” Aku punya kelemahan di Qatar…!” seru Marquez
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…. Walaupun mampu tampil baik dan juara pada sprint MotoGP Qatar, Marc mengungkapkan punya kelemahan di sirkuit Lusail. Menurutnya ini adalah sirkuit yang dalam sejarah karirnya adalah sirkuit yang sulit. Dan Marc tahu, yang dilakukannya adalah defensif. ” Aku punya kelemahan di Qatar…!” seru Marquez. Hmm…punya kelemahan wae iso juara ya cak….
Marc Marquez mengatakan hasil “paling penting” dari kemenangan sprint dominannya di MotoGP Qatar adalah bahwa ia cepat di lintasan “yang dia perjuangkan”. Marc mengakui menjelang putaran keempat musim ini bahwa Qatar adalah tempat pertama di mana Alex Marquez dan Pecco Bagnaia akan lebih cepat darinya. Namun ternyata Marc Marquez meraih pole dengan rekor lap time baru dan memenangi sprint dengan keunggulan lebih dari 1,5 detik atas Alex Marquez dan kembali memimpin klasemen dengan selisih dua poin, sementara Bagnaia berada di posisi kedelapan setelah lolos di posisi ke-11 akibat crash…
“Ya, hal terpenting setelah kesalahan Austin adalah mempertahankan mentalitas yang sama. Dan aku tahu, aku meramalkan, bahwa di sini adalah salah satu sirkuit yang mungkin aku harus defensif. Namun saat ini, aku merasa baik-baik saja. Aku merasa berada di level yang sangat mirip dengan Alex dan Pecco. Pecco, tentu saja melakukan kesalahan selama latihan kualifikasi, tetapi dia cepat sepanjang akhir pekan. Jadi, mari kita lihat apakah besok… Aku benci hari Sabtu karena kamu perlu mengendalikan emosimu karena besok adalah hari yang paling penting…
“Alex (Marquez) tahu di mana aku sedikit kesulitan di sirkuit ini dan aku tahu di mana dia kesulitan. Ini balapan yang panjang. Dan dalam jarak balapan yang panjang aku merasa baik, jadi mari kita lihat apakah kita bisa mengendalikan semua ini. Aku punya kelemahan di Qatar tapi aku juga mampu memperbaiki riding style-ku. Aku kalah di Tikungan 12-14, tetapi gapnya nggak signifikan seperti masa lalu. Kuncinya aku harus terus melakukannya dengan cara yang sama, tidak over ride dan mencoba untuk tetap konsisten. Ini yang terpenting….
“Memang benar aku perlu meningkatkan kemampuan di dua tikungan, satu di antaranya dengan cara tertentu, yang menurutku bisa aku lakukan. Mari kita lihat apakah mereka [tim] dapat sedikit membantuku dengan setingan. Di luar itu aku merasa baik-baik saja. Namun besok jika aku harus kehilangan poin, aku maklum bahwa memang ini adalah sirkuit yang biasanya aku sulit. Jadi, jika kita cepat di sini, itu pertanda yang sangat bagus. Memang benar kesalahan di Austin membuang 25 poin, atau 20 tapi itu tidak masalah. Yang membuatmu senang adalah sirkuit di mana aku kesulitan tapi aku masih bisa bersama mereka dan ini membuat aku senang dan tenang…” tutup Marc…(iwb)