Home / Otomotif / Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneran
Otomotif •

Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneran

Cakkk….Pernyataan tegas bernada kelakar meluncur dari Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Bekasi.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 5 menit
Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneran
Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneran — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cakkk….Pernyataan tegas bernada kelakar meluncur dari Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Bekasi.
  • Pernyataan tegas bernada kelakar meluncur dari Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Bekasi.
  • Bukan tanpa alasan angka kalkulasi pemerintah menunjukkan bahwa penggunaan motor listrik mampu memangkas biaya operasional harian masyarakat hingga 50 bahkan 70 persen.

Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneranIwanbanaran.com – Cakkk….Pernyataan tegas bernada kelakar meluncur dari Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Bekasi. Di hadapan para pelaku industri, Presiden secara terbuka memberi peringatan (warning) bagi masyarakat yang masih enggan beranjak dari kendaraan berbahan bakar minyak. “Jadi nanti kalau ada yang masih pakai motor bensin, ya rasain sendiri,” seloroh Presiden. Bukan tanpa alasan angka kalkulasi pemerintah menunjukkan bahwa penggunaan motor listrik mampu memangkas biaya operasional harian masyarakat hingga 50 bahkan 70 persen. Ditambah lagi, tekanan emisi global serta besarnya beban impor bahan bakar minyak (BBM) nasional yang menguras devisa negara menjadi alasan kuat mengapa akselerasi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) harus dipacu. Namun, di balik narasi efisiensi dan masa depan hijau tersebut, tersimpan sebuah dilema besar: apa yang terjadi pada perekonomian nasional jika industri kendaraan bensin (Internal Combustion Engine/ICE) dipersulit atau ‘dimatikan’ terlalu cepat?

Baru-baru ini IWB melihat berseliweran media yang membahas ancaman presiden Prabowo terhadap kendaraan bensin (ICE). Pak presiden berkelakar…”Nanti kalau ada yang masih pakai motor bensin, ya rasain sendiri..” serunya. Pernyataan ini sontak membuat banyak pertanyaan timbul…akan diapain kendaraan ICE yang sudah menjadi andalan transportasi utama kita ? apakah eksistensinya akan dipersulit ? apakah akan ada pajak-pajak tambahan yang dibebankan ke kendaraan ICE agar mulai mati dan semua beralih ke EV ? ini cak yang menurut IWB harus dipertimbangkan betul-betul. Sebab bagaimanapun kendaraan bensin sukses memberikan lapangan kerja buat masyarakat tanah air. Lhoo kok iso ??

Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneranJadi gini cak…Perbedaan paling mendasar antara kendaraan bensin dan kendaraan listrik terletak pada tingkat kerumitannya. Satu unit mobil atau sepeda motor bensin terdiri dari 2.000 hingga 3.000 lebih komponen bergerak—mulai dari piston, katup (valve), kruk as, sistem injeksi, hingga knalpot dan transmisi multi-percepatan. Sebaliknya, kendaraan listrik hanya mengandalkan sekitar 200 hingga 300 komponen utama yang berpusat pada tiga elemen inti: baterai, controller (inverter), dan dinamo motor.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran
Perbandingan Sektor Industri Kendaraan Bensin (ICE) Kendaraan Listrik (EV)
Kompleksitas Komponen 2.000 – 3.000+ Komponen 200 – 300 Komponen Utama
Karakteristik Perakitan Padat karya, proses mekanis rumit Berbasis modul elektronik, dominasi otomatisasi
Ekosistem Pendukung Ribuan UMKM komponen, industri oli, bengkel mesin Pabrik sel baterai, software, SPKLU/SPBKLU
Perawatan Purna Jual Rutin (Ganti oli, busi, filter, servis mesin) Minimal (Bebas oli mesin & tanpa knalpot)

1. Rincian Estimasi Tenaga Kerja Vendor & Pabrik Komponen

Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneranBerdasarkan data gabungan dari Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin), industri otomotif Indonesia disokong oleh ribuan pabrik:

  • Vendor Tier-1 (Pabrik Komponen Utama):

    • Jumlah: Sekitar 300 – 500 perusahaan skala menengah-besar (seperti Astra Otoparts, GS Astra, Denso, dll).

  • Fokus: Membuat blok mesin, kabel/harness, sistem pengereman, transmisi, dan suspensi.

  • Estimasi Tenaga Kerja: 150.000 – 220.000 karyawan langsung.

  • Vendor Tier-2 & Tier-3 (UMKM & Industri Kecil Menengah / IKM):

    • Jumlah: Diperkirakan mencapai 1.500 – 2.000+ IKM (termasuk sentra logam seperti di Ceper-Klaten, Tegal, dan Purwakarta).

  • Fokus: Membuat komponen-komponen kecil presisi (baut khusus, ring, bracket, klem, sirip pendingin, komponen knalpot, cor logam).

  • Estimasi Tenaga Kerja: 200.000 – 350.000 pekerja.

