MotoGP : Casey Stoner ungkap betapa kotornya Valentino Rossi…waaahh !!!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…sebuah interview mengejutkan dilontarkan Stoner saat membahas Rossi. Casey Stoner telah berbicara terbuka tentang pengaruh Valentino Rossi terhadap media selama masa kejayaannya di MotoGP. Menurut Casey, Rossi adalah pembalap yang kotor. Wahh piyee maksude ikiii ???
Walaupun Casey sudah main ke Tavullia dan main cross bareng disana, siapa menyangka pembalap Australia ini masih tidak segan untuk mengkritisi Rossi dimasa lalu. Vale diangkap sebagai pembalap yang kotor dan mau menang sendiri. Hal ini diungkapkan Casey dalam interview terbarunya di podcast Ducati Diaries….
“Dia mengendalikan semua orang, bahkan dari sisi pers. Dia sangat penting bagi semua bentuk media. Jika mereka menulis omong kosong tentangnya, dia akan memasukkannya ke dalam daftar hitam! Saat dia melakukan itu, media tersebut akan selesai. Mereka tidak mampu dan takut masuk daftar hitam, karena mereka tidak akan diberikan akses wawancara akibat berani berurusan dengan Valentino. Aku rasa ini adalah pekerjaan kotor….
” Akhirnya Mereka berpikir ‘kita harus menulis berita buruk tentang seseorang’ dan akulah korbannya karena aku menjadi musuh nomor 1-nya (Rossi). Mereka mengubahku menjadi sosok penjahat. Sering kali profile seseorang dipelintir menjadi penjahat hanya karena mereka tidak begitu baik secara lahiriah. Banyak orang menentang Dani Pedrosa karena alasan yang sama. Mereka tidak menyukai keseriusannya. Namun, kita telah melihat karakter Dani muncul kemudian….
“Dani adalah seseorang yang tetap berteman denganku di seluruh balapan, bahkan dalam pertarungan kejuaraan kami. Tidak ada yang lain selain rasa hormat untuknya, dia sangat menghormatiku. Kami berteman sampai hari ini. Namun, mereka suka memutarbalikkannya. Dani tidak dicintai sebagaimana mestinya, mungkin karena dia terlalu serius, terlalu fokus pada hasil, daripada bertindak sebagai pemain sandiwara sepertinya (Vale)…
“Aku memang tidak mengikuti jejak Valentino. Aku tidak mencoba mengambil perannya. Itulah dia, karakternya. Dia fantastis untuk olahraga ini. Dia hampir sempurna, bagaimana dia melakukan segalanya. Aku tidak pernah mencoba menjadi orang itu. Aku telah melihat banyak pembalap mencoba menarik basis penggemar Valentino. Tapi itu semua sangat dibuat-buat, sangat dibuat-buat (Drama). Tapi yang mengherankan mereka justru menyukai hal tsb…
” Mungkin aku seharusnya menjadi orang yang berpura-pura “bodoh” untuk mendapatkan perhatian. Tapi itu tidak akan pernah terjadi karena aku bukan orang yang suka berpura-pura. Aku hanya ingin balapan motor. Aku ingin menghibur, tetapi bukan karena kalian menginginkannya. Ada cukup hiburan dalam apa yang kami lakukan, dan seberapa dekat kami balapan. Tapi kami bukan pemain watak dan drama…” tutup Casey….(iwb)