” Marc Marquez diluar kendali, dia membutuhkan psikolog… ” tegas Loris Reggiani
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Iwanbanaran.com – Caakkk… Insiden yang melibatkan Marc Marquez (Repsol Honda Team) di seri pembuka Portimao terus menjadi perbincangan cak.
- Banyak pihak yang memiliki pendapatnya masing-masing soal insiden tersebut.
- Namun menariknya, mantan rider asal Italia, Loris Reggiani mengkritik keras Marc Marquez dengan mengungkapkan bahwa itu adalah kesalahannya.
Iwanbanaran.com – Caakkk… Insiden yang melibatkan Marc Marquez (Repsol Honda Team) di seri pembuka Portimao terus menjadi perbincangan cak. Banyak pihak yang memiliki pendapatnya masing-masing soal insiden tersebut. Namun menariknya, mantan rider asal Italia, Loris Reggiani mengkritik keras Marc Marquez dengan mengungkapkan bahwa itu adalah kesalahannya. Menurut informasi yang beredar, rider utama Repsol Honda tersebut dikenai sanksi double long lap penalty di MotoGP Austin, namun jika permintaan banding Honda dipenuhi FIM Steward. Maka hukuman tersebut tidak berlaku cak…
Terkait dengan insiden Portimao, Loris Reggiani mengungkapkan bahwa insiden tersebut sudah diluar kendali mengingat sebelumnya, Marc Marquez sudah beberapa kali terlibat kontak dengan rider lain. Menurutnya, rider seperti Marc yang sudah merengkuh delapan gelar tidak seharusnya melakukan kesalahan tersebut. Selain itu, Loris meyakini selama ini Marc Marquez menyembunyikan sesuatu, entah itu dari kondisi fisik ataupun mentalnya cak…
“Kecelakaan itu sebuah kesalahan, tapi di lap sebelumnya dia sudah melakukan dua atau tiga kali kontak dengan rider lain. Marc Márquez di luar kendali, benar-benar di luar kendali. Menurutku, seseorang yang telah memenangkan 8 gelar juara dunia tidak bisa seperti itu. Itu sebabnya aku pikir ada sesuatu yang dia sembunyikan dari kita. Apakah itu diplopia? Mungkin kamu ingin menyembunyikan masalah fisik yang lebih besar yang sesekali bisa kambuh,” ujar Loris Reggiani via motosan.
Menurutnya, Marc Marquez punya masalah lain yang membuatnya lebih agresif saat balapan yang bahkan sudah diluar kendali. Maka dari itu, Loris menganggap Marc Marquez mendapatkan tekanan dari sembilan titel MotoGP Valentino Rossi yang ingin ia kalahkan. Tidak hanya itu cak, doi menuturkan bahwa saat ini Marc Marquez membutuhkan psikolog…
“Menurut pendapatku, dia memiliki masalah yang melampaui agresivitas di trek dari apa yang aku lihat di Portimao, karena dia benar-benar di luar kendali sejak awal. Dia tampak seperti seseorang yang belum pernah balapan dengan motor, itu bukan Márquez. Mungkin dia memiliki tekanan dari 9 gelar Rossi yang ingin dia kalahkan dengan segala cara, tetapi dalam hal ini dia membutuhkan psikolog,” tutup Loris Reggiani….(RA iwb)