Iwanbanaran.com » 10 alasan kenapa Jorge Lorenzo tinggalkan Yamaha…..berikut analisanya !
About these ads
jump to navigation

10 alasan kenapa Jorge Lorenzo tinggalkan Yamaha…..berikut analisanya ! April 19, 2016

Posted by iwanbanaran in : Yamaha , trackback
iklan iwb iklan iwb

460x110(1)

iklan iwb

top_lorenzo_ducati_0_0.middle

Bro dan sis sekalian….Jorge Lorenzo bukanlah pembalap bodoh yang melakukan keputusan dengan emosi. Doi sudah mempelajari dengan seksama performa Ducati didua musim kebelakang. Proses verifikasi melahirkan kesimpulan bahwa Ducati sekarang tidak sama dengan dulu. Menurut Crash, beberapa poin turut andil lahirnya keputusan tinggalkan Yamaha. Namun yang tebesar adalah…..Ducati saat ini sudah dipandang sebagai “winning bike” dan itu sudah cukup untuk membuat pendirian Lorenzo goyah…..
Yamaha_MIO-Z_Iwan-Banaran

440x100 yml rosi

Keputusan Lorenzo meninggalkan Yamaha menurut beberapa analisis lahir dari proses pertimbangan dengan seksama. Tapi yang terbesar adalah motor itu sendiri. Yup….GP16 dipandang sudah menjelma menjadi winning bike yang memiliki potensi besar. Perombakan tim racing secara ekstrim melahirkan senjata yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dan berikut beberapa faktor yang diduga membuat Lorenzo-pun akhirnya yakin tinggalkan Yamaha….

1. Setelah melakukan restruktur tim pasca ditinggalkan Valentino Rossi, mesin Desmo kini menjelma menjadi motor yang dipandang potensial untuk menang. Hal ini juga diverifikasi oleh Stoner pasca jajal GP16 dimusim ini yang menegaskan potensi sang Desmosedici…

2. Rider Ducati Dovi dan Iannone selalu podium dan mampu tampil didepan. Merujuk dari level keduanya yang tidak termasuk top 4 rider……berarti mesin Desmo memang meningkat sangat pesat….

3. Gigi Dall’Igna datang dari Aprilia dan memegang kendali Ducati racing meyakinkan Jorge atas keputusannya. Mereka berdua juga pernah bekerja sama dikelas 250cc sehingga mengerti betul bagaimana bisa menjadi juara dunia bersama-sama…

4. Menjadi rider yang sukses mempersembahkan juara dunia buat Yamaha dan mengisi terbaik keempat dalam daftar rider all time 500cc/Mogp, Jorge belum mendapatkan perlakukan istimewa sebagai reward atas prestasinya dan cenderung dinomer duakan (asumsi)….

5. Sebuah langkah besar dan akan masuk sejarah ketika doi diusia 28 tahun bisa membawa Ducati juara dunia disaat Rossi tidak mampu melakukannya. Usia yang masih belia memudahkan misi tersebut ketimbang harus menunggu diatas umur 30an….

Lorenzo to ducati

6. Lorenzo ingin membuktikan kepada para haters yang sering mengejeknya dengan piala kejuaran ditim merah

7. Hadirnya persepsi dari Lorenzo bahwa Yamaha lebih mementingkan Vale karena popularitasnya dibanding performanya diblue team

8. Suasana yang tidak lagi nyaman karena friksi makin sengit antar doi dan Rossi. Bertahan hingga dua tahun kedepan seperti ini??. Lupakan mzbro….

9. Tawaran nilai kontrak yang diperkirakan tembus hingga 15 juta Euro…

10. Dalam banyak event besar atau brand ambassador peluncuran produk diseluruh, Yamaha terlalu banyak melibatkan Rossi dibanding dirinya sebagai pemegang mahkota kejuaraan..

Yup…itulah sepuluh analisa kenapa akhirnya Jorge tinggalkan Yamaha. 10 reason yang IWB kumpulkan dari beberapa referensi media luar termasuk Crash. Bahkan dari polling media luar tersebut, 74 % fans Lorenzo juga menyarankan Jorge hengkang dari Yamaha agar lepas dari bayang-bayang Rossi. Dan ternyata 99 melakukannya. Apakah Jorge bakal kesulitan?. Harusnya tidak mzbro. Ducati ditangan Dovi dan Iannone tampil cemerlang. So….seharusnya sang juara dunia bisa tampil lebih baik dari mereka. Sebuah kondisi yang akan sangat menarik dimusim 2017 nanti…..(iwb)

jorge ducati

iklan iwb
About these ads
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Comments»

1. ʞәlqıɔ - April 19, 2016

Lor

Yamahatiku - April 19, 2016

25 juta euro untuk dua musim lek..
Bandingkan dengan tawaran yamaha 16 juta euro/ 2 musim

SEN25 - April 19, 2016

Terakhir Yamaha menaikkan €10jt

Syaiful Majid - April 20, 2016

Kasian selalu dinomer dua kan!
Sperti motor yamaho desain apik tp kualitas slalu dinoner duakan!!

Syaiful Majid - April 20, 2016

Kasian selalu dinomer dua kan!
Sperti motor yamaho desain apik tp kualitas slalu dinomer duakan!!

Marquezz - April 19, 2016

Lorenzo ninggalin mesin jadul
Mirip mesin angkot suzuki carry 1000
Pindah ke mesin v desmo..
Ngoahaha???lubb..

