Jorge Martin sebut Motor Aprilia ” Aneh..”…lho kenapa ??
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk… Akhirnya Martin bisa merasakan Aprilia RS-GP setelah tiga seri absen akibat cedera. Dan pada debut Race di atas motor Aprilia ternyata Martin menemukan catatan penting yang harus dirubah jika ingin dia merasa nyaman di atas mesin motor Italia tersebut. Betul cak…Jorge Martin sebut Motor Aprilia ” Aneh..”…lho kenapa ??
Jorge Martin finish di posisi 16 pada balapan Sprint Lusail Sabtu. Martin yakin bahwa RS-GP memiliki potensi yang besar, tetapi ia juga mencatat bahwa ada sesuatu yang janggal dan terasa aneh pada saat membalap di Qatar sprint kemarin. Motor terasa tidak natural dan itulah kenapa dia meminta bantuan kepada Aprilia untuk melakukan pengembangan lanjutan agar dia merasa nyaman….
“Senang rasanya melihat bendera finish dikibarkan, aku tidak mengalami kecelakaan, dan dapat melakukan lebih banyak putaran. Kemarin aku hanya mampu menyelesaikan dua putaran berturut-turut dan hari ini aku menyelesaikan 11 putaran. Jadi, menurutku peningkatannya sangat besar. Kami harus terus seperti ini. Namun jujur aku merasa tidak dalam posisi terbaik di atas motor, rasanya aneh. Jadi semuanya menjadi sangat demanding, tidak hanya karena tanganku tetapi juga karena posisi berkendaraku kurang pas….

“Jadi, kami perlu bekerja sama dengan Aprilia untuk memahami bagaimana mereka dapat membantuku agar aku memiliki gaya berkendara yang lebih natural. Aku rasa potensinya sangat besar. Aku yakin hari ini dengan kondisi fisik yang normal, aku bisa melaju ke Q2 dalam balapan pertamaku bersama Aprilia. Jadi kami berada dalam posisi yang baik. Namun dalam hal race pace, aku sedikit lebih kesulitan. Aku merasa tidak bisa mengendarai dengan baik. Aku menggunakan gaya membalapku tapi motor tidak bisa menerima….
“Jadi, kami perlu memahami bagaimana mereka dapat membantuku dan bagaimana aku dapat membantu motor. Beberapa putaran pertama berjalan baik, beberapa kali menyalip, jadi ada beberapa tanda soal kecepatan. Aku sempat menyalip Pecco sehingga aku melihat peluang untuk melaju bersama para pebalap di depan sehingga aku melakukannya. Perjuanganku adalah melawan diriku sendiri dan mencoba untuk mendapatkan konsistensi…. mencoba untuk mencapai garis finish namun rasanya akan sulit karena aku merasakan nyeri pada otot. Kita liat saja seperti apa nanti…” tutup Martin…. (iwb)