Marquez juara Sprint Brno 2025..Podium Pecco di Rampok Regulasi !!!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…. Sebuah balapan konyol ditunjukkan di MotoGP Brno. Balapan yang dipasung oleh regulasi membuat tontonan jadi kurang afdol. Gimana enggak cak… Dua pembalap Ducati harus mempersilahkan pembalap lainnya untuk maju ke depan gara-gara tire pressure. Yang pertama Pecco, dan setelah itu menyusul Marc Marquez yang memang super kencang sejak awal. Mampu mengatur semuanya dengan baik, membuat Marc tetap juara pada Sprint Race Brno. Sedang Pecco ?? sorry cak IWB anggap podiumnya telah dirampok Regulasi. Lhooo kok iso ??
Di awal duo Ducati tampil gemilang di mana Pecco mampu melesat ketika start. Berangkat dari posisi Pole memberikan keuntungan yang tak bisa dibantah. Namun hanya beberapa saat Marquez langsung attacking dan mengambil alih posisi. Tidak bisa dipungkiri kecepatan Marc bukanlah lawan Pecco. Sekitar 3 putaran secara meyakinkan Marc sudah leading sejauh 1 detik di depan Pecco yang berada di posisi kedua. Sementara jarak Acosta yang berada di posisi ketiga terpaut sekitar 1,2 detik dari Pecco. Namun tiba-tiba semua berubah…
Pecco yang mendapatkan warning dari dashboard bahwa tekanan angin ban drop membuat Pecco memberikan jalan kepada Acosta untuk menyalip. Celakanya Pecco missed calculasi dan ini membuat tiga pembalap overtake Pecco. Tidak hanya itu, karena kesemerawutan kondisi Pecco semakin mundur dan akhirnya tidak mampu berbuat apa pun. Tekanan demi tekanan datang sehingga Pecco terpuruk dan finish di posisi ketujuh. Ini adalah pil pahit yang harus ditelan Pecco bisa kecepatan awal luar biasa kencang. Hanya gara-gara menghindari penalti mundur 8 detik, membuat Podium Pecco serasa dirampok oleh regulasi…
Sementara itu di depan Marquez tidak kalah pahit. Sudah leading 2,3 detik…. Sama dengan kasus Pecco, tiba-tiba dashboard motor memberikan peringatan atas tekanan ban yang juga drop seperti yang terjadi pada Pecco. Ini adalah peringatan yang membuat Marc mengendurkan gas dan mempersilahkan Acosta overtake didepan dengan tujuan agar bisa menaikkan tekanan dan temperatur ban. Hasil akhir bisa di tebak bahwa Marc memang tak terkalahkan sebab kecepatanya bukanlah lawan Acosta. Secara Meyakinkan akhirnya Marquez juara…disusul Acosta ke2 dan Enea ke 3. Hasil luar biasa karena dobel Podium buat KTM… Merupakan Raihan bagus setelah dua tahun sebelumnya tepatnya di 2023 hasil tersebut juga pernah direngkuh oleh pabrikan Austria…
” Ya, kami berhasil. melakukannya (terhindar dari penalti). Karena alasan itu, aku tersenyum. Memang benar tekanan ban pada batasnya. Aku berkendara dengan nyaman, lalu aku menyadari tekanan bannya kurang. Aku sempat mencoba menekan rem dengan keras dalam beberapa putaran, tetapi aku menyadari terlalu berisiko untuk mendapatkan tekanan yang tepat dengan cara ini karena bisa crash. Lalu aku memutuskan untuk menunggu Acosta, dibelakang motor Acosta dengan sangat dekat untuk menaikkan suhu ban secara cepat. Lalu, ketika aku melihat suhunya sesuai, tekanannya sesuai aturan, baru aku memacu motor kembali pada dua putaran terakhir…” tutup Marc…
Last… Secara pribadi IWB merasa aturan ini memang konyol. Balapan adalah lomba di mana siapa yang terkencang itulah juaranya. Namun MotoGP sekarang tidak seperti itu karena banyak aturan yang memasung hasil dan tentu ini tidak afdol. Semoga saja regulasi tekanan ban minimum 1,8 bar dibuang di masa depan ketika supplier ban sudah berganti dengan Pirelli. Sebuah regulasi yang dimunculkan oleh Michelin akibat ketidakmampuan mereka meracik ban yang aman ketika tekanan ban mulai turun. So… Selamat buat marc Marquez atas kemenangan Sprint Race Brno, dan juga KTM. Namun prihatin dengan yang terjadi pada Pecco. Piye menurut sampeyan cak….?? (iwb)
| 2025 Czech MotoGP, Brno – Sprint Race Results | |||
| Pos | Rider | Nat | Team |
| 1 | Marc Marquez | SPA | Ducati Lenovo (GP25) |
| 2 | Pedro Acosta | SPA | Red Bull KTM (RC16) |
| 3 | Enea Bastianini | ITA | Red Bull KTM Tech3 (RC16) |
| 4 | Marco Bezzecchi | ITA | Aprilia Factory (RS-GP25) |
| 5 | Fabio Quartararo | FRA | Monster Yamaha (YZR-M1) |
| 6 | Raul Fernandez | SPA | Trackhouse Aprilia (RS-GP25) |
| 7 | Francesco Bagnaia | ITA | Ducati Lenovo (GP25) |
| 8 | Johann Zarco | FRA | Castrol Honda LCR (RC213V) |
| 9 | Pol Espargaro | SPA | Red Bull KTM (RC16) |
| 10 | Brad Binder | RSA | Red Bull KTM (RC16) |
| 11 | Jorge Martin | SPA | Aprilia Factory (RS-GP25) |
| 12 | Jack Miller | AUS | Pramac Yamaha (YZR-M1) |
| 13 | Miguel Oliveira | POR | Pramac Yamaha (YZR-M1) |
| 14 | Fermin Aldeguer | SPA | BK8 Gresini Ducati (GP24) |
| 15 | Luca Marini | ITA | Honda HRC Castrol (RC213V) |
| 16 | Ai Ogura | JPN | Trackhouse Aprilia (RS-GP25) |
| 17 | Alex Marquez | SPA | BK8 Gresini Ducati (GP24) |
| 18 | Alex Rins | SPA | Monster Yamaha (YZR-M1) |
| 19 | Joan Mir | SPA | Honda HRC Castrol (RC213V) |
| Fabio Di Giannantonio | ITA | Pertamina VR46 Ducati (GP25) | |
| Takaaki Nakagami | JPN | Honda HRC Castrol (RC213V) | |
| Augusto Fernandez | SPA | Yamaha Factory Racing (YZR-M1) | |
