Home / Motogp / Ini alasan Michelin ngatur tekanan ban Motogp….ternyata serem juga euy !!
Motogp July 14, 2023

Ini alasan Michelin ngatur tekanan ban Motogp….ternyata serem juga euy !!

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 2 menit
Ini alasan Michelin ngatur tekanan ban Motogp….ternyata serem juga euy !!

Iwanbanaran.com – Cakkk……buanyakkk yang nanya kenapa sih harus ada aturan tekanan ban yang akan segera diberlakukan di Motogp. Kenapa nggak dibebaskan saja karena toh semua demi performa. Namun tidak untuk michelin sebagai pembuat yang bekerja demi safety pula. Dan alasannya ternyata serem juga euy. Lhoo emang kenapa ??

Interview yang dilakukan crash dan Pierre Taramasso sebagai bos Motogp Michelin membuka mata kita betapa rumitnya Motogp. Jadi memang nggak sembarangan cak sebab produsen atau vendor selain fokus dengan performa namun safety juga prioritas utama. Itulah kenapa Michelin bersikeras harus ada regulasi tekanan ban. Sebab taruhannya adalah safety…

” Ban kami dirancang untuk bekerja pada tekanan minimum yang diberikan [1,88 bar depan, 1,7 bar belakang]. Tidak boleh dibawah itu karena jika terlalu rendah risikonya akan merusak konstruksinya Jadi, kalian harus menghormati tekanan minimum Jika terlalu rendah maka tekanan saat cornering yang besar tidak mampu ditahan konstruksinya. Disitulah ban berpotensi mengalami kerusakan. Jadi bukan masalah panasnya namun lebih ke konstruksinya…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Memang betul, ketika motor dibelakang motor lain maka suhu akan naik. Dan ini normal. Ini adalah efek aerodinamis. Kalian bisa melihatnya di motor, kalian bisa melihatnya di Formula Satu. Ketika kalian mengikuti pembalap depan, kalian akan mendapatkan sedikit udara segar alhasil pendinginan kurang. Jadi suhunya naik. Jika naiknya signifikan maka feeling ban akan berubah. Ini wajar makanya pembalap kudu mampu mengelola. Ini adalah bagian dari permainan. Dan itulah kenapa pengukuran serentak harus dilakukan sebelum race…

” Sekali lagi Sangat penting untuk menekankan ban harus tetap pada ‘batas kerja’. Sekarang ban kami bekerja pada 1,8 bar minimum [untuk depan] dan kalian harus tetap di atas tekanan itu selama balapan. Kami memperingatkan mereka dengan bantuan IRTA dan Dorna. Ini masalah yang sangat penting bagi kami….” tutup Michelin. Nahh dari sini wis paham kan cak kenapa harus ada regulasi pengaturan tekanan ban. Jadi memang demi safety dengan fokus utama pada konstruksi ban bukan masalah panas atau kenaikan suhu. Semoga mencerahkan cak…(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
HOT…Honda Dekati Kesepakatan dengan Tim Moto2 MSi, Untuk Bekal MotoGP ??
Motogp Trending

HOT…Honda Dekati Kesepakatan dengan Tim Moto2 MSi, Untuk Bekal MotoGP ??

Iwanbanaran.com – Cakkk….Honda Racing Corporation (HRC) dilaporkan tengah berada dalam tahap negosiasi tingkat lanjut dengan tim Moto2 papan atas, MT Helmets – MSi. Langkah ini diambil Honda demi memperkuat jalur pengembangan pembalap (rider development program) yang siap berlaga di kelas tertinggi MotoGP dalam beberapa tahun ke depan. Menurut laporan dari Sky Italia, pembicaraan antara kedua […]

August 19, 2026 0 Baca →
Terbongkar Misteri Pecco Bagnaia sulit di atas GP26….Ducati memang bermasalah !!
Motogp Trending

Terbongkar Misteri Pecco Bagnaia sulit di atas GP26….Ducati memang bermasalah !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Performa buruk Francesco Bagnaia di GP Inggris 2026 mempertegas krisis mendalam yang dialami sang pembalap bersama tim pabrikan Ducati. Peraih dua kali gelar juara dunia MotoGP tersebut kini tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara, mencatatkan salah satu periode tersulit dalam kariernya sebelum dipastikan hengkang ke Aprilia musim depan. Keterpurukan di Silverstone—di mana ia […]

August 18, 2026 0 Baca →
Marquez Tantang Motogp Copot Aerodinamika…!!
Motogp Trending

Marquez Tantang Motogp Copot Aerodinamika…!!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Panggung kejuaraan dunia MotoGP dipastikan akan mengalami perubahan regulasi secara masif pada musim 2027 mendatang. Perubahan ini mencakup penurunan kapasitas mesin dari 1.000cc menjadi 850cc, pembatasan perangkat aerodinamika, penonaktifan ride-height device, hingga pergantian penyedia ban tunggal dari Michelin ke Pirelli. Di tengah berbagai dinamika perubahan teknis tersebut, pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, secara […]

August 17, 2026 0 Baca →