Minerva i Vtec - April 19, 2016

Yo Raimu Jadul

FBO - April 19, 2016

V engine mesin baru ya mnrt lu?
Pdhl V-Engine lahir tahun 1889.. ?
Hobi bgt elu ya nglakuin pembodohan publik..

anton - April 19, 2016

Trus kenapa yamahaaa ga bikin V engine, kalo itu mesin jadul. Salam BIKER.

sadar - April 19, 2016

Namanya jadul!
Wkkkkkkk

sadar - April 19, 2016

@ marcurut
Apa sih kelebihan DOHC kok kamu banggain sampe nuduh orang tukang bc segala?
Kalo jawaban loe bisa muasin sadar, sadar berhenti komen disini oke!!!
Selalu jadi pembaca yg smart!

un tung - April 19, 2016

akibat penjualan sak CRIT….
jadi gk bisa naikin gaji sesuai ppermintaan jolor……

2. irwan - April 19, 2016

subuhan disik kang

3. by pas - April 19, 2016

11. gak betah terus2an denger meweknya tante rosi (tangan tengen karo sil*t) wkwkwk… yamaho yamaho…

4. gondes - April 19, 2016

Ya bagus analisanya ngapain kerja capai ga kepakai bener ga. Ga dihargai sama sekali

5. shohabat - April 19, 2016

Mantab

6. shohabat - April 19, 2016

Coment ku

7. shohabat - April 19, 2016

Kejaring terus

8. shohabat - April 19, 2016

Kapan lepasnya ini

9. shohabat - April 19, 2016
10. shohabat - April 19, 2016
11. shohabat - April 19, 2016
12. shohabat - April 19, 2016

Tes

13. shohabat - April 19, 2016

Ko ga tembus”

14. shohabat - April 19, 2016

Gimana ini

15. shohabat - April 19, 2016

Tolong dong lepasin komen saya

16. shohabat - April 19, 2016

Mas iwan

17. shohabat - April 19, 2016

Ko moderasi terus ini mas iwan ?

18. serreniti - April 19, 2016

klimax juga gpp..

serreniti - April 19, 2016

oiya nomor 9 itu bener tah lek? di blog sebelah bilang katanya skitar 8jt an aja? atau itu nilai kontrak kalo di yamaha kali ya?

19. shohabat - April 19, 2016

Sudah 14 komen ko moderasi semua ga ada yang tembus, terlalu !

20. rifz - April 19, 2016

yang jadi problem mungkin, ducati sangat rear wheel centered,, sedangkan yamaha sangat front wheel centered
kelemahan rear wheel centered (distribusi berat di belakang) adalah saat mengerem, namun unggul saat akselerasi, berkebalikan dengan yamaha
membandingkan yamaha dan ducati, seperti membandingkan lan evo dan galardo

ya kita lihat saja nanti

Marquezz - April 19, 2016

V engine lawan inline(mirip angkot
Suzuki Carry 1000)
Mesin baru vs kadul
Ibarat dohc lawan sohc
Ngoahaha???lubb..

Minerva i Vtec - April 19, 2016

Iyo Koyok Raimu Mesin ym jetfi super kips Vva Cvt 25 Speed

SSSSS - April 19, 2016

Betul mas..
Apalagi di GP motor dengan rider kudu punya chemistry, belum tentu di iannone bagus dipegang jorge makin bagus. Karena beda orang, beda kebiasaan. Kalok udah gini, skill driver buat adaptasi lah yg diuji.

21. Dot - April 19, 2016

By By hohe…….

22. CHM - April 19, 2016

Alasan Lorenzo pindah ke ducati itu cuma satu: Rossi!
Suasana jelas tidak nyaman.
Sudah gitu Yamaha terlalu “pengecut” untuk turun tangan meredakan masalah.
Yg paling mencuat waktu kejadian Lorenzo memberikan jempol terbalik ke Rossi, dan waktu Rossi menuduh Lorenzo & Marquez kerjasama mengalahkan Rossi musim lalu.
Puncaknya, di akhir musim lalu Yamaha tidak mengadakan pesta kemenangan buat Lorenzo kemungkinan karena tidak ingin membuat Rossi tambah galau.

Siapa yg betah coba kalau sdh begitu?

Ditambah faktor eksternal pergorma ducati yg begiti mantap dan merata di sesi2 test pra musim.
Klop sudah…
Mungkin mmg sudah ketetapannya…

Marquezz - April 19, 2016

Bukan rossi,tapi motor.
Yamaha g bisa bikin mesin v
Lihat digdayanya mesin v
Pembalap level bawah bisa ngalahin
Pembalap level tertinggi dg naik mesin v
Ngoahaha???lubb..
Salam mesin angkot..

Gis - April 19, 2016

Eemmhh.. dan itu se salah om rossi sendiri, jika om rossi profesional dan berani terus fight dgn marc di sepang, mungkin ceritanya akan berbeda sekarang.

Dari situlah kelihatan pembalap senior yg tidak mampu profesional dlm menghadapi tantangan.
dan imbasnya 99 tidak dianggap juara dunia musim kmarin.

23. tores - April 19, 2016

cari pengalaman baru dengan motor italia…semoga sukses#99

24. ted darmaone - April 19, 2016

Tak ndelok ngko….

25. om paijo - April 19, 2016

semoga juara

26. Bang Jali - April 19, 2016

Di saat 2017 nanti HRC udah nemu settingan yang pas dengan ecu MM motor kompetitif kembali…
Dan suzuki udah cukup punya data dan terus berkembang..
Semua merek makin kompetitif..
Wah jadi gak sabar nunggu musim depan
Semoga masih di kasih umur buat nonton moto gp taun 2 berikutnya

Gis - April 19, 2016

Amiiinnnn..???

Triatmonyong blogger zamban? - April 19, 2016

Agista Anggiwidoretno?

#SalamSmart.

27. on - April 19, 2016

terus gantinya lorenzo mampukah memepersembahkan juara?? sementara rossi sudah tidak muda lagi. hati-hati ajah yamaha (honda & ducati bisa lbh berbahaya) semoga bisa memeberikan motor yg lbh baik lagi dan dpt raider yg jempolan pula.

