Ketakutan ?? Aprilia Minta Marco Bezzecchi Main aman Hadapi Marquez !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…Setelah mengalami rentetan hasil buruk akibat insiden, penalti, hingga cedera sebelum jeda musim panas, pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, akhirnya bangkit di GP Silverstone dengan meraih podium ganda (Sprint dan Balapan Utama). Kebangkitan Bezzecchi ini membawanya naik ke posisi kedua klasemen sementara, tepat di belakang rekan setimnya, Jorge Martin. Di balik hasil manis tersebut, ada perubahan pendekatan mental yang diterapkan oleh tim pabrikan asal Noale tersebut. Yup…Aprilia Minta Bezzecchi Lebih Tenang: “Tidak Perlu Memaksa Menang di Setiap Balapan” !
Team Manager Aprilia, Paolo Bonora, mengungkapkan bahwa selama jeda musim panas timnya melakukan analisis mendalam terhadap paruh pertama musim. Meski RS-GP terbukti kompetitif di berbagai lintasan, Bezzecchi sempat mengalami periode kelam dengan mencatatkan non-score (gagal meraih poin) di enam dari delapan balapan sebelum Silverstone (termasuk di Balaton, Brno, Assen, dan Sachsenring).
“Pesan kami jelas: kami tahu potensi pesaing dan potensi diri kami sendiri. Khusus untuk Marco, kami harus lebih memperhatikannya dalam balapan panjang—memintanya untuk lebih tenang dan tidak memberinya tekanan. Cobalah untuk tetap berada dalam persaingan tanpa harus memaksakan diri menang di setiap kesempatan,” ujar Paolo Bonora.
Menurut Bonora, kelemahan Bezzecchi di paruh pertama musim terjadi saat sang pembalap merasa memiliki kecepatan terbaik. Merasa punya margin dan potensi besar, Bezzecchi kerap menekan motor secara berlebihan (push more than necessary) di awal balapan yang akhirnya berujung pada kesalahan atau kecelakaan. Aprilia menegaskan kepada pembalap asal Italia tersebut untuk menganggap sisa musim sebagai awal yang baru (fresh start) dan fokus mengelola energi serta poin secara konsisten.
Strategi baru ini langsung membuahkan hasil di Silverstone. Meski masih memulihkan cedera lutut dan tulang selangka (collarbone) akibat insiden di Sachsenring, Bezzecchi tampil jauh lebih tenang dan berhasil mengamankan podium ketiga di Sprint maupun Balapan Utama. Kini, Bezzecchi bertolak ke seri berikutnya di MotorLand Aragon dengan selisih 31 poin dari Jorge Martin di puncak klasemen pembalap. Apakah instruksi ini akan diikuti Marco ?? kita tunggu saja cak…(iwb)