Promo banner Iwanbanaran
Home / Motogp / Bos Tech 3 tidak menyesal pisah dengan Yamaha
Motogp •

Bos Tech 3 tidak menyesal pisah dengan Yamaha

Cakkkk….hengkang dan gabung dengan KTM, bos Tech 3 Herve Poncharal mengaku tidak menyesal pisah dengan Yamaha.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit 0 komentar
Bos Tech 3 tidak menyesal pisah dengan Yamaha
Bos Tech 3 tidak menyesal pisah dengan Yamaha — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cakkkk….hengkang dan gabung dengan KTM, bos Tech 3 Herve Poncharal mengaku tidak menyesal pisah dengan Yamaha.
  • Kendati banyak senyuman yang meremehkan hingga pandangan sinis karena meninggalkan Yamaha…menurutnya tindakan Tech 3 meninggalkan tim garputala sudah tepat.
  • Simak penuturannya berikut ini…

Iwanbanaran.com – Cakkkk….hengkang dan gabung dengan KTM, bos Tech 3 Herve Poncharal mengaku tidak menyesal pisah dengan Yamaha. Kendati banyak senyuman yang meremehkan hingga pandangan sinis karena meninggalkan Yamaha…menurutnya tindakan Tech 3 meninggalkan tim garputala sudah tepat. Simak penuturannya berikut ini…

Harus diakui tim Tech 3 masih kesulitan dan terseok-seok pada saat melakukan testing di Valencia serta jerez. Menggunakan mesin baru dari KTM Johann zarco serta Hafizh Syahrin tidak pernah mampu masuk 15 besar.?Kondisi tersebut ternyata membuat banyak suara pesimis dan menyesalkan keputusan Tech 3 yang meninggalkan Yamaha. Maklum cak… tim ini termasuk Brilian ketika membela tim garputala…..

Yamaha Tech 3 berhasil mengoleksi 107 kemenangan di kelas 500cc serta MotoGP sejak 2001. Tim satelit ini cukup disegani pada saat menggunakan Yamaha YZF M1. Namun kemitraan tersebut telah usai setelah 20 tahun lamanya mereka bekerja sama.?Alasan yang dikemukakan adalah sulitnya tim satelit untuk bisa tampil maksimal karena regulasi yang diperlakukan Yamaha adalah tim satelit hanya bisa menggunakan motor lungsuran dari tim Factory….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Ini adalah tantangan besar bagi saya dan seluruh tim. Kamu tahu, banyak orang tertawa, mengira kita melakukan kesalahan besar. Banyak orang di media tetapi juga orang-orang yang mengikuti kita umumnya bertanya – bahkan di Valencia setelah hanya dua hari dengan waktu lintasan terbatas karena cuaca…”Apakah kalian kecewa? Apakah kamu menyesali pilihan yang sudah dibuat?”

Bos Tech 3 tidak menyesal pisah dengan Yamaha“Beberapa tersenyum, tertawa, mengatakan ‘semoga sukses temanku’. Hal-hal seperti itu. Tapi ini baru permulaan. Kita harus memahami banyak hal. Jadi kita harus tetap tenang, bekerja keras, menghormati semua mitra kita dan mencoba memberikan apa yang mereka harapkan dari kita.

“Tentu saja, aku ingin [pembalap kami] naik posisi lima besar, tetapi kita perlu mengendalikan diri kita sendiri. Saat ini, kita harus bekerja keras. Mungkin terdengar membosankan, tetapi kita perlu bekerja. Keputusan (pisah dengan Yamaha) sudah sering kupikirkan. Mengakhiri kemitraan bersama Yamaha setelah 20 tahun dengan tanpa berpikir, apakah itu sebuah kesalahan? Apakah ini keputusan yang tepat?

” Justru yang aku temukan kemitraan baru kami sangat menarik. Dan memang demikian faktanya. Tidak hanya sekedar membalap namun tim dilibatkan dalam sebuah proyek besar. Kami gembira karena memiliki banyak wajah baru di dalam paddock. KTM juga mempekerjakan banyak staf baru untuk mengatur tim satelit MotoGP baru ini. Ada orang-orang yang datang dari berbagai pabrikan lain. Orang yang bertanggung jawab atas tim pendukung berasal dari Ducati, misalnya…

Bos Tech 3 tidak menyesal pisah dengan Yamaha
Syahrin, Valencia MotoGP tests, November 2018

” Sejauh ini perasaan kami sangat positif. Pasti kamu ingin menjadi yang lebih tinggi di kartu absen. Tetapi kami juga menemukan – terutama melalui komentar Johann Zarco dan juga Hafizh Syahrin, dua mantan Yamaha – bahwa mereka hampir harus melupakan semua yang mereka tahu tentang cara mengendarai motor MotoGP karena [Yamaha dan KTM] sangat berbeda. Ini adalah proses yang aku harapkan tidak akan terlalu lama...” tutup Poncharal via crash…

Last…. KTM memang sangat serius mendukung tim satelit mereka di ajang MotoGP. Bahkan saking seriusnya disinyalir tidak ada perbedaan spek antara tim factory serta satelit. Inilah yang tidak ditemukan oleh Tech 3 di Yamaha. Didukung sponsor yang cukup besar yakni Red Bull tentu saja perjuangan KTM untuk menjadi tim Motogp terbaik akan jauh lebih mudah. Kita lihat saja sepak terjang KTM Tech3, Semangat pakde Poncharalllll….(iwb)

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??
Motogp Trending

Marco Bezzecchi buka suara soal Clash Qatar…Akan kembali menyerang Marc ??

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marco Bezzecchi akhirnya angkat bicara mengenai insiden benturan dengan Marc Marquez yang menghancurkan harapannya memenangi Sprint race MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Sabtu (7/11). Pembalap Aprilia yang start dari pole position dan sempat diunggulkan itu terjatuh setelah kontak dengan Marquez ketika ia mencoba memanfaatkan momen pemimpin balapan yang sedikit melebar di Tikungan […]

November 8, 2026 • 0 Baca →
Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!
Motogp Trending

Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pecco kaget bin bungah di Lusail Qatar. Setelah berbulan-bulan kelihatan loyo dan bikin Ducati garuk-garuk kepala, Pecco Bagnaia akhirnya senyum lagi di Qatar. Dan kalimatnya bikin merinding: “Rasanya seperti pembalap pabrikan lagi.” Yup….motor Pecco di Qatar kok jadi enak ?? Jumat di Lusail, Bagnaia finis P4 di sesi Practice. Angkanya sih nggak wah […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →