Home / Motogp / Marquez akui terlalu berambisi…” Aku kejar Pecco !! ” serunya
Motogp Diperbarui

Marquez akui terlalu berambisi…” Aku kejar Pecco !! ” serunya

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Marquez akui terlalu berambisi…” Aku kejar Pecco !! ” serunya
Marquez akui terlalu berambisi…” Aku kejar Pecco !! ” serunya — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk…secara blak-blakan Marquez mengakui bahwa doi terlalu berambisi sehingga membuatnya melakukan kesalahan.
  • Konfirmasi tersebut dilayangkan pasca Marc crash pada T3 di Austria.
  • Menurutnya…kecepatan dan feeling motornya yang luar biasa membuatnya merubah target awal.

Iwanbanaran.com – Cakkk…secara blak-blakan Marquez mengakui bahwa doi terlalu berambisi sehingga membuatnya melakukan kesalahan. Konfirmasi tersebut dilayangkan pasca Marc crash pada T3 di Austria. Menurutnya…kecepatan dan feeling motornya yang luar biasa membuatnya merubah target awal. Dari hanya podium yakni menang. ” Aku ingin Menang !! ” serunya….

Marc Marquez tahu bahwa ia tidak memiliki kecepatan untuk mengimbangi Pecco Bagnaia dan Jorge Martìn di Red Bull Ring Sprint. Oleh karena itu, pada putaran pertama ia mencoba menghemat ban, mengendarai dengan ‘santai’ untuk mencoba mendapatkan sesuatu yang lebih menjelang akhir balapan pendek dan mungkin berharap sesuatu yang lebih dari sekadar posisi ke-3 yang tampaknya sudah aman. Momen itu tiba ketika Jorge Martìn diganjar long lap penalty. Ini memberi ruang bagi Marc untuk mencoba mendekati Bagnaia….

Selisih antara keduanya turun dari 1,8 detik menjadi 1,3 detik. Ini adalah momen yang membuat Marc merasa sudah mencium mangsanya ketika tiba-tiba dlosor cak. Apa yang terjadi ??

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Aku terlalu optimis. Jujur saja, podium kemarin sangat mudah diraih, aku membalap dengan sangat baik. Di bagian awal balapan, aku berkata pada diri sendiri untuk tetap tenang karena aku tahu mereka akan menjauh. Kemudian aku mulai mengejar ketertinggalan, kemarin aku pikir aku tertinggal sedetik dari yang terbaik, namun pagi ini setengah detik. Di lap terakhir sebelum crash, aku mulai merasakan sesuatu, aku berkata pada diri sendiri bahwa sudah waktunya untuk menyerang. Aku memacu motor semaksimal mungkin selama beberapa lap, aku membalap dengan sangat smooth tetapi aku terlalu optimis di tikungan ke-3, aku memacu terlalu keras…..

“Faktanya adalah aku merindukan sensasi kemenangan dan aku harus setidaknya mencobanya. Aku pikir Pecco memiliki sesuatu yang lebih, tetapi setidaknya hari ini aku cukup dekat. Posisi kedua akan sangat berarti, tetapi hari ini aku menginginkan sesuatu yang lain karena aku merasa memiliki kekuatan untuk memenangkan balapan. Apakah aku berlebihan? Ya, tentu saja. Tetapi aku lebih suka mencoba”….

“Aku sering memperhatikan mereka. Masing-masing dari mereka punya gayanya sendiri, Martìn mengendarai dengan satu cara, Pecco dengan cara yang berbeda. Aku juga punya cara mengendarai yang berbeda dan yang harus aku lakukan adalah mencoba memaksimalkan apa yang aku punya, mencoba memanfaatkan kekuatanku. Mereka juga luar biasa saat kualifikasi, mereka selalu di depan semua pembalap selama 5 atau 6 balapan”….

“Sulit untuk memahami limit trek, terutama jika kalian mengikuti seseorang. Pagi ini dengan cuaca berbeda semuanya juga berbeda. Hari ini dalam balapan, ban depan banyak terkunci, itu sangat sulit. Bahkan sebelum crash, ban belakang terkunci, itu sebabnya aku melepaskan rem. Dan itulah yang membuatku crash. Besok aku akan bersikap lebih konservatif. Di Silverstone aku mengalami cras dan aku merasa jauh lebih buruk daripada hari ini. Setidaknya hari ini aku mengalami crash saat aku berjuang untuk sesuatu yang penting, sementara di Silverstone aku hanya membidik untuk posisi ke-4. Besok jika aku cerdas, aku bisa naik podium, kemudian dalam balapan aku akan dapat memahami apakah mungkin untuk melakukan sesuatu yang lebih. Hari ini aku melakukan kesalahan saat Sprint, tapi besok akan sedikit berbeda”….tutup Marc….( iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih
Motogp

Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya Suasana di paddock kejuaraan dunia MotoGP mendadak memanas setelah sebuah rekaman video di balik layar yang tertangkap kamera penyiar DAZN mengungkap polemik internal antara Francesco “Pecco” Bagnaia dan kubu pabrikan Ducati. Perbincangan tak terduga tersebut mendadak viral karena membongkar adanya dugaan pembatasan teknis yang dialami sang juara dunia dua kali terkait pengaturan […]

September 17, 2026 0 Baca →
Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!
Motogp Trending

Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….seperti yang sampeyan tahu, langkah besar dan penuh risiko tengah dipersiapkan oleh juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo. Setelah menghabiskan sebagian besar karier premier kelasnya bersama Yamaha yang puncaknya berbuah manis berupa gelar juara dunia pada musim 2021. Pembalap berjuluk El Diablo ini memutuskan untuk menanggalkan seragam biru khas pabrikan Iwata demi menerima […]

September 16, 2026 0 Baca →
Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!
Motogp Trending

Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pekan balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano menyisakan cerita positif sekaligus frustrasi bagi Toprak Razgatlioglu. Pembalap Pramac Yamaha tersebut sukses mencuri perhatian lewat catatan waktu paruh kedua lomba yang sangat kompetitif. Namun, masalah klasik di sesi kualifikasi serta kesulitan melakukan overtake membuat potensi besarnya tertahan di posisi ke-12. Yup…Performa Aneh Yamaha M1 […]

September 15, 2026 0 Baca →