28. Marquezz - April 19, 2016

Alasan utama..motor yamaha g kompetitif,lawan sudah pake v engine.yamaha masih pake mesin jadul mirip angkot suzuki carry.liat pembalap top no 1 dan 2 dunia lorenzo dan rossi.harus kalah sama pembalap debutan yg baru ikut moto gp naik rcv.malu lah lorenzo,rossi bisa kalah sama anak baru yg nol pengalaman di gp(marques).rcv cuma bisa dilawan dg mesin v ducati.selama naik yamaha rossi dan lorenzo level masih dibawah rcv + marques.lorenzo pintar,dia g ada kans menang selama diyamaha.tahun kemaren juara jg karena g disalib sama marques divalencia.???

Kimro - April 19, 2016

Ah Gaksih kayaknya

klothok - April 19, 2016

Cie malu bgt kalah musuh mesin carry.

Posisi 1 2 hg mesin carrynya.

Nfuahhaha

29. Awaludin - April 19, 2016

Rossi pensiun
Popularitas Yamaha akan meredup

Harus cpt cari pengganti
Setidaknya buat bintang iklannya

Yamahatiku - April 19, 2016

Saat ini yg mendekati popularitas Rossi cuma Marquez.. Sayangnya doi di honda sih..

Marquezz - April 19, 2016

Diyamaha kayak rossi zonk terus
Motor jadul mirip angkot suzuki
Carry 1000.kasihan rossi,dihonda
Begitu mudah juara..sekarang apa
Selalu dibelakangnya marques..
Rossi salah pilih..motor???

uyipmotoblog - April 19, 2016

Sales detected

Triatmonyong blogger zamban? - April 19, 2016

Sales teriak sales…
?☝?

makjleb…!

30. Oto-ono - April 19, 2016

Gak usah 10 alasan pakde… Cukup 1 aja, om gogon gak mau dijadiin anak tiri di yamaha. Yamaha cukup mbah rosidin, pembalap terbaik, terhebat didunia dan akhirat #katafumiyem

31. Maybe - April 19, 2016

Alamat tim yamaha nyungsep th ini klu cuma rossi aja ya wasalam, krn skill rossi bkn yg trhebat.semua.pebalap dimotoGP itu dah pilihan, rossi vs Marquez?? Jelas rossi gk brtaji

Ndorocholano - April 19, 2016

Ekeke
Se enak e ngomonga gak bertaji
Hehe
Ente kayak orang top aja vrooh

Hadeeeh

32. Masklz - April 19, 2016

Tumben ga ada k0men sampah,

FBO - April 19, 2016

Gk ada?
Baca komen Sales Honda nickname Marquezz bos.. 😀
Isinya pembodohan publik smua.

Triatmonyong blogger zamban - April 19, 2016

Klothok , sadar , ghost_buster , fanhan-abas , kang udin , ente jg sm aja nyett…

??
makjleb…!

33. Marquezz - April 19, 2016

yamaha terlena:
-dimoto gp punya duo pembalap dunia
Motor minim pengembangan.mestinya
Buat mesin v.baru bisa bersaing dg
Honda dan ducati.
-di indo,vixion dg sohc.mulai tergerus secara
Perlahan dg dohc.bulan kemaren kg kalah
Sama honda cb.belum lagi ada cbr,sonic,
Dan supra 150.
AWAL KEHANCURAN YAMAHA..
COBA BUAT V ENGINE(moto gp) DAN
DOHC 150..(diindo)???

34. mantan alay - April 19, 2016

Tiba2 banyak fans jorge karbitan wkwkwkwkw
Biasa kalo ada artikel tentang jorge, langsung di bully

Ndorocholano - April 19, 2016

Bener kata ente

35. nunu - April 19, 2016

luar biasa.. motogp 2017 bakal rame

nunggu gerakan yamaha nyari pengganti jorge
siapa yg d depak dr ducati
gimana nasib pedrosa
rebutan pembalap muda potensial

boleh d bilang musin 2017 sbg all new motogp

36. Lemon - April 19, 2016

Kayak tvone jadinya..

37. Ndorocholano - April 19, 2016

Penggati hohe mending sampean wae lek IWB
Jos

38. Ndorocholano - April 19, 2016

Mending sampean wae kang ipul pengganti hohe d yamaha ..jos
Bisa skalian bisa review M1 yamaha
Hehe
Trs share d warung
Jos

39. Tukang Fotocopy - April 19, 2016

Yamaha menghargai Jurdun JL dengan menaikkan kontraknya (sedikit) namun tidak fantastis sebab image S*mb*ng yg melekat padanya membuat gelar juara saja tidak cukup untuk mendongkrak penjualan Yamaha. Mungkin itu alasannya Yamaha lebih memilih Rossi sebagai brand ambassador karena punya segudang fans punya potensi untuk membeli. Sedangkan fans JL tidak sebanyak VR

JL harus belajar untuk jadi low profile. Contoh si Marquez, baru 2kali jurdun tapi punya fans lebih banyak darinya karena dia tidak s*mb*ng.

Xmod - April 19, 2016

Masuk akal koment ente

40. aku - April 19, 2016

Masalahnye… yamaha bisa ga ada tajinya… mudah mudahan yamaha ga sampe gulung tiker di ajang moto gp… go yamaha…

anton - April 19, 2016

Kalo gulung tikar, ga kayak nya. Tapi puasa jurdun mungkin. Seperti era 1993-2003, 11 tahun tanpa gelar juara dunia. Salam BIKER.

41. mentok150cc juara dyno - April 19, 2016

Josss

Si gogon didepak yameki

ekekekekekk

Marquezz - April 19, 2016

Bukan didepak.tapi doi dah g betah
Susah juara jika masih di yamaha
Mesin alasan utama..inline mirip
Angkot suzuki carry bakal susah juara
Bila dibanding v engine..rcv dan desmo

42. performa dan keiritan Yamaha Vega force - April 19, 2016

rame reme makin hot…

43. henry - April 19, 2016

Jorge Lorenzo, juara dunia yg tidak dianggap, Kacian… Y Udah Emang mendingan pindah..sebenarnya Klo lore bisa bersikap seperti dani, yamaha akan lbh respek sama dia, tp krn dia keras kepala n angkuh plus arogan y akhirnya dicuekin sama yamaha, mudah2an vinales bisa pindah ke yamaha, krn dia pantas buat menggantikan rossi, dia bisa mendpt byk ilmu dr rossi, seperti yg lore yg mendpt byk ilmu dr rossi wkt dia di 2th awal gabung sama yamaha, yg pasti jd gak sabaran nunggu musim 2017….

