Update Assen…Marquez kesakitan, Apa yang terjadi ???
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…Assen seperti mimpi buruk buat Marc yang crash keras pada tikungan 15 dan tikungan 7. Bahkan pada crash pertama Marc dilaporkan mengalami kesakitan pada lengan kiri dan juga sebagian lengan kanan. Tidak berhenti disitu Marc juga seperti tidak bisa bernafas dan beberapa kali menyentuh selangkangan dan tidak sanggup berjalan. Marquez kesakitan, Apa yang terjadi ???….
Delapan menit setelah sesi latihan bebas pertama pada Jumat sore, Marc Marquez mengalami kecelakaan hebat dengan kecepatan tinggi di Tikungan 15 saat roda belakangnya selip. Di tengah sesi yang berlangsung selama 45 menit, manajer tim Ducati Lenovo Davide Tardozzi mengumumkan bahwa meskipun Marc merasakan nyeri di lengan bawah dan siku kirinya, ia ingin terus membalap untuk menilai kondisi fisiknya. Terlepas dari semua keterbatasannya, kondisinya cukup baik untuk mencatatkan waktu terbaik yang luar biasa yaitu 1:32.216, unggul 0,313 detik dari Maverick Vinales (Red Bull KTM) yang berada di posisi kedua.
Pada sesi kualifikasi sore hari, Marc kembali mengalami crash, roda depannya tergelincir di Tikungan 7 dengan waktu tersisa dua setengah menit. Marc segera bangkit berdiri, tetapi kemudian berlutut dan berjongkok selama beberapa detik. Apa yang terjadi ? banyak fans takut Marc mengalami retak atau patah tulang. Untungnya Meskipun mengalami insiden ini, ia menyelesaikan sesi di posisi enam dan kini langsung berada di Kualifikasi 2 pada hari Sabtu. Ia tertinggal 0,299 detik dari pembalap tercepat, Fabio Quartararo (Yamaha). So..apa yang terjadi ??
“Kecelakaannya tidak terlalu parah, tetapi aku terpental ke gravel di tikungan, dan benturannya sangat keras. Dan menurutku ini bukan kerikil, ini seperti bebatuan…kerikilnya terlalu besar. Mereka harus mengubahnya untuk tahun depan. Di permukaan aspal, perlambatan saat terjadi kecelakaan lebih sedikit dan kalian membutuhkan lebih banyak ruang gravel yang aman. Saat kalian mengalami crash di lintasan ini, biasanya terjadi pada kecepatan tinggi. Btw Aku seharusnya bisa menghindari crash pertama..itu terjadi baru pada putaran awal, ban depan tidak berada pada suhu yang tepat. Itu adalah kesalahan besarku…kondisi lintasan tidak ideal, dan cuaca cukup dingin. Crash kedua terjadi saat aku time attacking dan itu bisa saja terjadi…
” Lalu Rasa sakit kedua datang agak terlambat. Aku mencoba untuk bangun, tetapi tiba-tiba aku merasa tidak bisa bernapas. Aku menghantam kerikil dengan wajah di tanah, itulah sebabnya mengapa benturan itu menghantam perutku dengan keras, dan wajahku juga terbentur keras. Aku ulangi…Ada bebatuan di dasar kerikil. Kami membutuhkan kerikil yang lebih kecil, kami harus memperbaikinya. Jujur kepercayaan diriku mungkin sedikit menurun akibat kecelakaan itu…
” Namun Yang penting adalah aku berada di posisi tiga teratas pada sebagian besar sesi latihan. Aku merasa nyaman di atas motor dan mencatatkan waktu yang baik. Setelah kecelakaan pertama, aku hanya sedikit takut karena saraf di sikuku terjepit dan tanganku terasa seperti mati rasa. Itulah sebabnya aku melepas sarung tangan begitu cepat…aku bisa menggerakkan tangan, tetapi aku tidak merasakan apa pun.” tutup Marc. Marc sendiri dipastikan fit tidak ada tulang retak namun hanya memar lumayan parah dibeberapa badannya….(iwb)
