Promo banner Iwanbanaran
Home / Motogp / Marc Marquez Akui tak Setuju Penalti — ” Era baru Motogp ”
Motogp •

Marc Marquez Akui tak Setuju Penalti — ” Era baru Motogp ”

Cakkk…Marc Marquez mengatakan bahwa penalti yang ia terima karena memaksa Pedro Acosta melebar di Sprint Race MotoGP Thailand adalah tanda dari “era baru” dalam standar balapan MotoGP.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit 0 komentar
Marc Marquez Akui tak Setuju Penalti — ” Era baru Motogp ”
Marc Marquez Akui tak Setuju Penalti — ” Era baru Motogp ” — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cakkk…Marc Marquez mengatakan bahwa penalti yang ia terima karena memaksa Pedro Acosta melebar di Sprint Race MotoGP Thailand adalah tanda dari “era baru” dalam standar balapan MotoGP.
  • Marc Marquez Akui tak Setuju Penalti..” Era baru Motogp ”

Iwanbanaran.com – Cakkk…Marc Marquez mengatakan bahwa penalti yang ia terima karena memaksa Pedro Acosta melebar di Sprint Race MotoGP Thailand adalah tanda dari “era baru” dalam standar balapan MotoGP. Marc Marquez Akui tak Setuju Penalti..” Era baru Motogp ” !!

Pembalap tim pabrikan Ducati tersebut sedang memimpin Sprint Race di Buriram pada hari Sabtu ketika ia mendapatkan penalti drop-one-position (turun satu posisi) karena dianggap melakukan manuver agresif terhadap Acosta di Tikungan 3 pada putaran ke-11.

Marquez sempat menyelesaikan balapan di posisi pertama setelah Acosta tidak mampu membalas, namun karena ia tidak segera turun posisi sebelum balapan berakhir, ia secara resmi diturunkan ke posisi kedua dalam hasil akhir….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Tentu saja, saya tidak setuju dengan penalti itu, tapi saya menerimanya karena itulah aturan yang mereka (steward) terapkan sekarang. Ini adalah era baru MotoGP. Di masa lalu, manuver seperti ini dianggap sebagai balapan biasa. Saya tidak menyentuhnya, saya berada di sisi dalam, dan dia yang melebar. Tapi sekarang, jika kamu membuat pembalap lain kehilangan waktu atau keluar lintasan, mereka akan menghukummu.

“Ini sulit diterima bagi seorang pembalap yang suka bertarung wheel-to-wheel, tapi saya harus beradaptasi. Jika inilah cara mereka menilai balapan sekarang, maka semua orang harus berhati-hati. Pedro membalap dengan sangat baik. Dia sangat berani di titik pengereman. Saya tahu harus melakukan sesuatu yang berbeda untuk melewatinya, tapi sayangnya, steward melihatnya secara berbeda.”..

Marc Marquez Akui tak Setuju Penalti — ” Era baru Motogp ”” Sebenarnya Strategiku sempurna. Kuncian (block pass) itu aku lakukan dengan baik dan mulus. Sebelum titik puncak tikungan (apex), saya sudah berada di depan, setengah posisi motorku di depannya. Dan saya menghormatinya di sisi luar, saya bahkan tidak menyentuh kerb saat keluar tikungan. Bagi saya, itu adalah manuver yang sempurna….

“Manuver itu sebenarnya sama seperti saat Pedro menyalipku di tikungan tersebut. Saya mendengar suara motornya, lalu saya melambat dan mempersiapkan akselerasi keluar. [Jika tidak], saya pasti akan keluar lintasan [seperti Acosta]. Tapi yah…kita perlu beradaptasi dengan aturan baru. Saya sendiri tidak pernah mengeluh [soal aturan] dan tidak akan pernah mengeluh. Saya hanya akan menyesuaikan gaya balapku dengan apa yang dibutuhkan motor dan apa yang dibutuhkan di kejuaraan.”

” Hanya saja Apa yang saya minta….ini alasan saya marah….jika kalian ingin bersikap ketat dengan aturan, jika kalian ingin memberikan banyak penalti, lakukanlah, tapi lakukan dengan benar. Kenapa kalian (FIM Steward) butuh waktu satu setengah menit untuk memberi saya pesan? Berikan saya [penalti] saat keluar Tikungan 3 jika itu memang jelas. Atau tunggu dan tinjau kembali di akhir balapan.” serunya kecewa…

Marc Marquez Akui tak Setuju Penalti — ” Era baru Motogp ”Marquez menjelaskan bahwa ia merasa telah melakukan manuver yang bersih dan tetap berada di dalam batas lintasan. Namun, Steward FIM menilai bahwa ia “terlalu optimis” dan tindakannya menyebabkan Acosta harus menegakkan motornya dan keluar dari lintasan untuk menghindari kontak. Akibat penalti tersebut, Pedro Acosta dinobatkan sebagai pemenang Sprint Race, menandai kemenangan pertamanya di hari Sabtu sejak naik ke kelas utama, sementara Marquez harus puas dengan sembilan poin di posisi kedua.

Kontroversi ini menjadi topik hangat di paddock Buriram, dengan banyak pihak yang mempertanyakan apakah MotoGP menjadi terlalu ketat dalam memberikan hukuman yang dapat mengurangi aksi penyalipan yang agresif di lintasan ?? piye menurut sampeyan ? (iwb)

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!
Motogp Trending

Pecco Kaget dengan Ducati di Qatar…lho, motor kok enak ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pecco kaget bin bungah di Lusail Qatar. Setelah berbulan-bulan kelihatan loyo dan bikin Ducati garuk-garuk kepala, Pecco Bagnaia akhirnya senyum lagi di Qatar. Dan kalimatnya bikin merinding: “Rasanya seperti pembalap pabrikan lagi.” Yup….motor Pecco di Qatar kok jadi enak ?? Jumat di Lusail, Bagnaia finis P4 di sesi Practice. Angkanya sih nggak wah […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Moto3 Practice : Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!
Motogp Trending

Moto3 Practice : Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sirkuit Internasional Lusail menjadi saksi bisu bagaimana pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan taringnya. Dalam sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3 Grand Prix Qatar, Veda berhasil mencatatkan waktu yang sangat kompetitif. Ia menutup sesi latihan pertama dengan menempati posisi keenam, hanya terpaut 0,982 detik dari pembalap tercepat, Maximo Quiles. Yup…Veda Ega Melesat […]

November 6, 2026 • 0 Baca →