Pecco Menyerah…minta Ganti Suspensi !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…akhirnya Pecco menyerah setelah gagal mendapatkan feeling positif pada GP25 di Aragon. Alih-alih menuntut Ducati berbenah, akhirnya Pecco menyerah. Pecco minta ganti suspensi dan ternyata…ambyarrrr !!
Pada MotoGP Aragon hari Jumat, Bagnaia membuat lebih banyak perubahan pada set-up motor dan gaya berkendara dalam upayanya untuk “membuka” potensi Ducati GP25. Pecco merasa ia memiliki kecepatan cukup bagus dengan ban bekas, tetapi dengan ban soft baru, ia tertinggal 0,788 detik di belakang Marc Marquez alias hanya nangkring di posisi kesembilan. Segala upaya dilakukan termasuk permintaan Pecco agar suspensi diganti. Hasilnya ?? nol cak…
“Kami mencoba berbagai hal dan ini bukan situasi yang mudah karena reaksi motor sama dengan balapan sebelumnya, jadi kami mencoba mencari solusi yang berbeda. Hari ini kami memutuskan untuk menggunakan suspensi depan yang lebih panjang, sayang rasanya kurang lebih sama. Aku kesulitan masuk entry corner [tikungan], masalahnya sama dengan yang aku alami sejak awal [dengan GP25]. Dan di trek ini, di mana cengkeramannya sangat rendah, keadaannya bahkan lebih buruk karena aku tidak percaya diri untuk masuk dengan cepat.
“ Ketika aku mencoba masuk dengan kencang, aku seperti kehilangan kendali depan. Keadaan lebih buruk saat time attacking menggunakan ban belakang soft baru. Dengan ban belakang medium, aku cukup percaya diri pada kecepatannya. Aku mencoba untuk konsisten dengan ban bekas dan kecepatannya tidak buruk. Kecuali Marc, saat ini dia ada dilevel yang berbeda. Tetapi kami sangat dekat. Hanya saja ketika memasang ban belakang soft, aku kesulitan. Ban depan muncul gejala mengunci sehingga aku banyak kehilangan kendali front end, gejala lain motor mengalami understeer…ini sangat sulit….
“Kami perlu sedikit mengubah pengaturan dan mungkin keseimbangan motor…mencoba menemukan solusi yang berbeda. Celakanya Hard braking kini tidak berhasil [dengan motor ini]. Aku kehilangan kendali depan saat melaju lurus. Bahkan motor sempat terkunci sejauh 30 meter. Jadi, ini luar biasa sulit. Aku akan mencoba melakukan beberapa perubahan kecil. Kami akan mencoba start dari baris depan dan kemudian mencoba memenangkan balapan. Kami tahu betul betapa kuatnya Marc di sini. Dia membuat perbedaan. Di Sektor 2, dia meninggalkan kami lima persepuluh detik. Jadi, kami perlu memecahkan masalah ini….
“Sisi positifnya kami jadi tahu potensi motor seperti yang ditunjukkan Marc. Kami sudah berbicara pada komisi safety agar membersihkan aspalnya. Namun, masalahnya bukan karena sangat berdebu, tetapi lebih pada cengkeraman aspal yang sangat rendah. Entahlah..semua terasa sulit, kita akan lihat nanti…” tutup Pecco…(iwb)