Home / Otomotif / Untuk masuk Formula 1….kenapa Rio Haryanto harus membayar??. Berikut penjabarannya….
Otomotif December 14, 2015

Untuk masuk Formula 1….kenapa Rio Haryanto harus membayar??. Berikut penjabarannya….

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 6 menit
Untuk masuk Formula 1….kenapa Rio Haryanto harus membayar??. Berikut penjabarannya….

Web banner 460X110px

rio-haryanto

Bro dan sis sekalian…pasca IWB merilis artikel status Rio Haryanto yang kudu membayar hingga sekitar 15 juta (kisaran 25o Milyar) untuk masuk Manor Marussia team Formula 1…banyak yang heran dan bertanya ke IWB….kenapa Rio harus membayar?. Bukannya doi harusnya malah dibayar dengan kontrak sebagai driver?. Sebelum menjawab….kita harus tahu dulu tentang profile dunia FI terlebih dahulu…..
460x110 IWBbanner Yamalube motoGP R

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Salah satu yang keheranan datang dari Kang Ahmad Yogyakarta. Doi sepertinya masih belum mudeng kenapa Rio kudu membayar dengan nominal yang mencengangkan padahal secara logika harusnya malah sebaliknya. Berikut isi surelnya…

“Bang Iwan saya ahmad dari Jogja. Mau sekedar pengen tau aja……Kan Rio Haryanto udah ketrima di F1. Tapi bukannya dapat kontrak lha kok malah di suruh bayar sekian ratus M. Emang kenapa?. Bukane pembalap itu di bayar bukan membayar. Mungkin pertanyaan ini mewakili banyak orang kang. Monggo di jawab nggeh. Salam aspal nggronjal” serunya. Pertanyaan yang cukup logis. So…mari kita tahu dulu tentang Formula 1….

Olah raga ini sangat mahal….jelas !. Bahkan seorang Valentino Rossi via buku Biografinya harus mengubur cita-citanya menjadi pembalap Formula 1 karena saking besarnya finansial yang dibutuhkan. Kembali kesistem perekrutan driver. Untuk F1….ada dua jalan perekrutan yakni model “pay driver” serta program pengembangan pembalap. Untuk “pay driver”…hampir 80 persen pembalap F1 sekarang menyandang status tersebut diawal. Yakni…

Membawa dana untuk timnya…baik sponsor atapun dana dari jalan lain. Hal ini cukup dimaklumi mengingat dana dalam Formula 1 sangat besar dalam satu musim. Triliunan mzbro. Estimasi kasar bisa IWB gambarkan sebagai berikut…

A. Penelitian dan Pengembangan kendaraan ? 41 juta (Rp 885 miliar). Meliputi :

– Track testing: ? 10 juta (Rp 208 miliar)
– Wind-tunnel testing: ? 16 juta (Rp 333 miliar)
– Lain-lain: ? 15 juta (Rp 313 miliar)

Termasuk menyewa sirkuit, lab, pengembangan komponen, material, R & D kendaraan dsb

B. Gaji tim : ? 42 juta (890 Milyar)

Formula 1

– Kru: ? 26 juta (Rp 542 miliar)
– Pembalap: ? 13 juta (Rp 271 miliar)
– Atasan: ? 3 juta (Rp 62 miliar)

Kru dalam FI cukup banyak. Walau jumlah pastinya tidak tergali pada umumnya kru jumlah diatas tim Motogp. Belum lagi salary atau gaji standart yang lebih mahal dibanding balap roda dua. Mereka adalah para tim ahli yang tentu digaji tidak murah….

C. Produksi: ? 39 juta (Rp 813 miliar)

– Perakitan: ? 13 juta (Rp 271 miliar)
– Suplier mesin: ? 20 juta (Rp 417 miliar)
– Komponen kunci: ? 6 juta (Rp 125 miliar)

Sebuah mesin F1 melibatkan beberapa vendor kunci. Walau pabrikan juga terlibat didalamnya…..untuk membuatnya memiliki performa optimal…mesin F1 kudu diracik dengan super serius sehingga biaya produksi sangat mahal…

D. Pengoperasian dilapangan
– Logistik: ? 13 juta (Rp 271 miliar)
– Entertain : ? 10 juta (Rp 208 miliar)
– Pengiriman: ? 5 juta (Rp 104 miliar)
– IT: ? 3 juta (Rp 62 miliar)
– Biaya pabrik: ? 2 juta (Rp 41 miliar)
– Servis: ? 2 juta (Rp 41 miliar)
– Bahan bakar: ? 1 juta (Rp 20 miliar)

debutart_peter-crowther-assocs_12569

So….jika dikalkulasi dalam satu musim maka jatuhnya dikisaran ? 158 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun. Jumlah yang fantastis mzbro. Nominal diatas adalah jumlah kasar dan umum yang dibutuhkan sebuah tim Formula 1 supaya bisa eksis ikut disana. Tidak heran……belum tentu semua pabrikan sudi menghamburkan uang mereka jika prestasi kurang sesuai target. Ambil contoh Toyota yang memutuskan mundur dari F1. Artinya apa??….

Pay Driver atau pembalap yang membawa dana tetap dibutuhkan untuk kelangsungan sebuah tim. So…tidak cukup hanya talenta. Walau dibenci namun ini hal umum sejak era 1970an. Ambil contoh Fernando Alonso, yang dikontrak Ferrari karena dia sukses membawa Santander sebagai sponsor ke tim kuda jingkrak. Di awal kariernya, Michael Schumacher dan Niki Lauda juga merupakan ‘pay driver‘. Contoh lain adalah Pastor Maldonado….

Dari referensi yang IWB terima….doi sukses membawa dana hingga 30 juta poundsterling permusim ke timnya dari perusahaan minyak nasional di Venezuela akibat sokongan Presiden Hugo Chavez. Termasuk Sergio Perez yang di-support sepenuhnya oleh pemerintah Meksiko. Contoh lain adalah Juan Manuel Fangio, pemilik lima gelar juara dunia, juga dapat dana dari Pemerintahan Juan Veron….

Dari penjabaran IWB diatas bisa dipastikan…..nilai 250 M dari rider bukan apa-apa dibandingkan beban biaya yang disandang tim. So….talenta saja tidak cukup jika driver berbakat ingin masuk F1. Harus ada media dan sarana untuk menuju kesana. Jalanan terjal menghadang dan jangan kaget kenapa cukup sulit menembus Formula 1. Lha……tapi kan tim punya sponsor??. Ora “nyucuk” kangbro. Nilai sponsor hanyalah pendukung dan tidak bisa meng-cover semua. Bisa IWB jabarkan nilai standar sponsorship placement average pada mobil Formula 1…..

f1 formula

E. Sponsorship Placement

– Hidung atas sayap depan: ? 2 juta (Rp 41 miliar)
– Sayap kaca spion: ? 3,4 juta (Rp 70 miliar)
– Sisi lubang angin bodi: ? 6,8 juta (Rp 141 miliar)
– Lubang angin atas: ? 17 juta (Rp 354 miliar)
– Sidepod: ? 17 juta (Rp 354 miliar)
– Sayap belakang: ? 17 juta (354 miliar)
– Bagian bawah sayap belakang: ? 3,4 juta (Rp 70 miliar)

Nah….dapat gambarankan. Walau nilai placement tiap tim berbeda….itulah gambaran kasar nilai sponsor yang bisa digotong sebuah tim. Jauh to…masih kurang banyak dibandingkan dana yang dihabiskan sebuah tim dalam satu musim. Dan semakin besar tim….maka nilai dana yang dibutuhkan juga semakin fantastis. So…jika Rio ingin mendapatkan tim kompetitif….dana yang harus dikucurkan pastinya akan lebih dari 15 juta poundsterling (250 Milyar rupiah). Sebab IWB mendengar Force India sebelumnya meminta sumbangan dana hampir 25 juta Euro yang akhirnya ditinggalkan Rio sebelum Manor Marussia datang dengan dana permintaan sumbangan yang sedikit lebih ringan…..

Last….bakat tanpa media juga akan mentah. Seperti pembalap Formula 1….walau sampeyan memiliki talenta jempolan saat ini sulit menembus keajang balap jet darat tanpa membawa dana ke tim tersebut. Kecuali dari awal sampeyan ikut model pengembangan pembalap. Namun ingat…..metode ini kansnya sangat kecil sebab pembalap harus sejak awal ikut dalam penjenjangan yang biasanya diatur sebuah brand. Dan untuk saat ini porsinya hanya 20 persen dari driver F1 yang berlaga. Untunglah keinginan negara ini sangat kuat agar Rio bisa gol. IWB mendengar Pertamina sudah menggelontorkan dana hingga 5 juta dolar AS atau sekitar Rp 67,5 miliar untuk membantu Rio. Selain itu Rio sendiri getol mendatangi 22 perusahaan swasta untuk mendapatkan sponsorship. Harapan kita…semoga perjuangan Rio Haryanto membuahkan hasil sehingga anak negeri ini bisa dipandang diajang balap bergengsi dunia. Amin YRA. Gooooo Riooooo !!!! (iwb)

Beberapa momen kemenangan Rio Haryanto diGP2

rio haryanto win (3) rio haryanto win (1)rio haryanto win (5)rio haryanto win (4)rio haryanto win (2)

Rio haryanto

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Otomotif Lainnya

Lihat Semua Otomotif
Ini baru Monster cakkk….Bimota TERA model 2026 !!
Otomotif

Ini baru Monster cakkk….Bimota TERA model 2026 !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pabrikan sepeda motor eksotis asal Italia, Bimota, secara resmi mendobrak batasan desain industri roda dua lewat peluncuran Bimota TERA model 2026. Menjadi bagian dari lini “Tesi” yang legendaris, TERA hadir sebagai motor crossover pertama di dunia yang mengadopsi mekanisme kemudi hub-center steering, berpadu dengan performa ekstrem dari mesin berteknologi supercharger. Peluncuran Bimota TERA […]

August 18, 2026 0 Baca →
Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneran !!
Otomotif

Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneran !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pernyataan tegas bernada kelakar meluncur dari Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Bekasi. Di hadapan para pelaku industri, Presiden secara terbuka memberi peringatan (warning) bagi masyarakat yang masih enggan beranjak dari kendaraan berbahan bakar minyak. “Jadi nanti kalau ada yang masih pakai motor bensin, ya rasain sendiri,” […]

August 14, 2026 0 Baca →
Setelah Filipina, New Suzuki Brugman 15 Siap Gempur Thailand…Indonesia Kapan ???
Otomotif

Setelah Filipina, New Suzuki Brugman 15 Siap Gempur Thailand…Indonesia Kapan ???

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pasar skutik bongsor (maxi-scooter) kelas 150–160 cc di kawasan Asia Tenggara dipastikan semakin panas. Menyusul peluncuran perdananya di Filipina sebagai negara pertama di ASEAN, Suzuki Burgman 15 kini menjadi sorotan utama di Thailand dan diprediksi kuat akan diperkenalkan secara resmi pada ajang Motor Expo mendatang. Kehadiran Burgman 15 dirancang untuk mengisi celah strategis […]

August 14, 2026 0 Baca →