Home / Lainnya / Moto3 akan pakai Mesin Yamaha…nasib Veda Ega gimana ???
Lainnya Diperbarui

Moto3 akan pakai Mesin Yamaha…nasib Veda Ega gimana ???

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 5 menit
Moto3 akan pakai Mesin Yamaha…nasib Veda Ega gimana ???
Moto3 akan pakai Mesin Yamaha…nasib Veda Ega gimana ??? — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk…seperti yang sampeyan semua tahu, Dunia balap Grand Prix kelas ringan tengah bersiap menyambut revolusi terbesar dalam sejarah modernnya.
  • Mulai musim 2028 hingga 2033, Yamaha resmi meneken kontrak jangka panjang eksklusif dengan Dorna Sports untuk bertindak sebagai pemasok tunggal (single-supplier) sepeda motor di kelas Moto3.
  • Keputusan strategis ini otomatis mengakhiri era panjang mesin […]

Iwanbanaran.com – Cakkk…seperti yang sampeyan semua tahu, Dunia balap Grand Prix kelas ringan tengah bersiap menyambut revolusi terbesar dalam sejarah modernnya. Mulai musim 2028 hingga 2033, Yamaha resmi meneken kontrak jangka panjang eksklusif dengan Dorna Sports untuk bertindak sebagai pemasok tunggal (single-supplier) sepeda motor di kelas Moto3. Keputusan strategis ini otomatis mengakhiri era panjang mesin 250cc silinder tunggal yang selama ini dikuasai oleh pabrikan raksasa seperti Honda dan KTM. Sebagai tahap awal, fase transisi dan pengujian perdana prototipe motor baru ini dijadwalkan mulai bergulir pada tahun 2027, sebelum akhirnya seluruh tim di grid wajib menggunakan spesifikasi dari pabrikan Iwata tersebut pada musim 2028. Pertanyaannya….Moto3 akan pakai Mesin Yamaha…nasib Veda gimana ???

Sebagai informasi….perubahan regulasi ini tidak hanya menyangkut pergantian merek, melainkan perombakan total pada arsitektur mesin dan performa motor. Yamaha dikabarkan akan mengadopsi basis mesin produksi massal berteknologi CP2 (Parallel Twin dengan crankshaft 270 derajat) yang serupa dengan lini populer mereka seperti Yamaha MT-07 atau YZF-R7. Kendati demikian, mesin ini akan mengalami re-engineering secara masif oleh divisi balap untuk diubah menjadi prototipe balap murni. Jika versi jalan rayanya memiliki tenaga sekitar 73 hingga 74 dk dengan bobot basah mencapai 180 kg lebih, mesin Moto3 versi Yamaha ini diproyeksikan mampu memuntahkan tenaga hingga 95 dk dengan bobot motor yang dipangkas drastis menjadi hanya sekitar 120 kg.

Lonjakan power-to-weight ratio yang sangat signifikan ini dipadukan dengan dimensi sasis baru yang lebih ideal. Desain ergonomi tersebut sengaja disesuaikan untuk mengakomodasi postur fisik pembalap muda masa kini yang cenderung semakin tinggi, sehingga posisi tuck-in di atas motor menjadi jauh lebih natural dan aerodinamis. Terus bagaimana Nasib Veda Ega Pratama sebagai Pembalap Honda?

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Nahh..ini banyak ditanyakan ke IWB cak. Transformasi masif ini langsung memicu tanda tanya besar di kalangan penggemar balap tanah air, terutama terkait nasib pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, yang saat ini meniti karier di bawah naungan ekosistem Honda. Menanggapi situasi ini, ada beberapa aspek penting mengenai proyeksi karier Veda di tengah transisi pabrikan tersebut:

  1. Jangka Waktu dan Fase Transisi: Regulasi baru pemasok tunggal Yamaha baru akan efektif berlaku pada tahun 2028. Mengingat Veda tengah berjuang menapaki tangga karier internasional saat ini, ia masih memiliki rentang waktu di musim-musim sebelumnya (2026 dan 2027) untuk memaksimalkan potensinya di atas motor berspesifikasi Honda saat ini.

  2. Potensi Promosi ke Kelas Lebih Tinggi: Memasuki tahun 2028, usia dan progres performa Veda diprediksikan sudah semakin matang. Ada kemungkinan besar bahwa pada saat era mesin Yamaha dimulai, Veda sudah tidak lagi berada di kelas Moto3, melainkan telah melangkah naik untuk berkompetisi di kelas yang lebih tinggi seperti Moto2.

  • Dinamika Tim Penjenjangan Asia: Selama ini, Veda merupakan salah satu produk kebanggaan dari program pembinaan Astra Honda Racing Team yang berkompetisi lewat struktur Honda TeamAsia. Ketika regulasi 2028 wajib menggunakan mesin Yamaha, tim-tim penjenjangan dari Asia ini mau tidak mau harus beradaptasi dengan regulasi baru atau melakukan penyesuaian struktural agar para pembalap binaan mereka tetap bisa bersaing di panggung kejuaraan dunia.