  • 2. Industri Purna Jual & Pendukung Utama (Sangat Terdampak)

    Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneranSektor inilah yang paling banyak menyerap tenaga kerja namun rentan terhadap transisi EV:

    Sektor Pendukung ICE Estimasi Tenaga Kerja di Indonesia Keterangan & Risiko
    Bengkel Tradisional & Independen 600.000 – 1.000.000+ Orang Terdapat >100.000 bengkel kecil (R2 & R4). Mayoritas pendapatan bergantung pada ganti oli & servis mesin bensin.
    Industri Pelumas (Oli Mesin) 30.000 – 50.000 Orang Pabrik formulasi oli, kemasan, hingga jaringan distribusi khusus oli mesin.
    Pabrik Knalpot & Aftermarket 40.000 – 70.000 Orang Industri lokal (seperti sentra knalpot Purbalingga) yang produknya tidak lagi dibutuhkan di EV.

    Jika dijumlahkan secara akumulatif:

    • Manufaktur & Vendor Langsung (Tier 1, 2, 3): Sekitar 350.000 – 570.000 karyawan.

    • Ekosistem Purna Jual & Bengkel: Sekitar 670.000 – 1.120.000 pekerja.

    Last…dengan kalkulasi kasar ada sekitar 1 juta hingga 1,7 juta tenaga kerja di Indonesia yang kehidupannya bergantung langsung pada keberlangsungan rantai pasok dan perawatan komponen mesin pembakaran internal (ICE). Tentu saja ini adalah angka yang super masif dan cukup ngeri kalau beneran ICE diotak atik karena terlalu nafsu dengan EV. Jadi menurut IWB biarkan semua berjalan wajar tidak tergesa-gesa. Toh Penjualan EV di beberapa negara Eropa (seperti Jerman) juga sempat drop signifikan akibat pemerintah mendadak mencabut program subsidi/insentif pembelian mobil listrik. Bahkan Pabrikan besar seperti Ford, General Motors (GM), Mercedes-Benz, dan Volkswagen merestrukturisasi target mereka. Banyak dari mereka yang membatalkan/menunda target menjadi “100% EV” dan beralih kembali memproduksi lebih banyak kendaraan Hybrid serta menunda investasi pabrik baterai baru karena tren market EV yang kurang menguntungkan. Mungkin sekarang masih tertolong dengan harga minyak dunia akibat perang Iran-US. So….apakah kendaraan ICE akan diberangus dimasa depan ?? harapan IWB sih nggak cak karena nggak sesimpel yang kita bayangkan…piye menurut sampeyan cak ?? (iwb)

    Presiden Wanti-Wanti Pakai “Motor Bensin”….Ngeri kalau beneran

    Bagikan artikel
    WhatsApp X

    Tentang Penulis

    Iwanbanaran
    Iwanbanaran

    Publisher & Editor • sejak 2009

    Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

    Baca Juga

    Artikel Otomotif Lainnya

    Lihat Semua Otomotif
    Touring ke “Tanah Rencong”…Mencicipi Ganasnya Vario EVO 160 di Rute Blind Spot Sabang!
    Otomotif

    Touring ke “Tanah Rencong”…Mencicipi Ganasnya Vario EVO 160 di Rute Blind Spot Sabang!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk….kalau bicara soal touring sepeda motor, rasanya nggak afdal kalau cuma muter-muter di dalam kota. Touring yang asyik itu ya yang tantangannya dapet, lanskapnya bikin mata fresh, dan yang paling penting: motor yang dipakai harus benar-benar bisa diajak kompromi. Dan alhamdulillah IWB dapet kesempatan emas buat ikutan langsung gelaran touring regional yang diinisiasi sama […]

    November 1, 2026 • 0 Baca →
    Breaking !! Honda Rilis Forza 350 & ADV350 Edisi Spesial ‘Kumadori’…auranya jadi seremmmm !!!
    Otomotif

    Breaking !! Honda Rilis Forza 350 & ADV350 Edisi Spesial ‘Kumadori’…auranya jadi seremmmm !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Honda telah memperkenalkan model edisi terbatas untuk dua skuter 350cc mereka, yaitu NSS350 dan ADV350, di ajang Chongqing Motorcycle Show (CIMAMotor) 2026. Edisi khusus yang diberi nama “精致国風リミテッドエディション” (Kyōto Kokufū Limited Edition) ini tampil dengan grafis unik yang terinspirasi dari seni tradisional Tiongkok dan diproduksi terbatas hanya 1.000 unit untuk masing-masing model. Dan […]

    October 24, 2026 • 0 Baca →
    Gegerr !! Leopard Racing Menang Banding, Diskualifikasi Fernández dibatalkan…Nasib Veda Piye ???
    Otomotif

    Gegerr !! Leopard Racing Menang Banding, Diskualifikasi Fernández dibatalkan…Nasib Veda Piye ???

    Iwanbanaran.com – Cakkk….mumet ndase tenan cakkk cakkk. Tahu nggak sampeyan….setelah empat bulan lebih bergelut di meja hijau, akhirnya kasus yang bikin panas dingin jagat balap ini menemukan titik terang. Dan hasilnya? Sungguh di luar dugaan, Cak! Leopard Racing cs. Adrián Fernández akhirnya MENANG TELAK di Mahkamah Banding Internasional alias CAI. Diskualifikasi resmi DIBATALKAN, Cak ! […]

    October 17, 2026 • 0 Baca →