Home / Motogp / Pecco Bagnaia Frustasi di Misano..” Aku Hampir jatuh 7 kali..” keluhnya !!
Motogp • • Diperbarui

Pecco Bagnaia Frustasi di Misano — ” Aku Hampir jatuh 7 kali — ” keluhnya

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
Pecco Bagnaia Frustasi di Misano — ” Aku Hampir jatuh 7 kali — ” keluhnya
Pecco Bagnaia Frustasi di Misano — ” Aku Hampir jatuh 7 kali — ” keluhnya — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Krisis performa yang dialami oleh pebalap pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia, tampaknya masih terus berlanjut tanpa menunjukkan tanda-tanda mereda saat akhir pekan Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano dimulai.
  • Dalam sesi latihan hari Jumat yang krusial, pebalap asal Italia tersebut mengakui bahwa ia terpaksa harus membalap dengan gaya yang sangat defensif demi mengendalikan […]

Iwanbanaran.com – Cakkk….Krisis performa yang dialami oleh pebalap pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia, tampaknya masih terus berlanjut tanpa menunjukkan tanda-tanda mereda saat akhir pekan Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano dimulai. Dalam sesi latihan hari Jumat yang krusial, pebalap asal Italia tersebut mengakui bahwa ia terpaksa harus membalap dengan gaya yang sangat defensif demi mengendalikan motor Desmosedici yang terus memberikannya masalah kepercayaan diri. Situasi ini semakin memperkuat anggapan bahwa sang mantan juara dunia sedang berada dalam salah satu periode paling sulit sepanjang karier kelas utamanya bersama skuad Borgo Panigale. ” Aku hampir jatuh 7 kali…” keluhnya…

Sepanjang sesi latihan di Misano, Bagnaia terlihat kesulitan untuk mencatatkan waktu kompetitif yang bisa membawanya bersaing secara nyaman di jajaran teratas, jauh tertinggal dari dominasi sesama pebalap Ducati lainnya maupun kejutan yang dihadirkan oleh para pesaing dari pabrikan Aprilia. Ketika dimintai keterangan mengenai gaya balapnya di atas lintasan kandang tersebut, Bagnaia tidak menutup-nutupi fakta bahwa ia tidak bisa lagi memacu motornya secara agresif seperti biasa. Ia menjelaskan bahwa setiap kali ia mencoba menekan batas maksimal, motornya kerap memberikan reaksi yang tidak terduga dan merusak ritme balapnya secara keseluruhan….

” Tim sedang bekerja keras untuk mencari tahu masalahnya, tetapi tampaknya mustahil untuk dipahami alasannya. Perbedaannya sangat jelas terlihat pada data antara saya dan semua pebalap Ducati lainnya, karena saya mengerem jauh lebih keras daripada yang lain. Selain itu motornya tidak mau berakselerasi. Saya sangat memperhatikan akselerasi dengan bukaan gas, tetapi justru saya adalah orang yang paling sedikit berakselerasi. Cara kerja motor saya sangat aneh dan tim benar-benar tidak mengerti alasannya. Kami berada dalam situasi yang sangat sulit. Saya mengendarai motor dengan cara yang sangat defensif karena begitu saya mencoba berbuat sedikit saja, saya langsung jatuh…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Mengalami crash di setiap tikungan bukanlah cara yang saya inginkan untuk mengatasi situasi ini. Saya hampir jatuh tujuh kali saat sesi latihan dan itu dalam kecepatan yang sangat lambat. Bahkan dalam lap-lap lambat pun saya hampir jatuh, jadi ini sangat aneh dan kita perlu mencari tahu alasannya. Marc membuat perbedaan lebih besar dalam hal itu karena dialah yang menggunakan tekanan rem lebih sedikit tetapi motornya bisa melambat dengan cepat.  Saya menggunakan tekanan hingga dua kali lipat tetapi motornya tidak mau berhenti, jadi ini sangat sulit. Situasinya juga sulit bagi [tim]. Yang saya minta adalah coba pikirkan karena sejak awal musim masalahnya selalu sama. Masalahnya adalah dalam tiga GP terakhir situasinya jauh lebih buruk, entahlah…” keluh Pecco…

