Pecco tuduh Alex bantu Marc Marquez…” Aku Marah ” !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…ada pernyataan menarik diungkapkan Pecco saat wawancara pasca race Mugello. Rasa kecewa, marah dan juga bingung. Bahkan kini Pecco menuduh secara nggak langsung bahwa Alex membantu Marc Marquez…” Aku Marah” serunya. Kok bisa ? monggo simak penjabaran Pecco berikut ini…
” Aku mencoba segalanya, aku melaju lebih cepat dari Alex, tetapi aku tidak bisa mendekat dan itulah kenyataannya. Aku melaju hingga empat persepuluh detik namun kemudian aku tertinggal karena ban depan tidak mampu bertahan. Itu skenario yang biasa. Awalnya aku percaya diri, aku ingin tetap dekat dengan para pemimpin race, tetapi sayangnya itu tidak mungkin, karena aku berisiko crash…
“Jelas aku marah…aku kecewa karena aku tahu apa yang bisa aku lakukan, padahal aku tahu aku bisa memenangkan balapan, tetapi aku tidak dalam posisi untuk bertarung. Aku melakukan apapun dalam seluruh balapan untuk melihat apa yang dilakukan Alex dan Marc, mencoba untuk lebih dekat, tetapi setiap kali aku kembali ke posisi atas, aku mengambil risiko. Pada akhirnya, balapan berjalan seperti Aragon dalam beberapa hal dan itu memalukan. Aku tidak tahu harus bagaimana karena Ducati yang harus mencari solusi….”
“Aku berada dalam ketidakpastian. Aku tidak bisa membuat motor meluncur seperti dulu, Aku tidak bisa mengerem seperti yang dilakukan Alex dan Marc, karena setiap saat aku berisiko kehilangan kendali di bagian depan. Faktanya, aku merasakan motor tidak tenang dan kami tidak dapat menemukan solusinya. Aku juga melihat bahwa Alex sepertinya lebih berhati-hati saat bertarung dengan Marc. Entahlah…tapi itu wajar karena aku juga demikian dengan pembalap Academy. Sejauh ini Kami tidak berhasil menyelesaikan apa pun dan tidak seorang pun mampu menjelaskan kepadaku mengapa tahun ini aku tidak bisa melaju seperti sebelumnya. Aku tidak tahu apa yang terjadi…
” Sembilan balapan telah berlalu dan masalahku masih sama. Sulit untuk mengubah DNA motor, jadi aku berharap dapat menemukan keseimbangan yang tepat karena jika tidak, aku juga berisiko mendapatkan masalah pada 2026. Ini bukan saatnya untuk memikirkan Kejuaraan Dunia, karena aku harus menemukan kecepatanku lagi. Aku tidak dapat berpikir untuk memenangkan gelar dengan balapan seperti ini, di mana aku harus tetap berada di belakang dan tidak dapat melakukan apa pun. Sekarang aku hanya bisa berharap seseorang di depanku membuat kesalahan. Aku berharap dapat menemukan solusi, tetapi dalam situasi saat ini sepertinya sulit”…
“ Btw Assen adalah trek yang mengutamakan sensasi di bagian depan dan stabilitas motor. Jika aku berada di Assen seperti di Mugello, aku akan kesulitan. Aku juga nggak mungkin kembali ke GP24 karena sudah dibekukan. Celakanya aku tidak bisa menggunakan cakram yang lebih besar karena berisiko di Mugello, kami tidak tahu apakah cakram tersebut akan mencapai suhu yang tepat. Assen? aku rasa aku juga tidak akan menggunakannya”..tutup Pecco….(iwb)