Pecco Marah dikalahkan Fabio…” Aku nggak suka..” serunya !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkkk…Marc memang crash dan Pecco masuk podium 3. Namun fakta Pecco dikalahkan Fabio Quartararo serta Alex Marque membuatnya Marah. Pecco merasa ada yang salah dengan motornya. Karena menurutnya seharusnya Pecco bisa menang dan itulah kenapa Pecco kesal dengan kondisi ini. ” Aku nggak suka…” serunya. Waduhhh…
Pecco mengatakan finish ke 3 pada race Jerez dikalahkan Fabio dan Alex adalah sesuatu yang membuatnya kecewa berat. Pecco yang secara race pace tidak mampu berbuat apapun terhadap Alex dan Fabio merasa kesal dan tidak puas….
” Aku nggak suka…aku tidak puas, aku tidak senang dengan hasil balapan ini. Pada dasarnya, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya dalam 3 atau 4 putaran pertama aku merasa nyaman dengan motornya, kemudian aku tidak pernah punya kesempatan untuk menyalip Quartararo. Setiap kali aku mendekat, bagian ban depan seperti terkunci dan aku kehilangan posisi. Membawa poin memang penting tapi aku sama sekali tidak menyukai ini. Aku tidak pernah menyukai strategi ini walau para pembalap lain menggunakannya. Aku lebih suka memberikan segalanya seperti di masa lalu…
” Tahun lalu memang buruk karena aku memenangkan begitu banyak balapan tapi gagal meraih gelar juara dunia. Aku tidak mengatakan itu adalah musim yang sia-sia, kamu harus belajar dari kesalahanmu. Jadi aku selalu berusaha memberikan yang terbaik so ketika aku menyadari bahwa risikonya terlalu besar, aku harus berhenti. Tetapi aku juga tahu bahwa ketika aku merasa baik di atas motor, aku akan menang. Sayangnya hal ini tidak aku temukan kemarin…
“ Masalahnya selalu sama, ketika aku berada di belakang pebalap lain, bagian depan cenderung terkunci. Hari ini Marc crash karena dia dibelakang pembalap lain. Sepertinya dia juga mengalami masalah yang sama. Bedanya aku sudah terbiasa dengan perilaku Ducati daripada dia dimana dalam balapan ban depan seperti sering terkunci, tetapi kami tidak tahu mengapa. Juga aku harus jujur, Marquez sangat pandai dalam hal mengendarai motor apa pun, sementara aku pede jika bagian depan baru bagus sehingga aku bisa ngepush. Sayang saat ini aku tidak memilikinya. Gejala ini adalah sesuatu yang baru karena sebelumnya belum pernah terjadi…
“ Aku tidak mengatakan GP25 lebih buruk dari GP24 karena motor baru punya potensi lebih besar dibanding tahun lalu. Akselerasinya lebih baik, top speed lebih tinggi, dan pengeremannya sangat bagus. Anehnya, sasisnya sama, tetapi kami punya masalah yang tidak pernah kami alami sebelumnya. Tahun lalu, di balapan Jerez, aku berada di belakang Martin selama lebih dari 10 lap tanpa masalah. Kalau aku lihat datanya, aku lebih lambat di tikungan cepat, sementara Alex punya performa seperti tahun lalu, seolah-olah ban depannya lebih lembut. Namun, tidak tepat juga untuk berpikir kembali ke motor lama, juga karena Marc hampir menang di semua balapan dengan motor barunya. Sulit melakukan itu saat rekan setimmu mendapatkan hasil bagus…
” Mungkin kami harus meninjau keseimbangan motor sedikit, juga karena hari ini Marc mengalami kesulitan di belakang pembalap lain. Ada hal-hal menarik untuk dicoba dalam program ini, ini akan menjadi hari yang berguna untuk kembali ke jalur yang benar. Btw…Fabio melakukan sesuatu yang luar biasa dengan motor yang lebih lambat. Ia menguasai setiap bagian mesinnya. Aku tahu jika bisa mendekatinya aku bisa menyalipnya di lintasan lurus, tetapi aku gagal melakukannya. Ia kuat di setiap area…” tutup Pecco !! (iwb)