Home / Otomotif / Marquez sebut Pecco terlalu optimis dan harus belajar…” Bannya sudah hancur ! “
Otomotif

Marquez sebut Pecco terlalu optimis dan harus belajar…” Bannya sudah hancur ! “

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Marquez sebut Pecco terlalu optimis dan harus belajar…” Bannya sudah hancur ! “
Marquez sebut Pecco terlalu optimis dan harus belajar…” Bannya sudah hancur ! “ — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk…..pasca insiden dihantam Pecco, Marc Marquez terlihat bergegas masuk ke klinik Motogp untuk memastikan tidak ada yang cedera.
  • Sebab bahunya dihantam dengan sangat keras dan membuat kedua pembalap crash.
  • Marc sedniri sudah menegaskan bahwa semua adalah racing accident dan FIM Steward sudah memutuskan pula.

Iwanbanaran.com – Cakkk…..pasca insiden dihantam Pecco, Marc Marquez terlihat bergegas masuk ke klinik Motogp untuk memastikan tidak ada yang cedera. Sebab bahunya dihantam dengan sangat keras dan membuat kedua pembalap crash. Marc sedniri sudah menegaskan bahwa semua adalah racing accident dan FIM Steward sudah memutuskan pula. Namun walau disebut racing accident Marc secara tegas menyebut bahwa ini adalah kesalahan Pecco. ” Dia terlalu optimis padahal bannya sudah hancur…” seru Marc. Wahh iki menarik cakk….

Marc Marquez menegaskan bahwa dia setuju dengan keputusan FIM Stewards bahwa bentrokan akhir balapan dengan Francesco Bagnaia di MotoGP Portimao, yang membuat kedua pebalap Ducati crash adalah sebuah insiden balapan. Namun Marc juga merasa Pecco telah melakukan ‘kesalahan’ dalam melakukan upaya re-pass yang ‘terlalu optimis’. Insiden itu terjadi beberapa saat setelah Marquez overtake Pecco mulai melemah saat menempati posisi kelima di tikungan tajam (T5), dengan tiga lap tersisa….

Saat masuk dari dalam dan Marc sudah didepannya, Bagnaia berupaya membalas dengan melakukan “diving” untuk take over kembali. Sebuah tindakan yang akhirnya membuat keduanya membawa 0 poin. Menurut Marc ini adalah upaya yang terlalu melebihi limit hanya untuk mempertahankan perbedaan 2 poin dan ini membuat segalanya berantakan. Mereka mengadakan rapat dengan FIM Steward dan menurut Marc…ini adalah racing accident yang seharusnya bisa dihindari…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Hanya benturan di bahu, tidak ada yang penting. Tentu saja tidak mungkin kedua pembalap sepakat setelah satu jam kejadian! (tersenyum). Tetapi ketika [kami pergi ke] Race Direction, aku sudah katakan kepada FIM Steward, ‘ini adalah insiden balapan, kami semua on limit’. Disanalah Steward harus memutuskan mana yang disebut on limit. Namun menurutku ini adalah kesalahan Pecco, bukan karena crash-nya. Tapi cara dia mencoba untuk kembali [menyalip] yang menurutku terlalu optimis, tetapi yah…itulah balapan dimana kontak bisa saja terjadi…..

“Tapi itu salah karena saat itu kami hanya memperebutkan posisi 5, 6. Hanya beda 2 poin dengan kondisi bannya yang sudah hancur terutama ban belakang. Dia sangat menderita pada bannya. Pada akhirnya dia akan tetap disalip sebab masih tersisa 3 lap, jadi seharusnya dia tahu dimana posisinya dan tidak perlu masuk mode agresif. Tapi itu keputusannya dan konswensinya ada 2 Ducati yang 0 poin (untuk kami berdua). Di lap pertama [balapan], kalian harus agresif. Di lap-lap terakhir, jika kalian sedang berjuang untuk meraih kemenangan, mungkin kalian bisa tampil agresif….

” Tapi hari ini menurutku bukan saat yang tepat untuk menjadi seperti ini. Tapi oke, dia memutuskan [untuk mencoba] dan yang pasti dia belajar. Dia (Pecco) mengatakan mencoba untuk kembali menyalip, tetapi dia tidak menduga terjadi benturan tersebut. Pada akhirnya, aku terima semuanya. Untungnya aku tidak terluka. dia tidak cedera dan ini adalah berita baik. Hal baiknya adalah mereka (Ducati) memiliki telemetri dan mereka dapat melihat dengan tepat apa yang terjadi…” tutup Marc...(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Otomotif Lainnya

Lihat Semua Otomotif
Penjualan Mobil Januari – Agustus 2026…Toyota masih Raja, Merk Cina Makin Serem !!
Otomotif

Penjualan Mobil Januari – Agustus 2026…Toyota masih Raja, Merk Cina Makin Serem !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….karena roda 2 garing tidak diumbar, tertarik IWB mengamati pergerakan persaingan roda 4 tanah air cak. Dunia roda empat nasional kita benar-benar lagi disuguhkan drama persaingan yang bikin jidat berkerut tapi mata gak bisa lepas. Mengacu pada data paling sahih dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total distribusi wholesales (pabrik ke diler) […]

September 9, 2026 0 Baca →
Meluncur Skutik Nyawa Suzuki….Haojue ADX125 Plus, Mukanya Garang !!
Otomotif

Meluncur Skutik Nyawa Suzuki….Haojue ADX125 Plus, Mukanya Garang !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pabrikan Haojue yang merupakan hasil kerja sama strategis antara Suzuki Jepang dan Da长江 Group (Dachangjiang Group) asal Tiongkok—kembali membuat gebrakan di segmen motor komuter. Lewat peluncuran model terbarunya, ADX125 Plus, mereka sukses mendobrak standar kelas 125cc berkat penyematan berbagai perlengkapan mewah yang biasanya hanya bisa ditemui pada motor berkapasitas mesin besar. Yess betul […]

September 4, 2026 0 Baca →
Skutik MODA Sporters S SKII…Penantang Yamaha XMAX dan Honda Forza Lahir !!!
Otomotif

Skutik MODA Sporters S SKII…Penantang Yamaha XMAX dan Honda Forza Lahir !!!

Iwanbanaran.com – Cakkkk….Segmen skuter berbadan besar (maxi scooter) kelas menengah kembali kedatangan penantang serius cak. Kali ini, sebuah merek asal Malaysia, MDUA Motor, merilis skuter petualangan bergaya agresif bernama MODA Sporters S. Dibekali dengan spesifikasi mesin yang kompetitif serta segudang fitur modern kelas atas, motor ini diposisikan untuk mengusik dominasi penguasa tak tertandingi di kelasnya, […]

September 4, 2026 0 Baca →