HALLO INDONESIA VR46

6
3

Event Rossi amburadull….

Prihatin, kecewa…dan kesal itu yang gua rasakan. Baru saat ini melihat gelaran event akbar tidak seheboh iklan print ad yang di pajang gede-gedean di kompas. Piye iki YMKI??…

Yang pertama adalah koordinasi. hal yang tidak bisa di anggap enteng dan main-main untuk big event kedatangan superstar MOTOGP sekelas Valentino Rossi. Terkesan terlalu overprotektif dan seperti sandiwara. Bagaimana tidak ?? The Doctor sama sekali tidak menampakkan batang hidungnya di outdoor stage hanya di dalam gedung yang notabene orang-orang undangan khusus/dealer (terkesan pilih kasih atau setengah-setengah), tapi audiences sudah di dorong-dorong dengan membuat pagar betis, seperti lelucon. Kemudian tidak ada sinkronisasi informasi mengenai jam kedatangan Rossi, satu orang bilang jam 12 siang tanya panitia lainnya jam 13.00 dll.

Yang kedua kurang informatif dan tidak ada flexibilitas. YMKI menyediakan kaos Rossi dan poster hanya untuk orang yang bervoucher. Sementara voucher hanya di dapatkan dari dealer-dealer Yamaha, dan katanya hal itu sudah ada di iklan. Pertanyaannya adalah bagaimana kalau kita tidak tahu akan iklan tersebut dan ingin sekali mendapatkannya. Tidak ada solusinya!!!! nasib kurang beruntung tersebut ternyata banyak menimpa para pengunjung lainnya. Parahnya lagi untuk acara Meet & Greet The Doctor di dalam gedung istora senayan kebanyakan adalah para undangan dari dealer-dealer Yamaha dan Pers saja. Kita sebagai orang yang kurang beruntung terpaksa berjuang melawan hujan yang mengguyur istora senayan waktu itu, berdesak-desakan, menahan lapar karena takut terlewatkan The Doctor datang ke stage. dari jam 09.00 pagi sudah standby (Sesuai iklan print ad) sampai jam 2.30 sore pun ternyata The king of MOTOGP tersebut tidak nongol juga dari dalam gedung. Sementara janji-janji surga yang di teriakkan MC masih saja terdengar bahwa Rossi akan segera ke stage untuk menemui para penonton . Jam terus berjalan membuat semua makin gelisah begitupun MC. Untuk mengurangi ke vakuman suasana tersebut band-band serta para freestyleer yang sedianya sudah selesai akhirnya di aktifkan kembali dengan tujuan mengalihkan perhatian penonton yang sudah mulai kesal. Jam sudah memasuki 3.35 sore. Rasa penasaran dari semua penonton akhirnya terjawab setelah Matheo (Pengamat otomotif) dan Devina (Presenter Motogp) naik ke stage. Matheo mengatakan bahwa karena kondisi jadwal yang padat serta luka yang di deritanya Valentino Rossi tidak dapat keluar untuk menemui para penonton. Game over….lunglai dah kaki. Banyak kaum hawa yang sudah bawa kado sedianya akan di berikan ke Valentino Rossi menangis sesenggukan. Terdengar lirih umpatannya ke YMKI “****k Yamaha”. Ada juga cewek pakai jilbab bengong, shock masih tidak percaya sambil terus memegangi handycamnya. Sangat di mengerti karena cewek tersebut hampir tidak pernah beranjak dari posisinya yang cukup strategis yaitu tepat di depan stage persis sejak jam 12 siang sampai keluar pengumuman gagalnya Valentino Rossi hadir di depan mereka. Kasihan memang…

Gua coba gali informasi dari para Journalist di sekitar area. Dan ketemulah salah satu wartawan dari koran Pikiran Rakyat bahwa Rossi cuma datang setengah jam jadi sekitar jam 02.15 sore Rossi sudah pergi. Yang mengherankan kenapa kita baru di kasih tahu jam 3.35 sore ??? Oalahhh…YMKI tibae seneng ngapusi…gelo tenan aku (YMKI ternyata suka bohong..benar-benar kecewa gua). Alangkahnya terpujinya seandainya panitia langsung menginformasikan hal tersebut ke audiences jadi semua tidak buang -buang waktu dan tenaga menunggu sesuatu yang tidak ada. Tujuan pertama ingin memuaskan konsumen tapi yang di dapatkan malah makian dan umpatan..memprihatinkan. Sejujurnya gelaran JMS waktu mendatangkan Lorenzo lebih sukses..jauuhhhh..dengan hari ini di istora senayan. Tapi terlepas dari semua kekurangan yang ada kita tetap harus memberikan apresiasi buat Yamaha Indonesia yang telah berupaya sekuat tenaga mendatangkan Rossi. Walaupun jauh dari sempurna. Semoga menjadi masukan buat YMKI…….

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

6 COMMENTS

Leave a Reply