Pendekatan defensif ini tentu saja menjadi sebuah kemunduran besar bagi seorang pebalap yang terbiasa bertarung memperebutkan pole position dan kemenangan di setiap seri cak. Bagnaia menceritakan bahwa masalah utama yang dihadapinya berkaitan erat dengan ketidakcocokan antara karakteristik setelan motor saat ini dengan preferensi gaya berkendaranya. Perubahan kecil pada tingkat cengkeraman lintasan Misano membuat setelan dasar motornya gagal bekerja secara optimal, memaksanya untuk terus-menerus bermain aman di setiap tikungan guna menghindari potensi kecelakaan fatal yang dapat memperburuk kondisi fisiknya maupun mental tim.

Situasi pelik ini juga memicu berbagai spekulasi di paddock mengenai arah pengembangan teknis yang diambil oleh Ducati Corse. Dalam beberapa balapan terakhir, Bagnaia kerap mengeluhkan kurangnya rasa percaya diri pada bagian depan motor, sebuah komponen krusial yang sangat diandalkannya untuk melakukan pengereman keras dan memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi. Meskipun pihak tim telah mencoba berbagai cara untuk mengembalikan performa motornya ke level terbaik, solusi permanen tampaknya masih belum ditemukan hingga hari pertama latihan di Misano ini berakhir.

Last….Tekanan publik dan media tentu semakin menghimpit pundak pebalap bernomor start 63 tersebut, terutama mengingat statusnya sebagai salah satu ujung tombak pabrikan asal Italia di kandang mereka sendiri. Para penggemar setia Ducati tentu berharap besar melihat pebalap kebanggaan mereka bangkit di Misano, namun realitas di atas lintasan berbicara lain. Dengan sesi kualifikasi dan Sprint Race yang sudah di depan mata, Bagnaia dan tim tekniknya harus bekerja ekstra keras semalaman untuk menemukan terobosan signifikan. Jika masalah utama pada setelan motor ini tidak segera diatasi, Bagnaia diprediksi akan kembali menjalani balapan yang penuh penderitaan dan harus puas berjuang di barisan tengah demi mengamankan poin seadanya. Nggak heran jadi super frustasi cak…semangat Pecco !!! (iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Ducati mengendus…Aprilia akan lakukan Team Order ?!
Motogp

Ducati mengendus…Aprilia akan lakukan Team Order ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Menyusul dominasi luar biasa Aprilia di Grand Prix Indonesia (Mandalika)—di mana pabrikan asal Noale tersebut sukses menyapu bersih posisi empat besar—persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP semakin memanas. Jorge Martin kembali merebut puncak klasemen sementara, unggul tipis dari rival utamanya, Marc Márquez (Ducati Lenovo). Situasi ketat ini memicu komentar dari kubu rival. Manajer […]

October 14, 2026 • 0 Baca →
Blak-Blakan…Akhirnya Aprilia akui siapkan “Team Order” Kalahkan Marquez !!
Motogp Trending

Blak-Blakan…Akhirnya Aprilia akui siapkan “Team Order” Kalahkan Marquez !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dominasi luar biasa pabrikan Aprilia di Grand Prix Indonesia (Mandalika)—dengan menyapu bersih posisi empat besar—ternyata menyisakan pekerjaan rumah yang pelik bagi manajemen tim. Di tengah persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP antara Jorge Martin dan Marc Márquez, Direktur Teknik Aprilia, Fabiano Sterlacchini, mengisyaratkan bahwa pabrikan asal Noale tersebut akan segera menetapkan tenggat […]

October 13, 2026 • 0 Baca →
Kemarahan Marquez terhadap Dorna di Mandalika…Denda Besar ancam Marc ?!
Motogp Trending

Kemarahan Marquez terhadap Dorna di Mandalika…Denda Besar ancam Marc ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dorna Sports dan FIM resmi memperketat aturan komersial dan promosi bagi para pebalap MotoGP. Regulasi baru ini menetapkan sanksi tegas—mulai dari denda finansial hingga penalti Grid—bagi pebalap yang absen dalam agenda Public Relations (PR), sesi penandatanganan autograf, atau wawancara media wajib tanpa alasan medis yang sah. Kebijakan baru ini langsung menuai reaksi keras […]

October 13, 2026 • 0 Baca →