Veda Ega akui lakukan kesalahan…” Feeling motor bagus…” !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk….Pembalap rookie andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan pil pahit pada balapan utama Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit TT Assen, Minggu (28/6/2026) sore WIB. Sempat tampil memukau bahkan memimpin jalannya balapan, pembalap Honda Team Asia itu gagal membawa pulang poin setelah mengalami kecelakaan (crash) di lap kedelapan. Dalam wawancara pasca race, Veda Ega akui lakukan kesalahan…” Feeling motor bagus, tapi sayang aku lakukan kesalahan…” !!
Memulai balapan dari posisi ketujuh (baris ketiga), pembalap yang dijuluki The Rocket Boy ini tidak butuh waktu lama untuk menunjukkan taringnya. Setelah sempat tertahan di posisi kedelapan pada lap pembuka, pemuda berusia 17 tahun asal Gunungkidul ini langsung memacu motor Honda NSF250RW miliknya dengan agresif.
Memasuki lap ketiga, Veda merangsek naik ke posisi tiga besar dan terlibat duel sengit dengan duo pembalap terdepan, David Almansa dan Maximo Quiles. Puncaknya terjadi pada lap keempat, di mana Veda melakukan manuver apik yang membawanya memimpin balapan di posisi pertama (P1). Sayang hanya berselang beberapa detik Almansa sangat kuat berhasil kembali overtake Veda. Pembalap merah putih ini sempat bertahan lama diposisi 2 sebelum kembali digedor Quiles…
Ketatnya karakter balap kelas Moto3 yang dipenuhi taktik slipstream membuat posisi terdepan terus bergejolak. Memasuki lap ketujuh, Veda mulai kesulitan mempertahankan posisinya akibat kepungan rombongan pembalap lain di lintasan lurus, yang membuatnya melorot hingga ke posisi ke-10. Bahkan sempat ada senggolan antara Veda dengan Fernandez dan Rios….
Petaka akhirnya datang pada lap kedelapan di Tikungan 4. Saat mencoba kembali menusuk ke barisan depan, Veda kehilangan kendali belakang motornya dan mengalami insiden highside pada T4-T5. Meski sempat berusaha mendirikan motornya untuk kembali melanjutkan balapan, kerusakan pada komponen motor memaksa Veda menyudahi balapan lebih awal dengan status Did Not Finish (DNF)….
” Aku merasakan feeling motor bagus sejak start. Aku berusaha menekan dan tetap bertahan dipack depan namun sangat sulit. Hingga akhirnya aku sempat melorot dan senggolan dengan pembalap lainnya. Akhirnya aku melakukan kesalahan kehilangan ban depan…yaa, inilah Racing. Kami akan coba fight back nanti saat race Jerman…” serunya…
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengonfirmasi bahwa sang pembalap beruntung tidak mengalami cedera serius dari insiden tersebut. Di sisi lain, tim melihat potensi masif Veda yang terbukti mampu bersaing langsung secara murni dengan para kandidat juara dunia di kelompok depan.
Last…Akibat gagal finis di GP Belanda ini, posisi Veda Ega Pratama di klasemen sementara Moto3 2026 harus turun satu setrip ke peringkat ketujuh dengan raihan tetap 82 poin. Balapan Moto3 Assen sendiri akhirnya dimenangi oleh pemimpin klasemen asal Spanyol, Maximo Quiles. Veda kini langsung mengalihkan fokus untuk melakukan penebusan pada seri berikutnya di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Gooo Vedaaa…(iwb)