  • Tantangan Adaptasi Pembalap Profesional: Sebagai seorang rider masa depan yang kompetitif, Veda dituntut memiliki fleksibilitas tinggi. Perubahan karakteristik dari mesin silinder tunggal ke platform dua silinder (parallel twin) Yamaha justru akan menjadi batu loncatan yang sangat berharga untuk mengasah teknik balapnya sebelum menembus level tertinggi di MotoGP.

  • Transisi besar ini tidak hanya menjadi babak baru bagi regulasi teknik Grand Prix, tetapi juga menjadi tolok ukur penting bagi bagaimana para pembalap muda berbakat menyesuaikan diri dengan era modern balap motor dunia. Artinya apaaa ??

    Kalaupun masih tetap di Moto3, mau nggak mau Veda ataupun pembalap muda binaan AHRT akan tetap menyesuaikan regulasi cak. Yahh…mirip dengan masa lalu dimana Honda toh juga pernah menjadi pemasok mesin Moto2. Saat kelas Moto2 pertama kali dibentuk oleh Dorna Sports pada tahun 2010 untuk menggantikan kelas 250cc dua tak, Honda ditunjuk sebagai pemasok mesin tunggal resmi bagi seluruh tim di grid. Mesin yang digunakan adalah 4-silinder segaris berkapasitas 600 cc yang diambil dan disesuaikan dari motor sport komersial Honda CBR600RR. Meskipun mesinnya seragam memakai suplai dari Honda, tim-tim di Moto2 bebas menggunakan sasis buatan pabrikan atau chassis builder manapun, seperti Kalex, Suter, Moriwaki, FTR, hingga Tech3. Era mesin Honda di Moto2 ini berlangsung selama sembilan musim penuh, sebelum akhirnya digantikan oleh Triumph pada tahun 2019..

    Last…Meskipun Yamaha tidak memiliki tim pabrikan resmi di kelas Moto2 pada era mesin Honda 600cc (karena Yamaha saat itu lebih fokus di MotoGP dan WorldSSP), beberapa pembalap atau tim binaan satelit/akademi yang kelak lekat dengan Yamaha pernah merasakannya. Sebagai contoh, pembalap-pembalap didikan VR46 Academy (yang kini menjadi mitra dekat Yamaha) seperti Franco Morbidelli, Francesco Bagnaia, hingga Luca Marini semuanya pernah menjadi juara atau membalap di Moto2 menggunakan motor berselisih sasis bebas tetapi bermekanikal mesin Honda CBR600RR. Baru dalam beberapa tahun terakhir (terutama setelah era mesin beralih ke Triumph 765cc pada 2019 hingga ekspansi proyek balap mereka), Yamaha mulai membangun dan menurunkan struktur tim resmi di kelas Moto2 melalui kerja sama dengan struktur tim top, salah satunya menggandeng kolaborasi bLU cRU bersama Pramac Racing untuk mengawal skuad mereka di ajang Moto2 (yang diperkuat oleh pembalap seperti Izan Guevara). Jadi pembalap Honda pakai mesin Yamaha R7 di Moto3 ?? seharusnya tidak akan menjadi masalah dan pasti akan ada celah branding yang bisa digunakan nanti…kita tunggu saja cak…(iwb)

    Share this article
    Post

    Baca Juga

    Artikel Lainnya Lainnya

    Lihat Semua Lainnya
    Ada apa dengan Veda ???
    Lainnya Trending

    Ada apa dengan Veda ???

    Iwanbanaran.com – Cakkk….perjalanan musim debut Veda Ega Pratama di ajang Kejuaraan Dunia Moto3 2026 bersama Honda Team Asia menyajikan cerita yang menarik untuk dibedah. Setelah menggebrak pada awal musim lewat torehan poin impresif termasuk finis sensasional di podium Grand Prix Brasil, grafik perolehan poin pembalap asal Gunungkidul ini justru menunjukkan tren fluktuatif cenderung melandai, bahkan […]

    September 15, 2026 0 Baca →
    Bikin Geger !! Veda Ega akan Gabung ke Aspar Team…????
    Lainnya

    Bikin Geger !! Veda Ega akan Gabung ke Aspar Team…????

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….jagat balap motor maya mendadak dibuat gempar! Ada satu momen menarik yang bikin para Pecinta Racing cak, khususnya pendukung setianya Veda Ega Pratama, yang langsung pasang mata dan pasang telinga baik-baik. Gimana nggak bikin penasaran, akun Instagram resmi tim balap asal Spanyol yang terkenal bertaji di kancah Grand Prix, Aspar Team (@asparteam), tiba-tiba […]

    September 8, 2026 0 Baca →
    Marc Marquez diprediksi sukses hancurkan Mental Martin dan Bezzecchi ?!
    Motogp Trending

    Marc Marquez diprediksi sukses hancurkan Mental Martin dan Bezzecchi ?!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….Pekan balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano seharusnya menjadi momen kejayaan bagi Aprilia. Di atas kertas, pabrikan asal Noale ini sukses meracik motor RS-GP sebagai kendaraan paling kompetitif di grid musim ini. Rekor pole position sub-1 menit 29,9 detik yang dicetak Marco Bezzecchi menjadi bukti sahih betapa superiornya performa motor Aprilia. Namun, […]

    September 15, 2026 0 Baca →