About these ads
jump to navigation

Sejarah asal muasal rem cakram……yuk kita kupas sama-sama Oktober 1, 2010

Posted by Iwan Banaran in Otomotif.
trackback

Kita pasti sudah tahu yang namanya disk brake system atau boso kerennya rem cakram. Sudah menjadi tuntutan wajib motor dilengkapi perangkat ciet canggih tersebut. Daya pengereman yang jauh lebih aman dan pakem ketimbang sistem tromol plus menambah ciamik penampilan menjadikan rem cakram tidak tergantikan. Namun tahu nggak gimana sih asal muasal sejarahnya rem favorit para biker ini. Yuk kita ulas disini……

Sejatinya disc brake sistem dikembangkan untuk kendaraan roda empat. Penyelidikan serta riset pertama kali dikembangkan diInggris sekitar tahun 1890. Namun baru pada tahun 1902 sistem ini diproduksi secara masal serta dipatenkan oleh Frederick William Lanchester dari Birmingham lewat mobil bermerk Lanchester. Pada periode tersebut cakram masih terbuat dari tembaga. Hal ini dikarenakan keterbatasan bahan logam yang berkualitas serta kondisi jalan yang buruk dan berdebu membuat pemakaian bahan tembagapun kurang efektif karena cepat kehilangan daya cengkram. Membutuhkan inovasi waktu hingga setengah abad sistem rem cakram lebih maju bisa digunakan secara luas kembali. Tercatat baru tahun 1949 sistem disk brake modern diaplikasikan ke mobil Crosley serta Chrysler’s Imperial. Berturut-turut kemudian mobil balap Jaguar C-Type (dikembangkan oleh Dunlop…bukan merk ban lho bro xixixixi) pada tahun 1953 kemudian menyusul DS Citroen (1955) hingga semua mobil modern seperti saat sekarang.

Sayang perkembangan ini tidak diikuti oleh kendaraan roda dua yang terbilang lambat. Pendobrak pertama kali motor berperangkat rem cakram adalah Honda CB750 pada tahun 1969. CB750 adalah motor racing pertama yang memakai sistem cakram buat pengereman. Kesuksesan Honda ini dikuti oleh pabrikan lain. Waktu itu CB750 rem cakram hanya berbentuk piringan logam tanpa ada lubang-lubang pelepas panas. Sesuai dengan perkembangan tehnologi maka rem cakram jadi semakin rumit dan canggih. Yang dulunya kaliper disk hanya single pot kini bisa sampai 6 pot pada moge. Bahkan kampas rem keramik sudah menjadi temuan brilian dari para insinyur plus piringan berbahan karbon. Sifatnya yang tahan gesek dalam temperature tinggi telah menjadikannya standart perangkat rem pada motor racing khususnya Motogp. Kombinasi tersebut ditambah ABS sistem (antilock brake system) sehingga pada perkembanganya rem cakram menjadi semakin sempurna dan aman. Hingga kini sudah bukan hal baru motor bercc kecil menggunakan rem cakram. Selain mempunyai fungsi yang  sangat penting, perangkat tersebut disinyalir mampu mengupgrade penampilan tunggangan. Jangan harap bakal laku jika motor hanya menggunakan sistem tromol. Dilirik aja nggak. Ya nggak bro……(iw/1/10/2010)

Note : Sumber dari wikipedia

About these ads

Komentar»

1. shu_enk - Oktober 1, 2010

Pertamaxxx Dulu Gan

Like this

2. Hourex - Oktober 1, 2010

Ih Bro Sugeng mborong pretamaxx trus.. Pa ga meluap- luap tu d tangki si vixiny..
Bagi2 napa..
*Gra2 Klamaan di FB ni..

Like this

3. Kodok Ijo - Oktober 1, 2010

Sindiran halus buat YMKI, “Hari gini rem belakangnya masih tromol? Apa kata dunia?” ;)

Like this

4. Hourex - Oktober 1, 2010

@Bro Iwan
tlg liat FB nya, klo ada yg ad dng propil org bw klewang tu sya Bro..
*Njemput ank skolah dulu..

Like this

5. Hourex - Oktober 1, 2010

Jangan gtu Bro kodok aka satria ninja..
Ada Bradher kita yg lgi kepencut pruduk ymki loh.. Biarpun pke Tromol..

Nglirik2 yg pnya warung.. Kabur jemput anak ah..
hanya_bec@nda.com

Like this

6. damhar - Oktober 1, 2010

ooo..honda to yg duluan pakai..
*bahanbakar2an.com :mrgreen:

Keren jg ya cakram kalo nggak ada bolong2nya..kalo pada pemakaian sehari2 (non-komuter) aman2 aja kan?

Like this

7. shu_enk - Oktober 1, 2010

@ Bro Hourex
Dipersori wae ya bro ni udah top gear jadi yang lain ga bisa ngikutin… hehehe

Keren yang ada lubangnya ah, Jadi Rodo nYeni… :mrgreen:

Like this

8. iwanbanaran - Oktober 1, 2010

@ Kodok Ijo
Bener bro kodok. Tapi YMKI emang bebel nggak mau dengerin para biker..
@ Hourex
Hahahahahahaha…iso wae sampeyan ki. Drng maz bro…lagi wait and see dulu wakakakakak…..(Entek aq disindiri terus hehehe…)
@ Damhar
Sebenranya aman aja bro. Cuma klo nggak ada bolongannya krng asyik…
@ Shu_enk
Wis jan kompor tenan pancene. Lek iki aq setuju mas…enak ada lubangnya xixixi….

Like this

9. Mr_Long'S - Oktober 1, 2010

Gw kirain malah nich artikel nyindir yg punya warung.
*sambil ngelirik mega pro lawas Rem belakang ny msh tromol. ha ha ha

Like this

10. iwanbanaran - Oktober 1, 2010

@ Mr_longs
Eit tunggu bro. Ngeliriknya bagian depan aja jng kebelakang hahahaha…..
* Ssstttt Athleteku yo wis double ckaram lho mas xixixixi…(Ngeles Mode:ON)

Like this

11. shu_enk - Oktober 1, 2010

Just Kidding Koq koq Bro iwan… :)

Like this

12. iwanbanaran - Oktober 1, 2010

@ Shu_enk
hajar bro biar awet enom xixixixi………

Like this

13. Basho - Oktober 1, 2010

Waduuuh! Keren banget itu motooor! Keren banget itu motooor!!!

Like this

14. bonex_80 - Oktober 1, 2010

Keren sing ndi bro????? diatas??? itu mah bokap jg pny. Tuh CB100, kan mirip wkwkwk….

Like this

15. Yadi - Oktober 1, 2010

Apalagi Skr motor2 pelan aj dah biasa pke dobel cakram contohnya motor bebek dah bnyk yg pke, atau jg motor sport turing spt Tigor.mnurut gue sbnarnya klo motor biasa gak wajib pke dobel cakram, cz larinya gak kencang2 amat, malah dirasa memaksakan mesin.

Like this


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 22.346 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: