Home / Motogp / Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!
Motogp • • Diperbarui

Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran —

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran —
Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran — — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Pekan balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano menyisakan cerita positif sekaligus frustrasi bagi Toprak Razgatlioglu.
  • Pembalap Pramac Yamaha tersebut sukses mencuri perhatian lewat catatan waktu paruh kedua lomba yang sangat kompetitif.
  • Namun, masalah klasik di sesi kualifikasi serta kesulitan melakukan overtake membuat potensi besarnya tertahan di posisi ke-12.

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pekan balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano menyisakan cerita positif sekaligus frustrasi bagi Toprak Razgatlioglu. Pembalap Pramac Yamaha tersebut sukses mencuri perhatian lewat catatan waktu paruh kedua lomba yang sangat kompetitif. Namun, masalah klasik di sesi kualifikasi serta kesulitan melakukan overtake membuat potensi besarnya tertahan di posisi ke-12. Yup…Performa Aneh Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!! Kok iso ?? simak detilnya dibawah ini…

Jadi cak…Ada yang menarik dari performa pembalap asal Turki ini sepanjang hari Minggu. Alih-alih mencatat waktu terbaiknya saat menggunakan ban lunak baru di sesi kualifikasi, lap tercepat Toprak justru tercipta pada paruh kedua balapan utama (Grand Prix) di atas ban medium bekas. Pada lap ke-12 dari total 27 putaran, ia membukukan waktu 1 menit 31,770 detik—setengah detik lebih cepat ketimbang catatan waktu kualifikasinya sehari sebelumnya.

Bahkan, torehan waktu tersebut sempat menyamai kecepatan para pembalap papan atas, termasuk Fermin Aldeguer, Pedro Acosta, hingga sang pemenang balapan Marc Marquez. Ia juga mengakui bahwa ritme balapnya sangat mirip dengan rekan pabrikannya, Fabio Quartararo. “Saya juga terkejut karena setelah setengah balapan, saya mulai mencatat waktu ’31 dan ini sangat mengesankan,” ungkap Toprak yang merasa bingung dengan performa aneh Yamaha. Lhaa piye cak…lap time Race malah lebih kencang dari kualiafikasi…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Kendati demikian, kerja keras jawara WorldSBK itu di lintasan terbentur oleh tembok besar bernama posisi start. Memulai balapan dari grid paling belakang membuatnya harus bekerja ekstra keras untuk memperbaiki posisi. Sayangnya, karakter motor MotoGP modern membuat usaha tersebut berbuah simalakama.

Toprak menjelaskan betapa sulitnya menyalip pembalap lain di Misano. Pola balapannya selalu berulang: tertinggal di lintasan lurus karena defisit akselerasi, lalu harus mengerem secara ekstrem di tikungan demi menutup celah. Situasi “kejar-kejaran” ini memaksa ban depannya terus-menerus berada di balik motor pembalap lain, yang membuat temperatur ban depan melonjak drastis. Akibatnya, ban mulai mengalami locking dan kehilangan cengkeraman, membuat upaya overtake menjadi hampir mustahil dilakukan dengan bersih.

Selain insiden jatuhnya beberapa pembalap di depan serta penalti long lap yang didapat Franco Morbidelli, sebagian besar posisi yang diraih Toprak murni berasal dari kegigihannya mempertahankan ritme, meski pada akhirnya ia harus puas finis di urutan ke-12.

Bagi Toprak, akhir pekan di Misano memberikan sinyal yang sangat jelas: basis motor Yamaha sudah menunjukkan kemajuan besar dalam hal race pace, namun kelemahan di sesi kualifikasi harus segera dibereskan. “Bagi saya, masalah terbesarnya adalah saya start dari posisi paling belakang. Jika saya start di posisi ke-10, 12, atau 13, mungkin lebih mudah bertahan di sepuluh besar karena pace saya sama dengan pembalap di posisi 7–8,” ujarnya.

Last….Evaluasi ini langsung dibawa oleh Toprak dan tim menuju seri berikutnya di Red Bull Ring, Austria. Dengan fokus penuh untuk memperbaiki catatan waktu di sesi latihan Jumat dan Sabtu agar bisa mengamankan posisi start yang lebih baik, Toprak optimistis bisa menerjemahkan kecepatan balapnya yang masuk jajaran sepuluh besar ke dalam hasil lomba yang jauh lebih optimal. Gooo Toprakkk !! (iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Nekad…Jorge Martin bertekad kembali Race di Sepang Malaysia !!
Motogp Trending

Nekad…Jorge Martin bertekad kembali Race di Sepang Malaysia !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Kecelakaan hebat yang dialami Jorge Martin dalam Sprint Race Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island sempat membuat kubu Aprilia dan para penggemarnya menahan napas. Terlibat duel sengit dan habis-habisan memperebutkan kemenangan melawan rival perebutan gelar juara dunia, Marc Marquez, pembalap Spanyol tersebut harus mengakhiri balapan dengan crash berkecepatan tinggi yang berujung cedera […]

October 25, 2026 • 0 Baca →
Dibalik Pembatalan GP Australia: Menguak “Aturan 60 Menit” yang Paksa MotoGP Batal !!
Motogp Trending

Dibalik Pembatalan GP Australia: Menguak “Aturan 60 Menit” yang Paksa MotoGP Batal !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…..mungkin IWB nggak bisa ngetik atau update tentang Motogp Australia karena menghadiri Honda Bikers Day 2026. Namun jangan salah…IWB tetap memantau perkembangan race ini hingga terjadi pembatalan. Yup….Akhir pekan balap Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island harus ditutup dengan cara yang antiklimaks dan menyedihkan. Alih-alih menyuguhkan aksi sengit di atas lintasan untuk […]

October 25, 2026 • 0 Baca →
Marc Marquez Tak Gentar Soal Team Orders: “Kalau Kencang, Nggak Butuh Bantuan Rekan Setim!
Motogp

Marc Marquez Tak Gentar Soal Team Orders: “Kalau Kencang, Nggak Butuh Bantuan Rekan Setim!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez menegaskan bahwa “kalau kamu punya kecepatan, kamu tidak membutuhkan” team orders, di tengah perdebatan soal kemungkinan Ducati dan Aprilia menerapkannya dalam perebutan gelar MotoGP. Betul cak…Prahara isu team orders yang lagi hangat diperbincangkan di paddock MotoGP rupanya nggak bikin Marc Marquez ikut ambil pusing. Menanggapi polemik perintah tim yang santer dikaitkan […]

October 23, 2026 • 0 Baca →