Home / Motogp / ” Kalau mau bangkit, Honda harus mencontoh Suzuki….” tegas Livio Suppo
Motogp Diperbarui

” Kalau mau bangkit, Honda harus mencontoh Suzuki….” tegas Livio Suppo

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
” Kalau mau bangkit, Honda harus mencontoh Suzuki….” tegas Livio Suppo
” Kalau mau bangkit, Honda harus mencontoh Suzuki….” tegas Livio Suppo — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkkk….menyambung artikel sebelumnya, ternyata Livio Suppo mantan Manajer Tim HRC yang juga sempat bergabung dengan Suzuki memberikan pandangannya perihal makin mundurnya Honda disaat pabrikan Suzuki adalah pabrikan yang cukup sukses menempatkan mereka pada top level.
  • Menurut Suppo sebenarnya simpel jika mereka ingin bangkit, contohlah cara kerja Suzuki.
  • ” Kalau mau bangkit, Honda harus […]

Iwanbanaran.com – Cakkkk….menyambung artikel sebelumnya, ternyata Livio Suppo mantan Manajer Tim HRC yang juga sempat bergabung dengan Suzuki memberikan pandangannya perihal makin mundurnya Honda disaat pabrikan Suzuki adalah pabrikan yang cukup sukses menempatkan mereka pada top level. Menurut Suppo sebenarnya simpel jika mereka ingin bangkit, contohlah cara kerja Suzuki. ” Kalau mau bangkit, Honda harus mencontoh Suzuki….” tukas Livio Suppo….

Suppo menggaris bawahi bahwa kondisi pabrikan Jepang memang tidak sedang baik-baik saja. Dan metode kerja menjadi fokus utama para pabrikan Jepang kecuali Suzuki karena justru menurutnya…harusnya Honda bisa mencontoh Suzuki….

” Pabrikan Jepang harusnya mengambil contoh dari Suzuki. Mereka menaruh kepercayaan pada teknisi Eropa. Ketika aku tiba di sana, aku melihat perbedaan besar dibandingkan dengan HRC, karena aku menemukan teknisi Eropa yang sangat terlatih dan insinyur Jepang yang mendengarkan mereka. Mereka mendengarkan mereka, sesuatu yang menurut aku kurang dari Honda. Aku ingat, butuh waktu satu tahun untuk meyakinkan Nakamoto agar mempekerjakan Filippo Tosi guna menyelesaikan masalah ECU Magneti Marelli dengan cepat….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

 

” Ketika dia tiba, pada awalnya sulit bagi mereka untuk memercayainya. Jadi menurutku ketimbang mengajak Dall’Igna, yang juga akan terasa kurang bagus image buat honda….aku akan melakukan sesuatu yang kurang sensasional atau substansial. Seperti mengajak orang-orang yang bekerja di Aprilia, Ducati, dan KTM untuk membuat grup, asalkan kalian mendengarkan mereka. Begitulah cara kerjanya di Suzuki dan tahun lalu menjadi motor Jepang paling kompetitif….” serunya…

Pertanyaan lain lagii…Honda sekarang tetap menjadi pabrikan motor terkemuka di dunia, apakah kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi sebuah revolusi?

“ Sulit menjawabnya karena aku tidak kenal orang-orang yang ada di sana sekarang. Honda yang dipimpin Nakamoto kembali ke jalur kemenangan setelah bertahun-tahun meraih hasil yang tidak sesuai dengan reputasinya, dan bersamanya dalam waktu singkat Honda kembali mendominasi. Hingga tahun 2019, Marquez masih berhasil memperbaiki keadaan, namun evolusi teknis dalam 3 tahun terakhir telah mengarah pada fakta bahwa sang pebalap kini tidak dapat membuat perbedaan. Prosesnya sangat cepat membuat Jepang tidak siap….

“Dall’Igna mengambil motor yang kurang dipandang di MotoGP dimasa lalu dan sekarang, juara dunia 8 kali itu memutuskan untuk meninggalkan HRC gabung dengannya. Dari sudut pandang Gigi, jelas itu sangat memuaskan. Dari sudut pandang pemasaran, ini adalah operasi yang sangat baik. Dan jika ada yang mengatakan bahwa MotoGP adalah kejuaraan buatan Ducati, maka tahun depan akan lebih dari itu. Kecuali KTM membuat motor bak rudal, Binder mengambil langkah lebih maju dan Acosta seperti Marquez yang mampu menang dalam debutnya. Kami berharap mereka kompetitif, jika tidak, maka Ducati akan menjadi dominasi total…..” tutup Suppo….(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Breaking !! Pecco marah Besar pada Media….isu Ducati Melarang adalah Fitnah !!
Motogp

Breaking !! Pecco marah Besar pada Media….isu Ducati Melarang adalah Fitnah !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pebalap Ducati Lenovo Team, Francesco “Pecco” Bagnaia, marah besar kepada media atau pemegang hak siar MotoGP, DAZN. Juara dunia dua kali asal Italia itu menyebut tindakan stasiun televisi tersebut “sangat tidak sopan” setelah merilis rekaman percakapan pribadi yang memicu kontroversi. Menurut Pecco ini adalah tindakan fitnah dan tidak bisa diterima…waahh panass cakk !! […]

September 18, 2026 0 Baca →
Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!
Motogp Trending

Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, kembali menjadi sorotan setelah melontarkan pujian setinggi langit kepada Marc Márquez usai kemenangan impresif sang pebalap di Sirkuit Misano. Namun, di sisi lain, Dall’Igna juga tidak segan-segan melontarkan kritik terbuka terhadap hasil akhir pekan yang diraih oleh Francesco “Pecco” Bagnaia. Kenapa bisa jadi makin melenceng seperti ini […]

September 17, 2026 0 Baca →
Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih
Motogp Trending

Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya Suasana di paddock kejuaraan dunia MotoGP mendadak memanas setelah sebuah rekaman video di balik layar yang tertangkap kamera penyiar DAZN mengungkap polemik internal antara Francesco “Pecco” Bagnaia dan kubu pabrikan Ducati. Perbincangan tak terduga tersebut mendadak viral karena membongkar adanya dugaan pembatasan teknis yang dialami sang juara dunia dua kali terkait pengaturan […]

September 17, 2026 0 Baca →