Marquezz - April 19, 2016

Yamaha yg kasihan..ditinggal hohe
Tinggal pembalap aki2 46
Vinales pasti pilih honda gantiin
Pedrosa.pembalap spanyol sponsor
Repsol.liat rossi aja pontang panting
Dihajar marques.vinales naik rcv dijamin
Rossi aja bisa dikalahin.selama rossi
Naik yamaha m1(4 silinder segaris)
Mirip angkot suzuki carry 1000.
Ngoahaha???lubb..

CHM - April 19, 2016

Jiahh…coba lihat kembali musim 2006.
Apa daped rendah diri?

Manusia itu berkembang bro.
Bisa ke arah baik bisa ke arah buruk.
Dani berubah menjadi kalem jg karena faktor umur yg makin matang.
Lorenzo di musim 2008 – 2010 dg darah mudanya jg tdk bakal melawan kalau rossi tidak bereaksi berlebihan memproteksi dirinya & mengintimidasi junior nya.

Lihat kembali musim 2014, waktu Lorenzo menerima kembali Rossi dg tangan terbuka.
Lorenzo tidak membalas dendam dg meminta sekat di antara paddock mereka.
Tapi coba lihat apa yg dilakukan Rossi?
Silakan buka2 lagi kenangan mysim 2014.
Di saat Lorenzo bersaing ketat dg Marquez, Rossi tidak pernah sekslipun berusaha membantu teman setimnya.
Yg ada malah sengaja memberi jalan mudah ke Marquez + memuji2 & membesar2kan hati Marquez.

Rossi memang hebat.
Tapi sayangnya dia ada dalsm masa post power syndrom.
Sayangnya fans Rossi bukannya mencoba menyadsrkan dan membuat Rossi jadi lebih dewasa, tapi malah makin mengompori…
Hadehhhh…

Ane bicara apa adanya, bukan rossi haters.
Ingat, tidak ada manusia yg sempurna. Pasti pernah khilaf.
Tugas yg masih sadar yg harus menyadarkannya…

SEN25 - April 19, 2016

Setuju…^_°

Gis - April 19, 2016

Nahh.. mungkin kasus2 itulah yg membuat 99 mnjadi spt arogan, dia juga ingin dianggap istimewa dengan prestasinya..

Dan di ducatilah dia akan membuktikan itu kepada semuanya.
?

Romi cah kudus - April 19, 2016

Bahkan ven spies mengakui team mate terbaiknya adalah JL99
2013 lor s marq
2015 lor g mina bantuan,,marq aja yg bantuin ,lor sportif tapi apa daya rossi adalah dewa

Gis - April 19, 2016

Marc g bantuin 99 om.. marc hanya menguji rossi.. dan hasilnya apa..?? Rossi g profesional dan melakukan kesalahan yg merugikan dia sendiri. Itu yg dikatakan Dewa..?? Are you kiding me..??
Kalau rossi masih ingin diakui srbagai rider yg lebih baik dari marc.. maka saat itu rossi seharusnya melawan marc sampai race selesai. Itu baru senior.
tapi tidak..and you can see now..

Xmod - April 19, 2016

Rossi berebut gelar jurdun dengan lorenzo bukan marquez.. so buat apa ngeladenin marquez. Kecuali berebut gelar dengan marquez ane yakin pasti diladenin ntu si marquez

K1223 - April 19, 2016

Iya juga sih bro

Andy Sanz - April 19, 2016

Di dalam dunia balapa iti musuh terdekatmu adalah rekan setimu,sebelum kamu mengalahkan pembalap tim lain kamu harus mampu mengalahkan rekan setimu. Kalo saling bantu antar rekan setim namanya team order,contohnya di f1 yg sering praktekin team orderr

049902 - May 31, 2016

Betul..Betul..Betul.
JL99 cuma bereaksi kalo ada aksi
VR46 post power syndrome

44. ardhika - April 19, 2016

betullll. krna pembalap gk cm kencang di lintasan saja.. tp jg harus low profile, fans adlh no 1. seorang pmblp hebat tnpa fans hanya akan mnjdi sampah bagi fans2 pmblap lain. hhaa. #nyepet2i.

Marquezz - April 19, 2016

Low profile kayak rossi
6 tahun kagak pernah juara dunia lg
Gara2 apa??coba..skill apa motor??

45. Bos donat - April 19, 2016

Kontrak iklan neng warungmu piro lek?!

46. Nnm - April 19, 2016

Karakter lorenzo yg terkenal arogan, akan menyulitkan dirinya sendiri. -CIIMW

47. Z800★RIDERS - April 19, 2016

prediksiku…
jolor di ducati gk sprti ianonne / dovi
ada dua kemungkinan
1. Nasib jolor sprt Rossi cm posisi 8 sampe 5.
2. Nasib jolor sprt Stoner 2007 yg sangat mendominasi.

haiyyaaa cilaka luwa welas waaa

Marquezz - April 19, 2016

Lorenzo pembalap skill no 1
Cuma motor yamaha masih inline
Mlempem..skill lorenzo diatas marc
Dan rossi.marq ditunjang rcv jadinya
Jos..???

48. CHM - April 19, 2016

Lucu juga dengan fans karbitan motogp yg menganggap lorenzo sombong.
Coba cari2 info dulu betapa ramah & murah hatinya lorenzo.

Kalau mau jujur, lorenzo sebenarnya korban die hard fans rossi.
Mereka tidak bisa terima idola mereka dikalahkan oleh anak kemarin sore dengan senjata yang sama (YZR-M1), di tim yang sama, dan di saat Rossi sedang kuat2nya!
Apalagi ditambah kelakuan Rossi yg meminta ada pembatas antar paddock mereka.
Jadi bisa dibilang Lorenzo naik ke MotoGP tanpa mentor sama sekali.
Dia belajar sendiri cara setting motornya.

Karena kecemburuan yg besar inilah, die harder selalu mencemooh cara ceremonial lorenzo setiap dia mersyakan kemenangannya.
Ditambah dengan perlawanan lorenzo yg tidak mau tunduk untuk “menyembah” rossi, semakin melekatlah stigma sombong yg melekat pada diri lorenzo.
Padahal aslinya hanya fitnah saja…

C’on fans Rossi! Move on dong!
Jgn ikut2an italiano garis keras fans rossi yg sdh buta itu!
Pakai akal sehat & beri respek pada lawan2mu!
Dukung Rossi untuk jurdun 2016.
Peluang masih terbuka lebar.

Sampai saat ini, dunia motogp masih mengakui M1 motor terbaik saat ini.
Artinya Rossi dipersenjatai dengan amunisi kelas satu.
Peluang juara terbuka lebar.
Begitu juga dg posisi lowong yg akan ditinggalkan Lorenzo.
Pasti diisi oleh bakat2 nomor satu.
Siapa yang tidak tertarik masuk ke tim juara dunia?
Siapa yg tidak tertarik mengendarai motor terbaik?

Biarkan saja fans & haters dungu menggonggong…kafilah ttp berlalu..

Marquezz - April 19, 2016

M1 terbaik??kalo terbaik lorenzo
G pindah cung.
Rcv terbaik saat ini,liat 3 tahun terahir.
Lihat 3 seri terahir 2016..v engine..
???

FBO - April 19, 2016

Fitnah teroooos..
Dosa lu numpuk segunung bantar gebang tu.. 😀

fumi - April 19, 2016

Mereka tidak bisa terima idola mereka dikalahkan oleh anak kemarin sore dengan senjata yang sama (YZR-M1), di tim yang sama, dan di saat Rossi sedang kuat2nya!
Apalagi ditambah kelakuan Rossi yg meminta ada pembatas antar paddock mereka.
Jadi bisa dibilang Lorenzo naik ke MotoGP tanpa mentor sama sekali.
Dia belajar sendiri cara setting motornya. <<<< masih inget saat Yamaha masih di pegang masao furusawa? "Anda (#99) jangan merubah setting motor, tp andalah yg harus mengubah gaya balap anda, motor ini udha balance,,, anda yg harus menyesuaikan dg motor,,,

49. SEN25 - April 19, 2016

Keputusan yg tepat

50. Gis - April 19, 2016

Heemm.. mungkin itu keputusan yg tebaik buat 99.

dan kepindahan 99 ke ducati me jadi tempat dia utk membuktikan kepada yamaha (khususnya) bahwa dia lebih baik dari 46. Dan pada dunia (umunnya) bahwa dia pantas di sebut sebagai rider yg hebat yg bisa juara dengan mesin berbeda (to get a new world record)
Semoga impiannmu tercapai 99.

Z800★RIDERS - April 19, 2016

kepindahan jolor adlh sebuah tamparan keras bg rider spanyol PABRIKAN fear out of comfort zone
well… maybe jolor has don’t want like a looser

haiyyaaa

kowab - April 19, 2016

Rul bljar bhs inggris lgi dah. Ngomong bhs inggris kyok kemu??

Z800★RIDERS - April 19, 2016

I don’t know what you’re talking
english only… please

haiyyaaa

Gis - April 19, 2016

Aahhh…now i think 99 is good man than 46. dan kpindahan dia adl bijaksana.

51. itilliawati - April 19, 2016

dan rosi pun mewek minta vinales sebagai tandemnya biar bisa dikibuli

52. klotok-klotok - April 19, 2016

josssss

53. Satria Bergitar - April 19, 2016

pindah sono sini tetep aje jd kuli

54. Montor - April 19, 2016

Kasihan Hohe, di Yamaha gak dianggap, di dunia nyata di bully, di dunia maya dicerca,…, “Aku njok piye?”

55. Marquezz - April 19, 2016

Inline = sohc
V engine = dohc
Tuh kira2 gambaran yg pas..
Antara gp dan kelas 150cc??

56. CHM - April 19, 2016

Kepindahan Lorenzo dg segala spekulasi alasannya ini tidak menarik untuk dibahas.
Dimana-mana memang sulit menyatukan 2 bintang dalam 1 tim balap.

Yg justru lebih menarik itu, akankah Wilco Zeelenberg & Ramon Forcada ikut pindah atau memilih tetap di YFR Team untuk membimbing pembalap muda berbakat yg baru?

Karena kedua2nya ada di YRF Team juga bukan karena di ajak Lorenzo dari GP250.

Wilco eks mentor WSS yg sukses membimbing Crutchlow di WSS musim 2009 dan kemudian dihadiahi naik pangkat oleh Yamaha menjadi manager team Lorenzo mulai musim 2010.
Begitu juga dengan Ramon yg melamar ke YFR Team setelah tim Sito Pons MotoGP dibubarkan.

Kalau melihat sejarah karir mereka yg lebih link ke Yamaha daripada ke Lorenzo sih kayaknya gak bakalan ikut pindah.
Tapi tetap saja tidak ada kepastian.
Bisa saja ikut pindah ke ducati.

Marquezz - April 19, 2016

2 bintang dalam satu tim icikiwir
Lawan marq anak ingusan dg rcv
Pontang panting..hadew..???

57. ipoeel - April 19, 2016

v engine apaan ya bro markes? mesin pencipta yg bisa dlosor ampe nabrak org yak…wkwkwwkkwk..

Marquezz - April 19, 2016

Yg bisa ngamplengi pembalap
Sekelas rossi dan lorenzo master gp
Rossi n lorenzo kalah skill apa
Kalah motor sama marques????
3 tahun skor 2 : 1,balap tahun ini
Marques memimpin dan rossi selalu
Dibelakang marques.jawab kalo pinter
???

Marquezz - April 19, 2016

Salam mesin angkot
Suzuki carry 1000 bang ipoeel
Ngoahaha???lubb..

Daped - April 20, 2016

Jelas kalah skill cung.
Patokannya Pedrosa, crutchlow, rabat, & miller cung.
Selain marquez, semua pembalap onda bosokk cuma jadi ampaz & pencari batu akik.

Sirkuit argentina, marquez tepat pilih ban sedangkan rossi salah pilih ban setelah harus masuk pit.
Kalau austin, memang tidak ada yg bisa kalahkan marquez.
Ajaib tuh anak…skill dewa.

Tunggu di sirkuit2 eropa yg butuh balance hebat, resikv tidak bisa lagi dibantu sama marquez.

Kalau tidak ada marquez, mau ditaruh dimana muka onda & fbh? Ngoahahahaha….

Jangan senang dulu, kalau onda ttp bosokk, tidak menutup kemungkinan marquez bakal pindah pabrikan.
Ngoahahaha…

58. Rayto yagami - April 19, 2016

Ngenes bener lihat lorenzo dulu di sayang skarang dia di buang………………………
keputusan yg tepat hijrah ke ducati yamoped lebih milih roso krena legenda hidup motogp tentu popularitas nya tiada tanding hingga saat ini terlepas dari skill nya yg mulai redup Brand tetap yg utama

Daped - April 20, 2016

Senangnya BC trus cung… Atau mmg dongok & tidak tau kalau justru Lorenzo yg tidak mau menerima tawaran kontrak baru dari Yamaha?
Ngoahahaha…

59. Donlego - April 19, 2016

Lorenzo out…stoner in

Marquezz - April 19, 2016

G kebayang stoner balap dg mesin smooth,jadi keliatan icikiwir.stoner cocoknya mesin agresif ducati v dan honda rcv?

60. jamesbond - April 19, 2016

Heboh jolor pindah yeeee…..sptnya harus d ralat deh…..bukan pindah……tapi emang yamaha udah ga demen sama jolor deh….jd bahasa halusnya…..silahkan pindah

Ujung ujungnya nanti ikutan mancing ky si anu…..

61. Rayto yagami - April 19, 2016

Bulan tak bisa kalah kan matahari itulah lorenzo dan rosi

62. zulqor - April 19, 2016

Salam bro CHM, komentar anda membuka wawasan, logis, cara pandang yg tajam, serta berimbang. (y)

Ngenes - April 19, 2016

Koment dewe. Dipuji dewe.. xixixx
FBLorenzo

CHM - April 19, 2016

Thank you mas zulqor…
Ane cuma mencoba memandang secara adil dan proporsional masalah “kebencian” antara Rossi & Lorenzo ini.
Entah apa sebenarnya yg membuat mereka berdua sulit akur.

Lorenzo pernah ribut dengan Pedrosa bahkan sampai tdk mau saling bertegur sapa di podium.
Tapi akhirnya bisa akur dan saling respek.

Ributnya JLO vs VR mungkin setara dg VR vs CS. Dan mungkin juga next VR vs MM.
Ataukah memang sudah tabiat VR yg tidak mau disaingi?
Karena dulu juga VR vs MB begitu panas & dilanjutkan dg VR vs SG.

63. koplax - April 19, 2016

Nyuss

64. jamal indag - April 19, 2016

yamaha tau betul resiko nglepas hohe.. yaitu sulit untuk melawan marck dan honda.. berarti yang di cari yamaha bukan lah hanya title jurdun tapi etitut pembalapnya.. 2016 meski rosi gagal juara mayoritas penonton dan pembalap tetep angkat topi buat rosi.. bahkan start dr buncit dikasi jalan sama pembalap lainnya.. bukti klo mreka masi menghormati rosi ..

65. Jhon Gendhon - April 19, 2016

Pada akhirnya semua akan tau rosimin itu mantan pembalap hebat yang sudah menjelma menjadi pembalap ringkih,licik,mewekan dan banyak b@c0t….

66. Andy Sanz - April 19, 2016

Dovi dan iannone kan udah lama nunggang ducati wajarlah mereka berdua bisa bersaing di barisan depan,apalagi dovi dan iannone juga termasuk pembalap yg agresif. Masih ga yakin kalo lorenzo bisa menjinakan ducati,mungkin butuh waktu cukup lama untuk bisa membawa sebuah kemenangan bersama tim merah. Seandainya ducati merekrut marc marquez mungkin ceritanya akan lain,apalagi seandainya ducati menduetkan stoner & marquez ducati pasti jadi tim paling mengerikan di motogp. Lorenzo ga akan sukses di ducati dan senasib dengan rossi.

67. try - April 19, 2016

ingat masa ditinggal rosi, pengembangan mesin yamaha g ada kan jd jangan salahkan rossi disini, semua bisa jd top tp untuk pengembangan tidak semua pembalap , honda saja dulu mengakui kenapa yang tidak tahu malah saling lempar handuk, semua orang ada plus minusnya

mari kita hormati bro

68. novi cute - April 19, 2016

komennya @Marquezz ga ada yang benerin…?
sedih saya…

69. novi cute - April 19, 2016

komennya @Marquezz ga ada yang benerin…?
sedih saya… bisa sesat terus dah tuh orang.

Marquezz - April 19, 2016

Lo yg sesat kenapa rossi bisa
Kalah jg g tahu??????

70. hi hi hi.... - April 19, 2016

Hadeuhhh….pakde iwan…..pakde iwan….kagak usah panjang lebar,intinya satu,lorenzo pindah karena ada priksi dengan rossi yg membuat lorenzo tdk nyaman….itu saja…yg paling utama kenyamanan…percuma kalau motornya kompetitip tapi ridernya sdh tdk nyaman…tapi sebaliknya banyak rider moto gp yg bertahan karena merasa nyaman walaupun motornya kurang kompetitip….kalau masalah uang sih kagak perlu di bahas,jangankan rider moto gp..semua manusia termasuk kita pasti haus akan uang…sekian

71. bbm - April 19, 2016

kirik terus BC

72. Zeps - April 19, 2016

Si @Marquezz niat bgt.

Marquezz - April 19, 2016

Rossi kalah motor atau kalah skill
Dari marques????

73. FBO - April 19, 2016

Mau di manapun lorenzo gk mslh, suka” dia..
Pindah ke ducati itung” tmbh pnglaman..
BTW nice reason lek..?

74. Top - April 19, 2016

Ada tvone, ada juga blogone..

75. Nyimek - April 19, 2016

Bro dan sis sekalian….Jorge Lorenzo bukanlah pembalap bodoh yang melakukan keputusan dengan emosi. Maksudnya seniornya yg dulu pindah ke ducati itu dan gagal itu Bodoh dan emosi ???..

76. lg - April 19, 2016

mungkin mas hohe sudah capek sama fbr/fby yg kasar2 dan rasis2, jadinya mendingan pindah.

77. tambun - April 19, 2016

jolor pindah karena performa yamaha RM1 semakin lemot..dan tidak kompetitif lagi. jelas sudah rasah kakean bacot .

78. Netral wae hahahaha - April 19, 2016

Harga kontraknya tembus 15 juta euro…di yamaha ga sampai segitu…mgkn lagi butuh uang ya…namanya jg manusia

79. klotok-klotok - April 19, 2016

ingat tong top speed bukan segalanya di motogp.
buat apa mesin v4 tapi ga bisa jurdun…

Marquezz - April 19, 2016

Marques 2 x jurdun dg v4
Dan sekarang klasemen dipegang v4
Lorenzo pingin nyoba v4

80. tambun - April 19, 2016

ingin motor lemot…?? pilih yamaha !!
yang lain semakin didepan

81. Gis - April 19, 2016

Marc 93 hanya tersenyum dan semoga bisa jurdun di musim ini.. ???

82. Top - April 19, 2016

Motor lemot bisa juara 1 sampai 13.. motor kenceng cuma posisi 14..

Bagaimana penjelasanya?

Marquezz - April 19, 2016

Akslerasi keluar tikungan jg pengaruh,track lurus cuma satu,tikungan banyak bgt.track lurus menang tikungan kalah sama aja boong.rcv bagus ditrack lurus jg ditikungan.yamaha bagus ditikungan,ducati bagus ditrack lurus.???

83. marquezz - April 19, 2016

lorenzo ingin mencoba sport sejati dengan pindah ke ducati seperti halnya anda ingin mencoba citarasa sport sejati cobalah honda VERZA motornya para lelaki

ingat sport ya ingat VERZA!!

Marquezz - April 19, 2016

Sport sohc???
Pilih dohc lah 6 speed lagi..

84. Pengendara Motor Harian - April 19, 2016

Jadi penasaran nih MotoGP 2017.
Tetapi saya tetap pilih Repsol Team, BUKAN Repsol Honda ya krn itu bukan motor Honda. Lihat aja tuh Repsol sampe dibawa-bawa ke motor produksi Honda padahal supplier olinya idemitsu.

85. fathlur - April 19, 2016

duit-duit

86. Bos donat - April 19, 2016

Dengan pindahnya jolor, maka fbr pun girang dan fbl pun bhgia.. Lha trus sing merasa sedih spa coba???

Marquezz - April 19, 2016

Yamaha lah..
Gampang bgt pertanyaannya..???

87. Marquezz - April 19, 2016

Desmo dipandang potensial untuk menang
Lha yamaha????@#$^^&*

88. jiban - April 19, 2016

Fbh kok suka pembalap yamaha si jolor ya? Fbh ni waras gak?

89. Markues (DOHC = Motor Balap) - April 19, 2016

Keputusan Lorenzo bergabung dgn Ducati membuat juara dunia MotoGP 3x itu menjadi pebalap termahal di kelas primer Grand Prix tsb. Dgn bergabung dgn Ducati, Lorenzo akan dapat gaji 25 juta euro atau setara Rp372 miliar slama 2 musim. Jumlah itu mengalahkan gaji rekan setim Lorenzo di Yamaha, Valentino Rossi, dan pebalap Repsol Honda Marc Marquez. Saat ini Rossi dan Marquez merupakan 2 pebalap dgn bayaran terbesar musim ini dgn masing2 mendapatkan 10 juta dolar AS atau setara Rp131 miliar per tahun. Lorenzo sendiri hanya mendapatkan bayaran sekitar 6,5 juta dolar AS atau setara Rp85,6 milar per tahun dr Yamaha saat ini. Sementara di posisi keempat diduduki Dani Pedrosa dgn 2,5 juta dolar AS per tahun.

Nyang penting DOHC!!!!!!!!!

90. Nurman - April 19, 2016

Baru kali ini, comment IWB isinya banyak pengetahuan positive..ngga jlabb, jlubb…

91. dony - April 19, 2016

sukses hohe…
bakalan rame nih motogp 2017..
pedrosa pindah juga harus nya.. masa senior kalah sama junior..
udah berapa abad di honda gk juara2..
junior nya aja dah 2x..

92. dony - April 19, 2016

wkwkwk…
jadi pengen ketawa liat komen2 nya…
bahas mesin tapi pake penggambaran lain..
kalo gk sales fb tulen..
ambil kursus otomotif sepeda motor aja bro biar gk kehilangan arah kayak gtu.. parah bgt.
udah gtu keukeuh lagi..
gk kebayang kalo pengetahuan seorang mekanik kayak gtu…

93. FBH santun penunggang MX - April 19, 2016

FBR bersuka ria

FBR itu ada yang cerdas, ada juga yang fanatik buta…ngoahaha

94. mm - April 19, 2016

Wuizz seru iki … JL di Ducati , semoga Vinless tetap di Suzuki dan Ianonne di Yamaha barang Vale jadi seru ada 4 Pabrikan Honda, Yamaha, Suzuki, Ducati yang akan bergantian dibaris depan …. dan semoga tidak ada Touring lagi di MotoGP

95. Bruud - April 19, 2016

Lorenso menyadari tahun ini cuman Motor honda n ducati aj y masa depane cerah.. yaMaho masih eMpot empotan seperti jaman sebelum rosi pindah ke yaMho ahun 2004 dlu

96. Bruud - April 19, 2016

satu lagi alasane… Dari pada jadi Ampas di team yaMaho mending hengkag aj broo…

97. Adria - April 19, 2016

Dan faktor utamanya situa rossi di anak emaskan..

Salam gen z, salam 2 ton
(Iklan g logis, mosok motor kuat 2 ton, 2ton ki 2000 kg, jangan2 kwintal dan ton g mudeng bedane)

98. Pengendara Motor Harian - April 19, 2016

Mesin mah bagusan inline-4 daripada v. Hanya memang lebih makan tempat krn manjang gitu.

99. marcquezs - April 19, 2016

Mesin carry yg ngalahin mesin RCV, apanya yg hebat

100. marcquezs - April 19, 2016

Rcv yg mengap2 lawan mesin carry angkot, dimana hebatnya

101. marcquezs - April 19, 2016

Tahun kemaren jadi pembuktianya kalu mesin carry ngalahin mesin RCV yg “katanya ” monster

102. CHM - April 19, 2016

Mau mesin V4 atau I4, masing2 ada plus minusnya.

Mesin V memiliki keuntungan balancing yg alami & crankshaft yg lebih pendek sehingga lebih minim getaran jika digeber di putaran tinggi.
Tidak perlu tambahan balancer sehingga rugi2 mesin juga lebih sedikit.
Ini yg membuat secara umum V4 lbh bertenaga.
Secara aerodinamika dan distribusi bobot jg lebih baik.
Kelemahannya cuma satu: pengaturan aliran input bbm & output gas buang lebih rumit alias pernafasan mesinnya lebih rumit.

Sedangkan mesin inline sebaliknya.
4 cylinder sejajar membuat mesin berpenampang lebih lebar.
Secara aerodinamika jelas lebih jelek, begitu juga dg distribusi bobot.
Belum lagi panjangnya crankshaft menimbulkan getaran berlebih saat digeber diputaran tinggi sehingga dibutuhkan balancer…yg artinya ada rugi2 tambahan.
Keuntungannya cuma satu: pengaturan pernafasan mesin lebih mudah.

Bicara produk massal, secara proses manufacturing/perakitan jelas lebih mudah dan cepat I4 daripada V4.
Tapi kalau bicara mengektrak potensi mesin balap, jelas lebih mudah V4 daripada I4.

Jadi jelaskan, sebenarnya jauh lebih sulit membangun mesin balap I4 daripada V4… ?

Itulah kenapa saya tidak setuju dg pendapat matt oaxley yg mengatakan honda selalu memilih jalan sulit…

CHM - April 19, 2016

Yamaha bukannya tidak bisa bikin mesin balap V4.
Jaman Eddie Lawson & Wayne Rainey jaya2nya dulu juga memakai motor Yamaha YZR-500 bermesin V4 2T.

Tapi saat Dorna mengubah regulasi & beralih ke mesin 4T, Yamaha memilih mengembangkan mesin I4 (inline 4 cylinder).
Yamaha ingin menjadikan keikutsertaannya di MotoGP sebagai laboratorium berjalan yg bisa diterapkan di produk massal nya.

Seperti kita ketahui, motor-motor supersport Jepang semuanya bermesin I4.
V4 umumnya untuk motor2 Jepang di kelas street fighter, supermoto atau cruiser bermodel harley wanna be.

Jadi bukan masalah mudah, murah, atau karena mana yg unggul.
Tapi dari pertimbangan kedekatannya pada transfer teknologi ke motor mass production

CHM - April 19, 2016

Kalau Yamaha mengembangkan mesin balap V4 di motogp, perlu riset lebih dalam lagi untuk diaplikasikan ke motor I4 mass productionnya.
Artinya biaya lagi.

Beda dengan honda yg jauh lebih kaya.
Mereka punya resource berlebih untuk transfer temuan di V4 ke I4 mass production.
Walaupun tetap saja butuh waktu lebih lama.

Sebagai buktinya, tahun lalu Yamaha sudah sukses mentransfer teknologi M1 ke R1.
Sedangkan sampai sekarang teknologi RCV211, RC212V, & RC213V belum juga sukses ditransfer ke CBR1000.
Sehingga Honda terpaksa mengeluarkan RC213V versi jalan raya yang diproduksi terbatas untuk mengisi celah keterlambatan transfer teknologi ke CBR1000.

Sedangkan Ducati mmg sdh identik dg mesin V mass productionnya.
Tinggal mengurangi 2 cylinder dari V4 racing engine ke V2 mass production.

Netral wae hahahaha - April 19, 2016

Kang CHM komentarnya berbobot

103. Anggoro Hoediyanto - April 19, 2016

Semoga JL sukses di tim yg baru

104. cd string - April 20, 2016

LORENZO UDAH INSAF TOBAT, DAN SADAR SEKARANG KEMBALI KE JALAN YANG BENAR……

105. Deitra - April 21, 2016

kalo masih naek motor 150 cc doang mah mending ga usah bacot V engine segala, om. motor yg lu pake palingan 150kmh juga ga tembus

106. Deitra - April 21, 2016

@marquezz kalo masih naek motor 150 cc doang mah mending ga usah bacot V engine segala, om. motor yg lu pake palingan 150kmh juga ga tembus