Repsol bongkar kenapa Motogp lebih sulit menyalip dibanding WSBK
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Iwanbanaran.com – Caakkk… Repsol yang merupakan sponsor utama Honda, baru-baru ini menyoroti MotoGP dengan mengungkapkan bahwa situasi pada ajang balap tersebut semakin memburuk.
- Termasuk kurang berwarnanya Motogp untuk tontonan karena sulit menyalip dibandingkan WSBK.
- Hal ini, karena banyaknya teknologi baru termasuk paket aerodinamis yang menurut mereka, menyebabkan rider kesulitan dalam menyalip.
Iwanbanaran.com – Caakkk… Repsol yang merupakan sponsor utama Honda, baru-baru ini menyoroti MotoGP dengan mengungkapkan bahwa situasi pada ajang balap tersebut semakin memburuk. Termasuk kurang berwarnanya Motogp untuk tontonan karena sulit menyalip dibandingkan WSBK. Hal ini, karena banyaknya teknologi baru termasuk paket aerodinamis yang menurut mereka, menyebabkan rider kesulitan dalam menyalip. Selain itu, paket elektronik seperti holeshot device juga mengakibatkan kesulitan yang sama cak…
Bahkan, Repsol menuturkan bahwa rider tidak hanya mengandalkan bakat dan potensi motornya saja. Namun, mereka juga mengatakan kelebihan dari paket aerodinamis, yakni membuat wyakru mengerem lebih efektif dan optimal. Meski begitu, Repsol juga menuturkan kelemahan dari paket aerodinamis yakni akan membuat motor lebih sulit menyalip pada saat balapan…
“Musim ini situasinya semakin memburuk sehingga semakin sulit menyalip di. Penerapan teknologi baru, seperti penggunaan besar-besaran paket aerodinamis, atau sistem yang memodifikasi ketinggian motor untuk mendapatkan efisiensi dalam akselerasi, yang membuat menyalip semakin sulit. Kamu tidak lagi hanya bergantung pada potensi mesin atau keterampilanmu. Dengan paket aerodinamis ini balapan berjalan lebih cepat dan waktu untuk mengerem jadi lebih singkat, dan itu membuatnya jauh lebih sulit untuk mendapatkan waktu dan kecepatan yang cukup untuk melakukan manuver menyalip dengan aman,” tulis Repsol dikutip dari motosan.
Bukan hanya menyulitkan dalam menyalip, namun Repsol juga membeberkan bahwa paket aerodinamis bisa menyebabkan cedera fisik pada rider cak. Cedera tersebut bisa terjadi karena rider akan lebih sulit mengendalikan motor dengan paket aerodinamis yang banyak tersemat pada MotoGP bike. Paket aerodinamis sendiri mampu memberikan tekanan yanf kuat pada motor sehingga rider lharus berjuang keras untuk mengontrol motor.
?Ada detail yang tidak bisa diabaikan dalam teknologi ini, dan itu adalah pengaruhnya terhadap fisik pembalap. Dengan begitu, pembalap berpeluang besar mengalami cedera pada lengannya dan itu adalah masalah umum bagi kebanyakan rider. Sebagian besar tanggung jawab atas gangguan ini terletak pada aerodinamika. Spoiler dan perangkat lain yang memberikan beban besar pada motor sehingga secara fisik, pembalap lebih sulit untuk mengendalikannya,” paparnya. So…setujukah sampeyan dengan opini Repsol diatas ?…(RA iwb)
