Home / Motogp / Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!
Motogp

Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria
Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk..siapa menyangka walau terlempar dari podium Marc Marquez beruntung.
  • Hal ini karena ternyata motornya bermasalah ditengah race.
  • Betul cak…Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria

Iwanbanaran.com – Cakkk..siapa menyangka walau terlempar dari podium Marc Marquez beruntung. Hal ini karena ternyata motornya bermasalah ditengah race. Betul cak…Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !! Waaahhhh…

Sejatinya, peluang Marquez untuk meraih hasil maksimal di balapan utama 28 lap akhir pekan kemarin terbuka cukup lebar. Setelah melakukan beberapa perubahan setelan pada sesi warm-up yang ampuh mendongkrak performa motornya, ia sempat diprediksi bakal menjadi salah satu kandidat kuat penantang podium. Sayangnya, petaka mulai datang ketika balapan baru berjalan beberapa tikungan awal.

Rem Depan “Blong” dan Insiden di Turn 1

Marquez mengawali balapan dengan tempo yang lambat dan keteteran di barisan tengah. Puncaknya terjadi pada lap ke-10, di mana ia terpaksa melebar jauh di Turn 1 setelah mengalami masalah krusial pada sektor pengereman.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Jujur tidak sulit untuk meraih posisi 4, atau setidaknya bertarung memperebutkan podium…saya rasa kecepatan itu ada. Kami memang lebih kesulitan dibanding akhir pekan-akhir pekan lainnya, tetapi kami tetap ada di sana. Namun masalahnya adalah pada paruh pertama balapan, saya mengalami banyak sekali masalah dengan rem depan. Karena alasan itulah saya melebar di Tikungan 1. Tuas rem depan tidak konsisten…setiap titik pengereman terasa berbeda.Ketika saya membuat kesalahan di Tikungan 1, remnya blong…tidak ada tekanan sama sekali di sana. Dan karena itulah saya meluncur sangat jauh melebar…

” Rasanya hari ini kami masih sangat beruntung, karena pada suatu momen dalam balapan saya sempat berpikir, ‘Oke, saya tidak bisa melanjutkan’. “Namun kemudian, dari satu lap ke lap berikutnya, remnya mulai berfungsi lagi. Dan setelah itu saya mulai melaju lebih cepat, mendapatkan beberapa posisi kembali. Tapi jelas itu sudah terlambat. Hal positifnya adalah masalah itu terlihat jelas pada data, jadi mereka bisa menganalisisnya dan mencoba mencari solusi untuk masa depan. Sebab Kami mengalami masalah besar. Karena alasan itulah, pada lap-lap awal, saya tidak mengerem dengan keras. Saya hanya berusaha memahami di mana posisi tuas rem pada setiap titik pengereman, dan akibatnya saya banyak kehilangan waktu di situ. Makanya Saya merasa sangat beruntung karena hari ini. Btw posisi maksimalnya sebenarnya adalah kedua atau ketiga, dan pada akhirnya kami finis di posisi kelima. Jadi, kita lihat saja nanti.” serunya…

Jadi gitu cak….Meski sempat ketakutan dan hampir menyerah, keajaiban kecil terjadi di pertengahan balapan. Secara misterius, sistem pengereman di kuda besinya mulai kembali normal dari satu lap ke lap berikutnya. Marquez lantas tancap gas untuk memperbaiki posisi, meski pada akhirnya ia harus merelakan podium dan finis di urutan kelima, terpaut lebih dari tujuh detik dari pemenang. Selepas balapan, Marquez tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia secara terbuka menyebut dirinya sangat beruntung masih bisa menyelamatkan finis 5 besar setelah mengalami horor rem blong tersebut.

Last…Kendati akhir pekannya di Red Bull Ring dihantam kendala teknis yang masif, Marquez coba mengambil hikmah. Menurutnya, masalah inkonsistensi rem ini jelas terekam dalam data telemetri, sehingga tim mekanik Ducati bisa menganalisisnya secara mendalam agar masalah serupa tidak terulang di seri-seri berikutnya. Akibat kendala di Austria ini, perolehan poin Marquez di klasemen sementara harus terpaut 12 angka di belakang Jorge Martin yang memimpin perebutan gelar juara dunia. Kendati demikian, dengan kecepatan motor yang sejatinya kompetitif untuk bertarung di posisi dua atau tiga, kiprah Marquez di sisa paruh musim ini pastinya masih bakal sengit dan layak terus kita pantau cak….(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marquez peringatkan Ducati…hati-hati dengan Acosta !!
Motogp Trending

Marquez peringatkan Ducati…hati-hati dengan Acosta !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez secara terbuka memperingatkan Ducati serta para pesaingnya di grid bahwa Pedro Acosta tidak boleh dicoret dari bursa perebutan gelar juara dunia MotoGP. Pembalap pabrikan Ducati itu menegaskan bahwa rider muda KTM tersebut masih memiliki peluang yang sangat nyata untuk mengejar titel musim ini. Peringatan tersebut dilontarkan Marquez usai sesi latihan bebas […]

September 19, 2026 0 Baca →
Dani Pedrosa Sarankan Pecco untuk Tenang…Marc hancurkan Mental !!
Motogp Trending

Dani Pedrosa Sarankan Pecco untuk Tenang…Marc hancurkan Mental !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Legenda MotoGP, Dani Pedrosa, memberikan analisis mendalam mengenai situasi sulit yang sedang dihadapi oleh juara dunia dua kali, Francesco “Pecco” Bagnaia, di tengah persaingan ketat bersama tim pabrikan Ducati. Di saat rekan setimnya tampil mendominasi, Bagnaia justru harus berjuang keras mengatasi berbagai kendala teknis dan tekanan psikologis di paddock. Dani Pedrosa Sarankan Pecco […]

September 18, 2026 0 Baca →
Laris manisssss…Adventure bike Honda NT1100 DCT MY2027 Gebrak dunia !!
Honda Trending

Laris manisssss…Adventure bike Honda NT1100 DCT MY2027 Gebrak dunia !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….pasar motor sport tourer global kembali bergairah dengan pengumuman resmi dari Honda. Melalui divisi Eropa, Honda resmi memperkenalkan model terbaru Honda NT1100 / DCT serta varian tertingginya, NT1100 DCT Electronic Suspension, untuk Model 2027. Sebagai model yang berhasil mendominasi pasar Eropa dan dinobatkan sebagai motor touring terlaris selama tiga tahun berturut-turut (2023, 2024, […]

September 19, 2026 0 Baca →