Nicolo Bulega Resmi Gabung VR46 MotoGP….Rossi Bungkam, ada apa ???
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Iwanbanaran.com – Cakkkk…seperti yang sampeyan tahu, Langkah besar baru saja diambil oleh Pertamina Enduro VR46 Racing Team menyambut musim MotoGP 2027.
- Tim satelit Ducati ini resmi mengumumkan perekrutan bintang WorldSBK, Nicolo Bulega, yang akan mengisi kursi balap mendampingi Fermin Aldeguer.
- Sayangnya, di balik euforia kepindahan Bulega yang juga lulusan akademi VR46 ada satu hal ganjil […]
Iwanbanaran.com – Cakkkk…seperti yang sampeyan tahu, Langkah besar baru saja diambil oleh Pertamina Enduro VR46 Racing Team menyambut musim MotoGP 2027. Tim satelit Ducati ini resmi mengumumkan perekrutan bintang WorldSBK, Nicolo Bulega, yang akan mengisi kursi balap mendampingi Fermin Aldeguer. Sayangnya, di balik euforia kepindahan Bulega yang juga lulusan akademi VR46 ada satu hal ganjil yang langsung memicu tanda tanya besar di paddock yakni keheningan total dari sang pemilik tim, Valentino Rossi. Betul cak….Rossi Bungkam, ada apa ???
Dalam rilis resmi tim maupun unggahan media sosial terkait bergabungnya Bulega, sama sekali tidak ditemukan kutipan, pernyataan, ataupun komentar dari Valentino Rossi. Sorotan justru sepenuhnya terbagi kepada sang pebalap anyar, Direktur Tim Uccio Salucci, Manajer Tim Pablo Nieto, hingga General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna. Sikap bungkam Rossi ini ternyata bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, The Doctor juga tidak memberikan komentar publik apa pun mengenai kepergian Franco Morbidelli dari tim. Absennya suara sang legenda hidup mendadak menguatkan spekulasi publik mengenai sejauh mana keterlibatannya saat ini dalam mengelola skuad balap yang ia dirikan sendiri…
Faktor pendukung spekulasi tersebut terlihat jelas dari tingkat kehadiran Rossi di paddock MotoGP musim ini. Tercatat, juara dunia sembilan kali itu baru mendatangi dua dari 13 seri Grand Prix yang sudah digelar, yakni di Barcelona dan Brno. Pola ini menunjukkan tren penurunan keterlibatan fisik Rossi secara langsung di ajang Grand Prix….
Sebaliknya, fokus utama pria asal Tavullia tersebut kini lebih banyak tersita di dunia balap mobil (car racing). Sebagai contoh nyata, pada akhir pekan GP Jerman Juli lalu, Rossi lebih memilih hadir di festival otomotif bergengsi Goodwood Festival of Speed daripada mendatangi lintasan balap MotoGP. Pergeseran prioritas ini disebut-sebut ikut berdampak pada performa bisnis dan profit merek VR46 secara keseluruhan. Terus betulkah isu sebenarnya Rossi tidak suka Bulega karena meninggalkan VR46 academy dimasa lalu ?? Kalau kita analisa kecil cak…ini alasan IWB…
-
Perpisahan Baik-Baik di Tahun 2019: Bulega sempat meninggalkan VR46 Riders Academy dan tim Sky Racing Team VR46 pada akhir musim 2019 setelah mengalami penurunan performa di kelas Moto2 dan gagal memperbarui perjanjian manajemennya. Kendati demikian, saat itu Bulega menegaskan bahwa keputusan tersebut murni untuk mencari tantangan baru secara mandiri, tanpa ada rasa dendam atau sakit hati. Ia bahkan tetap menyebut Rossi sebagai sosok “kakak dan panutan terbesarnya.”
-
Tetap Akur dan Terhubung: Selepas keluar dari akademi, hubungan personal mereka tetap harmonis. Bulega terpantau beberapa kali masih menghadiri acara balap internal Rossi, seperti 100Km of Champions di Ranch milik The Doctor.
Konsultasi Karier Langsung dengan Rossi: Menjelang keputusannya naik ke MotoGP, Bulega bahkan mengakui bahwa ia sempat menelepon dan meminta saran langsung kepada Valentino Rossi ketika dirinya sempat dilanda keraguan. Rossi meresponsnya dengan hangat dan memberikan dukungan penuh.
Last….mengingat Morbidelli dan Bulega merupakan produk binaan asli VR46 Riders Academy, publik tentu berharap Rossi bisa berdiri di garis depan menyambut langkah besar mereka. Namun, dengan situasi sekarang, VR46 seolah berjalan sebagai tim milik Rossi “hanya di atas kertas saja”, sementara gairahnya pada balap roda dua tampak mulai meredup. Apakah Rossi akan segera angkat bicara atau justru memilih terus menikmati perannya di dunia balap roda empat? Waktu yang akan menjawabnya nanti cak….(iwb)