Pecco Tuding DNA Ducati 2025 sulit sembuh !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…..akhirnya secara blak-blakan Pecco menyerah. Dia merasa masalah Ducati sekarang sudah seperti DNA yang sulit disembuhkan. Berjuang dengan pace yang kencang diawal namun Pecco kedodoran di akhir. Pecco Tuding DNA Ducati 2025 sulit sembuh !!
“Aku merasa bahwa untuk pertama kalinya musim ini, kecepatanku menjadi salah satu yang terkuat sepanjang akhir pekan. Namun, dalam balapan itu aku finis di tempat yang sama seperti biasanya. Aku berjuang kurang lebih dengan cara yang sama. Aku bisa bertarung dan menyerang di lap-lap awal, tetapi kemudian aku merasa seperti ada sedikit penurunan [pada cengkeraman depan] yang membuarku sedikit kesulitan di tengah balapan, lalu kemudian aku mampu melaju cepat lagi.
“ Marc memang melakukan pekerjaan yang fantastis dengan motor [GP25] ini. Aku lebih berjuang untuk menemukan keseimbanganku pada motor ini, mengetahui dengan pasti bagaimana motor tahun lalu. Kami akan mengambil sisi positifnya. Untuk minggu kedua berturut-turut aku cukup cepat untuk bertarung dan menyerang di lap-lap awal. Aku cukup yakin bahwa kami tidak terlalu jauh dan kami semakin dekat. Aku masih kesulitan saat entry corner…
“ Aku kesulitan saat pengereman dan masuk tikungan. Aku tidak bisa menghentikan seperti yang aku mau. Aku agak melebar, akua tidak berada di posisi yang tepat untuk berakselerasi. Memang benar bahwa kami bisa meningkatkannya pelan-pelan. Namun setelah 10 balapan [itu] masalah itu selalu ada. Jadi Aku rasa DNA motor ini sulit diubah. Dari Aragon hingga sekarang, memang benar bahwa kami telah kembali ke performa yang aku miliki di balapan pertama. Aku hanya kehilangan kepercayaan diri di Le Mans dan Silverstone, aku tidak memahami apa yang terjadi…
“ Sedang Akhir pekan ini adalah yang terbaik musim ini. Aku mampu memacu dengan keras. Aku memiliki kecepatan yang sangat bagus dengan ban bekas, jadi kepercayaan diriku semakin membaik. Tetapi memang benar bahwa DNA sepeda motor sulit diubah. Aku mencoba mengubah pendekatanku sendiri dan tidak terlalu banyak mengubah motornya, karena kamu bisa saja membuat kesalahan saat melakukannya. Jadi jauh lebih mudah mencoba beradaptasi. Aku membutuhkan lebih banyak stabilitas saat melepaskan rem, dan dengan motor ini lebih sulit…” tutup Pecco…(iwb)
