Home / Motogp / Misano 2024 : Pecco akhirnya Puji Marc Marquez….” Dia berani” !!
Motogp

Misano 2024 : Pecco akhirnya Puji Marc Marquez….” Dia berani”

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Misano 2024 : Pecco akhirnya Puji Marc Marquez….” Dia berani”
Misano 2024 : Pecco akhirnya Puji Marc Marquez….” Dia berani” — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkkk….finish diposisi dua pada sprint Race kemarin sempat membuat marah Bagnaia.
  • Namun hari ini walaupun dikalahkan Marquez suasana hatinya berbeda.
  • Tidak mampu berebut kemenangan dengan Marc Marquez masih menjadi pil pahit yang harus ditelan, namun memperkecil jarak dari 26 menjadi 7 poin membuat pil itu terasa manis.

Iwanbanaran.com – Cakkkk….finish diposisi dua pada sprint Race kemarin sempat membuat marah Bagnaia. Namun hari ini walaupun dikalahkan Marquez suasana hatinya berbeda. Tidak mampu berebut kemenangan dengan Marc Marquez masih menjadi pil pahit yang harus ditelan, namun memperkecil jarak dari 26 menjadi 7 poin membuat pil itu terasa manis. Yang menarik cak ternyata Pecco puji Marc Marquez. Berikut pernyataan lengkap Pecco pasca finish ke 2 di Misano…

” Dari sudut pandang kejuaraan, aku akan mengatakan ya, ini adalah hasil yang bagus dan membuat suasana hatiku tenang. Kalau dipikir-pikir, juara 2 bukan seperti kemenangan, tapi rasanya berbeda. Aku sudah berusaha sampai akhir namun tidak bisa menang. Saat hujan mulai turun aku kehilangan banyak waktu karena tidak bisa memahami kondisi dengan baik setelah melihat Morbidelli terjatuh….

” Sulit mencari limit saat kalian didepan pada kondisi cuaca yang rumit. Selain itu, Marquez sangat kuat di paruh kedua balapan dan aku tidak bisa memanfaatkan potensi maksimalnya. Hari ini penting untuk mencetak poin, ketika aku melihat Martin memasuki PIT, aku mengerti bahwa dia tidak akan mencetak poin. Dari situ aku berusaha menjalankan balapan tanpa melakukan kesalahan apa pun, strategiku berubah…..

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“ Mungkin Jorge agak impulsif (melakukan sesuatu tanpa memikirkan akibatnya), tapi pilihan itu bisa saja diambil karena hujan cukup deras di lap awal. Mungkin hal itu dipengaruhi oleh terjatuhnya Morbidelli. Itu sulit, situasinya sangat rumit dan dia mencoba gambling namun tidak membuahkan hasil. Apakah aku akan melakukan hal yang sama? Sejujurnya aku tidak punya pikiran kesana. Sebab perkiraan cuaca memprediksi tidak demikian. Aku mencium bau hujannya tidak akan deras, aku tahu betul dengan cuaca disini. Namun jika kondisi makin parah barulah aku akan masuk PIT….

” Aku melihat Martin kembali ke pit dari layar raksasa yang ditempatkan di tikungan terakhir dan pada saat itu aku bertekad tidak boleh melakukan kesalahan. Marquez menyalipku dan aku mencari peluang untuk menyalipnya kembali, tapi dia sangat cepat. Kecuali di tikungan pertama namun itu bukan tempat yang tepat untuk mencobanya./ Apalagi tekanan banku juga meningkat signifikan saat dibelakangnya….

“ Ditambah Bastianini tertinggal 3 atau 4 detik di belakangku, jadi aku memutuskan untuk puas di posisi ke-2. Menurutku resikonya sangat besar jika aku mengikuti Marc. Apalagi ketika aku kehilangan sedikit konsentrasi, rasa sakitku kembali datang. Untuk mengalahkan Marquez hari ini kalian harus berada dalam kondisi 100% dan hari ini aku tidak memilikinya. Tentu saja aku ingin menang, aku selalu berusaha. Kini kompetisi makin ketat karena kamu tidak pernah tahu dimasa depan….

” Lihat saja apa yang terjadi padaku…kemarin aku tertinggal 26 poin dari Martin dan hari ini aku tertinggal hanya 7 poin. Selalu sangat mudah untuk kehilangan atau memperoleh banyak poin. Jadi kita tidak boleh mengecualikan siapa pun termasuk Marc yang memenangi dua balapan terakhir. Bahkan Bastianini juga punya potensi…keduanya bisa berjuang memperebutkan gelar hingga akhir ….

“ Menurutku Hari ini tanpa hujan Marc akan tertinggal. Sebab posisi startnya tidak menguntungkan walau dia sangat kuat sepanjang akhir pekan. Tapi Dalam situasi normal (start didepan), race pace-nya akan bersamaku dan Martin. Dan harus diakui Dia adalah pembalap yang paling berani dalam kondisi seperti ini (cuaca tricky)… . ” tutupnya….(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih
Motogp

Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya Suasana di paddock kejuaraan dunia MotoGP mendadak memanas setelah sebuah rekaman video di balik layar yang tertangkap kamera penyiar DAZN mengungkap polemik internal antara Francesco “Pecco” Bagnaia dan kubu pabrikan Ducati. Perbincangan tak terduga tersebut mendadak viral karena membongkar adanya dugaan pembatasan teknis yang dialami sang juara dunia dua kali terkait pengaturan […]

September 17, 2026 0 Baca →
Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!
Motogp Trending

Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….seperti yang sampeyan tahu, langkah besar dan penuh risiko tengah dipersiapkan oleh juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo. Setelah menghabiskan sebagian besar karier premier kelasnya bersama Yamaha yang puncaknya berbuah manis berupa gelar juara dunia pada musim 2021. Pembalap berjuluk El Diablo ini memutuskan untuk menanggalkan seragam biru khas pabrikan Iwata demi menerima […]

September 16, 2026 0 Baca →
Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!
Motogp Trending

Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pekan balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano menyisakan cerita positif sekaligus frustrasi bagi Toprak Razgatlioglu. Pembalap Pramac Yamaha tersebut sukses mencuri perhatian lewat catatan waktu paruh kedua lomba yang sangat kompetitif. Namun, masalah klasik di sesi kualifikasi serta kesulitan melakukan overtake membuat potensi besarnya tertahan di posisi ke-12. Yup…Performa Aneh Yamaha M1 […]

September 15, 2026 0 Baca →