada akhirnya, dan periode untuk mereka telah usai. Sekarang kami memulai babak baru bersama pembalap baru.” tukasnya
(Sebagai catatan cakk, Joan Mir dipastikan berlabuh ke Gresini Ducati, sementara Luca Marini akan memperkuat Tech3 KTM).
Teka-Teki Pendamping Quartararo: Alonso atau Moreira?
Meskipun Quartararo sudah mengamankan satu kursi utama, Honda HRC belum mengetuk palu untuk slot pembalap kedua. Nama bintang muda Moto2, David Alonso, memang telah resmi dikontrak oleh Honda, namun HRC masih menimbang apakah Alonso langsung diturunkan di tim pabrikan atau lebih dulu ditempatkan di LCR, berpacu dengan nama Diogo Moreira.
“Pertama-tama, dia (Alonso) masih sangat muda. Seperti yang kami katakan pada Moreira, kami tidak bisa berharap terlalu banyak di tahun pertama. Mereka butuh waktu untuk memahami kelas ini,” kata Puig memberi petunjuk.
Pernyataan berhati-hati dari Puig ini mengindikasikan bahwa Diogo Moreira bisa jadi memiliki peluang lebih besar untuk langsung dipasangkan dengan Quartararo di tim pabrikan, sementara Alonso diberikan waktu adaptasi. Puig berjanji keputusan akhir pendamping El Diablo akan diumumkan dalam waktu dekat.
Last…Era baru 2027 di Honda juga membawa penyegaran di lini manajemen. Alberto Puig akan bergeser peran menjadi Penasihat (Advisor) HRC, sementara posisi Team Manager akan dipegang oleh Mikihiko Kawase. Apakah kombinasi Fabio Quartararo x Honda HRC x Regulasi 850cc di 2027 ini bakal sanggup meruntuhkan dominasi Ducati dan membawa Honda kembali merajai MotoGP? Coba tulis penerawangan sampeyan di kolom komentar!… (IWB)