Home / Motogp / Jorge Martin Kritik keras Race Direction…” Mereka tidak konsisten !” serunya
Motogp

Jorge Martin Kritik keras Race Direction…” Mereka tidak konsisten !” serunya

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Jorge Martin Kritik keras Race Direction…” Mereka tidak konsisten !” serunya
Jorge Martin Kritik keras Race Direction…” Mereka tidak konsisten !” serunya — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk…kritikan keras dilemparkan Martin terhadap race direction yang tidak memberikan punishment apapun atas manuver Enea yang menurutnya kebablasan.
  • Jorge Martin mengkonsolidasikan kepemimpinannya di kejuaraan, memanfaatkan jatuhnya Francesco Bagnaia untuk meningkatkan keunggulannya atas Pecco menjadi 24 poin.
  • Hasil bagus menuju Mandalika namun tidak menghilangkan sedikit pun rasa pahit di mulut Martin karena manuver Enea Bastianini […]

Iwanbanaran.com – Cakkk…kritikan keras dilemparkan Martin terhadap race direction yang tidak memberikan punishment apapun atas manuver Enea yang menurutnya kebablasan. Jorge Martin mengkonsolidasikan kepemimpinannya di kejuaraan, memanfaatkan jatuhnya Francesco Bagnaia untuk meningkatkan keunggulannya atas Pecco menjadi 24 poin. Hasil bagus menuju Mandalika namun tidak menghilangkan sedikit pun rasa pahit di mulut Martin karena manuver Enea Bastianini yang dianggap melewati batas. Martin pun Kritik keras Race Direction…” Mereka tidak konsisten !” serunya. Simak pertanyataan lengkap Martin berikut ini….

“Di lap pertama aku bertarung dengan Pecco dan aku berhasil menyalipnya. Aku sangat cepat dan memiliki race pace yang bagus. Aku tahu Bastianini akan datang dan aku berusaha cerdas, apalagi aku juga melihat Bagnaia terjatuh, Sebelum sign board Pecco ‘Out’, aku sudah melihat di layar bahwa dia crash. Aku mengenalinya dari helmnya. Aku juga tahu Enea sudah berada di belakangku selama tiga atau empat lap. Aku yakin, aku keluar dari Tikungan 3 dengan baik dan menutup racing line, sehingga dia tidak bisa mempertahankan posisinya. Lalu Dia masuk, aku menegakkan motor dan dia menghantamku…

” Banyak hal yang terlintas dalam pikiranmu saat itu. Aku tahu harus menyelesaikan balapan. Aku rasa jika aku tidak berjuang untuk titel juara dunia, cerita akhir akan berbeda. Untung aku tidak crash. Menurutku manuvernya agak berlebihan karena kami berdua keluar jalur. Yahh….memang membicarakannya tidak mengubah apa pun. Namun Sekarang kami memiliki gambaran yang lebih jelas tentang kinerja Race Direction yang tidak selalu jelas dan konstan. Mereka tidak konsisten…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Aku hanya berharap jika kedepannya aku melakukan hal yang sama mereka tidak menghukumku. Semoga saja demikian. Tapi aku bukan tipe pebalap yang menyalip seperti itu. Mungkin Jika itu adalah momen atau pembalap lain, aku tidak akan menjabat tangannya selama beberapa hari. Untungnya aku sudah berusaha melatih emosi dan egoku. Aku mengucapkan selamat atas kemenangannya (Enea). Aku hanya beruntung tidak terjatuh. Yang paling penting adalah mencetak 20 poin. Jika saja aku mengalahkan Pecco, aku hanya unggul 9 poin, jadi pada akhirnya lebih baik begini …..

“Btw…kontak adalah bagian dari olahraga kami, tetapi jika seorang pembalap melampaui batas lintasan, ia harus melepaskan posisinya. Aku tidak ingin berbicara terlalu banyak tentang insiden ini karena tidak akan mengubah apa pun. Enea berusaha sekuat tenaga karena dia masih memiliki peluang untuk memperebutkan gelar juara, tapi dia tidak berada dalam situasi yang sama denganku. Apakah dia melakukannya untuk membantu Pecco? Entahlah…tapi Dia masih memiliki peluang untuk menang, jadi menurutku itu tidak masuk akal. Tapi itu adalah timnya dan keputusannya.”

“ Sekarang aku tidak sabar untuk pergi ke Indonesia. Aku menyukai sirkuitnya dan aku ingin mengambil aspek positif dari Misano kesana. Aku senang dengan performaku beberapa balapan terakhir. Aku tahu betul motorku dan limitku, jadi aku sangat fokus pada Indonesia dan balapan berikutnya untuk mencoba mempertahankan margin ini. Btw tentang Ban….selama ini baik-baik saja. Kalau Pecco menyebut ban rusak dan kemudian mulai berfungsi, aku tidak tahu…” tutup Martin…(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!
Motogp Trending

Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….seperti yang sampeyan tahu, langkah besar dan penuh risiko tengah dipersiapkan oleh juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo. Setelah menghabiskan sebagian besar karier premier kelasnya bersama Yamaha yang puncaknya berbuah manis berupa gelar juara dunia pada musim 2021. Pembalap berjuluk El Diablo ini memutuskan untuk menanggalkan seragam biru khas pabrikan Iwata demi menerima […]

September 16, 2026 0 Baca →
Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!
Motogp Trending

Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pekan balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano menyisakan cerita positif sekaligus frustrasi bagi Toprak Razgatlioglu. Pembalap Pramac Yamaha tersebut sukses mencuri perhatian lewat catatan waktu paruh kedua lomba yang sangat kompetitif. Namun, masalah klasik di sesi kualifikasi serta kesulitan melakukan overtake membuat potensi besarnya tertahan di posisi ke-12. Yup…Performa Aneh Yamaha M1 […]

September 15, 2026 0 Baca →
Marc Marquez diprediksi sukses hancurkan Mental Martin dan Bezzecchi ?!
Motogp Trending

Marc Marquez diprediksi sukses hancurkan Mental Martin dan Bezzecchi ?!

Iwanbanaran.com – Cakkkk….Pekan balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano seharusnya menjadi momen kejayaan bagi Aprilia. Di atas kertas, pabrikan asal Noale ini sukses meracik motor RS-GP sebagai kendaraan paling kompetitif di grid musim ini. Rekor pole position sub-1 menit 29,9 detik yang dicetak Marco Bezzecchi menjadi bukti sahih betapa superiornya performa motor Aprilia. Namun, […]

September 15, 2026 0 Baca →