Pecco Bagnaia : ” Marquez sembunyikan masalah GP25 ” !!!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkkk…kekecewaan luar biasa besar ditunjukkan Pecco pasca crash di balap Inggris. Pecco yang awalnya tampil meyakinkan pada ujungnya mencium aspal saat race kedua pasca red flag. Sementara Ducati kedodoran khususnya para rider GP25 yang sulit maju kedepan kecuali Marc Marquez. Semua drama tersebut diperhatikan Pecco. Yang menarik saat diwawancarai, Pecco blak-blakan mengatakan bahwa Marc seperti sengaja sembunyikan masalah GP25. ” Marquez sembunyikan masalah GP25 ” !!! serunya. Wahhh menarik iki. Seperti apa ?? simak pernyataan lengkap Pecco berikut ini…
” Tidak banyak yang bisa aku katakan, dan aku nggak akan banyak mengulang. Hal yang berbeda adalah pada start pertama aku merasa baik-baik saja, aku buntuti Fabio dan aku ingin menyalipnya, tetapi itu baru awal start. Sebenarnya aku lebih suka melepaskan diri dari kelompok. Sebab Itu akan menjadi pertarungan dengannya sampai akhir, tetapi red flag lalu muncul. Kemudian aku mengganti ban belakang, memasang yang baru dan setelah itu bencana terjadi karena feelingnya berbeda…
” Aku tidak bisa berakselerasi, bannya selip, motor banyak bergerak, kemudian pada posisi 9 aku melaju lambat. Tidak lama pada posisi ke-7, dua putaran kemudian, aku mulai coba ngepush dan tiba-tiba motor crash. Jelas Kami belum menemukan solusi sejak awal tahun dan lintasan ini menjadi ujian berat bagi GP25. Tanpa apa yang terjadi pada Quartararo, tidak akan ada Ducati di podium, jadi kami perlu menganalisis dan memahaminya. Alex dan Marc crash lalu memulai kembali balapan. Namun hal itu merusak kepercayaan dirinya. Aku rasa Tanpa terjatuh di awal, Alex akan menang….
” Di sini GP24 jauh lebih baik daripada GP25. Performa Morbidelli menegaskan hal ini. Kami perlu memahami apa yang harus dilakukan karena Apa pun yang kami coba setelah FP1, tidak ada yang berhasil. Marc sembunyikan masalah GP25 yang kami hadapi. Karena Marc sangat kuat. Aku tahu potensi dan nilaiku. Jika aku menemukan kepercayaan diri yang aku butuhkan, aku tahu bisa memenangkan balapan. Sejauh ini aku juga nggak tahu kenapa ketika mengganti ban baru feeling motor berubah total…
” Kami memulai balapan dengan ban yang diberikan Michelin sebagai ban balap dan kemudian kami menggantinya untuk memulai kembali balapan. Tapi dengan ban ini aku tidak bisa merebahkan motor seperti yang aku mau sebab ban belakang mulai selip begitu kemiringan disekitar 58/59°. Itu sangat aneh. Hal baiknya adalah aku tahu potensiku. Aku tahu bahwa jika aku merasa nyaman dengan front end, aku bisa memenangkan balapan, jadi ini membuatku lebih tenang. Aku perlu dan ingin menang. Aku bekerja sangat keras dengan tim dan teknisi untuk menemukan solusi…..
” Aku yakin Gigi dan Ducati memikirkan apa yang sedang terjadi, karena motornya tampak sangat mirip dengan yang sebelumnya tetapi tidak berfungsi dengan cara yang sama. Mungkin mereka juga tidak tahu kenapa. Yang pasti sekarang Kami berada dalam ketidakpastian di mana sulit untuk memahami kemajuan kami dan menemukan masalahnya…” tutup Pecco…(iwb)

