Home / Motogp / MotoGP Menggila !! Vinales Gunakan Rem Matic ?! …apa Lagi Nihhh ??
Motogp July 20, 2024

MotoGP Menggila !! Vinales Gunakan Rem Matic ?! …apa Lagi Nihhh ??

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
MotoGP Menggila !! Vinales Gunakan Rem Matic ?! …apa Lagi Nihhh ??

Iwanbanaran.com – Cakkk….sampeyan pasti tercengang jika kita bedah teknologi Motogp jaman sekarang yang edian njaran tenan. Sampeyan pasti tahu dimasa lalu Motogp sudah memperkenalkan thumb brake. Sebuah tuas yang biasa dipasang dibawah kopling. Tuas ini berukuran mungil dan pembalap akan menekan tuas menggunakan jempolnya. Namun tidak dengan motor Aprilia Vinales yang ternyata berbeda. Sebab Aprilia mencangkokkan sistem pinter yang disebut sebagai scooter brake (rem matic). Apa maksudnya ?? Bagaimana bisa Maverick Vinales Gunakan Tuas Kopling Buat Ngerem….lho kok bisa ???

Diawal semua cukup heran ketika IWB perhatikan cara mengerem Maverick Vinales yang sangat unik.’Rahasianya’, sebenarnya terungkap di Sachsenring, ketika Miguel Oliveira mengaitkan performa bagusnya di sirkuit Jerman karena tidak banyak tikungan kekanan…

“Mereka tahu aku punya masalah dengan belokan kanan karena aku kesulitan menggunakan rem belakang. Aku pernah meminta sistem yang sama dengan yang digunakan Maverick, tetapi mereka tidak mau memberikannya. Sepertinya part tersebut tidak banyak dan hanya disediakan untuk pebalap factory…” serunya saat itu….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran
Screenshot

Memang cak…dalam beberapa kesempatan sering kita lihat Maverick seperti menarik dua tuas sekaligus saat mengerem yakni kanan dan kiri. Padahal dari pengetahuan kita tuas kiri umumnya digunakan untuk kopling. Kok aneh? apa nggak malah ngeslong kalau kopling ditarik saat pembalap ngerem ? itu yang pertama muncul dibenak kita…

Namun ternyata tidak cak sebab Maverick Viñales memiliki sistem rem berbeda dibandingkan pembalap lain. Vinales menggunakan scooter brake atau sistem rem matic yang sederhana namun canggih dan cerdik pada motor Aprilia-nya. Dia menggunakan tuas kopling untuk rem belakang. Pertanyaannya….bagaimana dan cara kerjanya ?? apa kelebihan rem khusus tsb dan mengapa pembalap lain tidak menggunakan sistem tersebut ??

Screenshot

Jadi cak, ternyata Vinales menggunakan cam khusus untuk melepaskan kopling dan rem. Hal ini dilakukan dengan menekan tombol yang terpasang di bagian kiri stang dan menjalankan satu fungsi atau fungsi lainnya. Hal ini dimungkinkan karena saklar digunakan untuk berpindah dari satu fungsi ke fungsi lainnya. Ada satu pompa yang terhubung ke saklar, yaitu pompa kopling, dan saklar ini juga berfungsi memindahkan ke rem…

Sistem ini bekerja sama dengan Brembo dimana sistem kinerjanya seperti kran shower  dimana secara bersamaan akan mengeluarkan air lewat bawah atau atas. Dalam praktiknya, Vinales menggunakan fungsi kopling terutama untuk keluar dari grid dan kemudian segera beralih untuk rem belakang saat race. Dalam keadaan darurat, misalnya terjadi crash, ia cukup menekan kembali tombol merah dan camshaft kembali ke mode kopling. Peralihan dari satu fungsi ke fungsi lainnya terjadi secara instan…

Makanya Vinales mengerem dengan kedua tangannya secara bersamaan, seperti sedang mengerem skuter. Bahkan, Brembo menyebutnya sebagai “Scooter brake”. Sistem pengereman belakang ini memiliki sejumlah keunggulan. Yang pertama pembalap tidak perlu menggerakkan kakinya saat berbelok ke tikungan kanan, padahal dengan rem biasa pembalap harus mengangkat kaki karena tidak ada jarak antara pijakan kaki dan aspal pada saat kemiringan maksimal….

Sebuah gerakan yang juga dihindari pada thumb brake, yang sebagian besar pembalap pasang di bawah kiri stang. Namun ada pula pembalap yang tidak menyukai hal ini karena memaksa mereka melepaskan ibu jari dari genggaman. Sebab sedikit gerakan pergelangan tangan, sekecil apa pun, tetap menimbulkan ketidaknyamanan. Brembo sebenarnya sudah menawarkan “rem skuter” ini kepada para pembalap selama pengujian pramusim. Tapi hanya Vinales yang tertarik sehingga Brembo tidak banyak memproduksi suku cadang tsb…

Last….Manajemen rem belakang selalu menjadi masalah bagi pembalap cepat. Misalnya saat di Honda, Márquez sempat jajal doble tuas rem kanan. Sedang Casey Stoner menolak menggunakan ibu jarinya untuk mengoperasikan rem belakang yang biasanya disebut thumb brake. Alasannya hal itu membuatnya kehilangan kendali atas setang. Hingga lahir scooter brake ini yang akhirnya digunakan Vinales di Aprilia…(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Berani Bertaruh..Alex Marquez Yakin Marc Juara Dunia 2026 !!!
Motogp Trending

Berani Bertaruh..Alex Marquez Yakin Marc Juara Dunia 2026 !!!

Iwanbanaran.com – Caaakkk…usai seri Silverstone Inggris yang cukup menguras emosi, sebuah pernyataan menghebohkan keluar dari mulut rider Gresini Racing, Alex Marquez. Tanpa keraguan sedikit pun, adik kandung dari Sang Baby Alien ini menegaskan berani bertaruh “seluruh uangnya” demi mendukung Marc Marquez merebut mahkota juara dunia MotoGP 2026! Waduhhh… mantap tenan iki cak! Penasaran piye rinciannya? […]

August 16, 2026 0 Baca →
Ducati akui mereka kalah dari Aprilia…” Kami Gagal” seru Gigi !!
Motogp

Ducati akui mereka kalah dari Aprilia…” Kami Gagal” seru Gigi !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dominasi Ducati di panggung MotoGP mendapat tamparan keras pada seri Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone. General Manager Ducati Corse, Luigi “Gigi” Dall’Igna, secara terbuka mengakui bahwa timnya diseret kembali ke realita keras persaingan musim ini setelah digilas oleh ketangguhan armada Aprilia sepanjang akhir pekan. Di sirkuit legendaris sepanjang 5,9 kilometer tersebut, sang […]

August 14, 2026 0 Baca →
Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya
Motogp

Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pecco Bagnaia di MotoGP Silverstone 2026 ini dibuat hopeless alias frustrasi berat. Setelah Sabtu kemarin kepayahan setengah mati di balapan Sprint, puncaknya di race hari Minggu (9/8) doi malah crash misterius alias DNF! Pecco sampai blak-blakan ngaku timnya udah “lost” alias bingung mau ngapain lagi buat nyari grip Desmosedici miliknya. “Jujur Aku Bingung, […]

August 10, 2026 0 Baca →