Juara di MotoGP Qatar 2025….Marquez jelas permainkan Pecco !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…. Setelah sabet pole, menang race sprint serta Sunday GP….Marquez seakan tak terkalahkan dengan Ducati. Marc yang awalnya terlihat kedodoran ternyata tidak selambat yang kita kira. Marc terhantam Alex pada awal start sehingga kehilangan satu aero belakang namun tahukah sampeyan…ternyata Marc ngepoor cak. Yesss…Juara di MotoGP Qatar 2025….Marquez jelas permainkan Pecco !! Lhoo maksude piyeee ?? simak penjabaran IWB berikut ini…
Marc Marquez mengakui tabrakan di putaran pertama MotoGP Qatar Grand Prix dengan saudaranya Alex Marquez yang menyebabkan kerusakan pada Ducati-nya adalah “kesalahannya”. Marc memenangi GP Qatar 22 putaran pada hari Minggu dengan selisih 1,8 detik dari Vinales. Namun balapannya nyaris hancur di Tikungan 1 pada putaran awal ketika terjadi kontak dengan Alex Marquez. Marc Marquez kehilangan winglet belakang motornya, sementara insiden tersebut memungkinkan Franco Morbidelli memimpin balapan….
“Kontak dengan Alex merupakan kesalahanku karena aku baru saja membuka gas dan merasa ban belakang seperti sliding sehingga aku menutup gas lagi. Alex sepertinya tidak menduganya. Karena alasan itulah dia menabrakku dan karena alasan itulah Morbidelli menyalipku dari luar….” seru Marc. Alex Marquez mengalami tabrakan keduanya hanya beberapa putaran kemudian dengan Fabio Di Giannantonio yang menyebabkan hukuman penalti ride-through. Di Giannantonio berakhir tanpa poin di posisi ke-16. Namun yang menjadi fokus kita adalah jalannya balapan di mana Marc seperti melambat bahkan jarak dengan Morbidelli sangat jauh….
Di awal kita sempat berpikir pace Marc memang tidak sekencang biasanya. Terlihat dia seperti kesulitan. Bahkan Marc juga sempat disalip oleh Pecco dan disinilah yang membuat Marc bereaksi. Namun tahukah sampean ternyata Marc memang sengaja melambatkan pace-nya untuk mengatur keawetan ban depan. Weladalaahhh…
“Aku sangat gembira, terutama karena bagiku ini adalah akhir pekan terpenting musim ini. Thailand, Argentina, Austin adalah sirkuit yang bagus buatku secara history, tapi Qatar adalah sirkuit pertama di mana aku berkata ‘oke, mungkin aku akan sedikit kesulitan. Dan aku tahu bahwa Pecco, Alex, [Fabio] Di Giannantonio dan beberapa pembalap lainnya sangat cepat di sini. Tetapi aku bekerja keras selama akhir pekan. Aku masuk di tikungan cepat kekanan, dan itu sangat penting…..”
“Dan seperti yang kita lihat di balapan, aku melakukan strategi yang berbeda karena aku ingin mengendalikan keawetan ban depan. Aku tahu dengan melakukan strategi itu, mungkin Pecco akan datang karena aku memperlambat balapan. Morbidelli melaju kencang, tetapi aku tidak peduli karena aku tahu dia pasti akan melambat setelahnya akibat terlalu memaksakan ban depan. Aku hanya berusaha mengontrol ban depan sehingga pace-ku melambat. Ini penting untuk menyerang pada 7 lap terakhir mengingat gaya berkendaraku yang sangat menguras ban depan….

“Apalagi di sirkuit ini kami banyak berjuang. Tapi kemudian kami menunggu, dan ketika Pecco menyalipku, aku berkata ‘oke, sekarang saatnya balapan sesungguhnya dan mulai dari sana aku memacu motor. Tujuh lap terakhir saat aku menyalip Vinales, aku hanya sedikit meningkatkan pengereman, dorongan, putaran, dan mencoba lebih banyak menggunakan ban depan. Di situlah aku bisa melebarkan gap serta menang. Aku gembira bisa menang disini…sirkuit yang secara history sulit buatku..” tutup Marc. Marc terakhir menang di Qatar di 2014 dan kembali juara di 2025. Yess…ternyata Marc ngepoor Pecco cak, pantesan lambat bener kayaknya…jebule akting tok 😂 (iwb)