Home / Motogp / Johan Zarco…” Menurutku Honda masih yang terbaik…” serunya !! Lahhh
Motogp Diperbarui

Johan Zarco…” Menurutku Honda masih yang terbaik…” serunya !! Lahhh

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Johan Zarco…” Menurutku Honda masih yang terbaik…” serunya !! Lahhh
Johan Zarco…” Menurutku Honda masih yang terbaik…” serunya !! Lahhh — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkkk…seperti yang kita tahu, tak lama setelah MotoGP Austria hari Minggu, secara resmi dipastikan bahwa Johann Zarco akan meninggalkan Pramac Ducati, tempatnya membalap selama tiga musim terakhir.
  • Bergabung dengan tim Lucio Cecchinello, Zarco efektif menggantikan Alex Rins, yang menawarkan kontrak dua tahun dibandingkan perpanjangan satu tahun di Ducati.
  • Dan Blak-blakan, Johan Zarco berikan […]

Iwanbanaran.com – Cakkkk…seperti yang kita tahu, tak lama setelah MotoGP Austria hari Minggu, secara resmi dipastikan bahwa Johann Zarco akan meninggalkan Pramac Ducati, tempatnya membalap selama tiga musim terakhir. Bergabung dengan tim Lucio Cecchinello, Zarco efektif menggantikan Alex Rins, yang menawarkan kontrak dua tahun dibandingkan perpanjangan satu tahun di Ducati. Dan Blak-blakan, Johan Zarco berikan alasan pilih Honda ketimbang Ducati !!

Zarco akan meninggalkan mesin Desmosedici dengan motor sulit seperti RC213V yang artinya dia butuh perjuangan panjang untuk bisa kedepan. Namun pebalap berusia 33 tahun tsb mengungkapkan, seandainya dia melanjutkan dengan Ducati, mungkin tidak di Pramac…….

“ Aku harus memikirkannya selama beberapa minggu. [Meskipun] melakukan hasil bagus selama tiga tahun bersama tim Pramac, sulit untuk menandatangani kontrak lagi. Ada banyak pembalap Ducati yang kompetitif, banyak rider muda, jadi sepertinya sulit untuk mendapatkan perpanjangan kontrak. Aku bahkan tidak yakin apakah kami akan bersama Pramac atau tim lain di Ducati. Apalagi tawaran dan diskusi dengan Honda serta Cecchinello cukup menarik….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Aku mendapat kesempatan untuk memiliki proyek selama dua tahun, pada usia 33 tahun. Cukup bagus untuk memproyeksikan dirimu, sebagai atlet, lakukan yang terbaik yang kamu bisa. Aku tahu dan banyak pengalaman diatas motor berbeda jadi aku harap pengalaman tsb akan berguna buat Honda. Aku telah berkembang pesat sejak 2019 ketika mendapatkan pengalaman yang sulit dengan KTM. Tapi Honda menurutku lain, mereka masih yang terbaik soal resource…bahkan ketika mereka sedang berjuang sekarang, mereka tidak memiliki motor pemenang sekarang. Mereka tetaplah Honda dan mereka memiliki kekuatan untuk kembali jika mereka menemukan cara yang tepat untuk pengembangan…..

“Jadi aku sangat bangga bisa menjadi bagian dari ini. Aku masih memiliki banyak balapan dengan Pramac. Kami masih memiliki hampir setengah musim untuk dilewati, dan sungguh Ducati masih memberikan yang terbaik untukku, seperti yang aku lakukan untuk mereka. Kami profesional dan kami akan memberikan hasil terbaik yang kami bisa. Aku pikir podium masih mungkin. Kami harus bertarung dengan Pramac untuk posisi pertama dalam kejuaraan tim dan bahkan untuk diriku sendiri jika aku bisa bertahan di lima besar di kejuaraan akhir, itu akan menjadi kepuasan yang luar biasa……

“ Soal pindahnya ALex Rins dari HOnda, aku tidak memiliki karakter yang sama dengan Alex dan dengan pengalaman berbeda dari Yamaha, KTM, Honda untuk tiga balapan, aku bahkan mencoba Suzuki tujuh tahun lalu. Dan setelah itu empat tahun bersama Ducati. Jadi aku bisa menyesuaikan diri dengan banyak situasi. Alex memenangkan balapan di Austin. Itu luar biasa. Tapi kemudian dia berjuang dan cedera dalam waktu yang lama…jelas itu sulit. Aku tidak tahu bagaimana HRC didalamnya, tetapi ini adalah tantangan yang aku ambil dan aku rasa dengan pengalaman yang aku miliki, aku siap untuk mengendalikan situasi sebaik mungkin…..

“ Dibandingkan dengan KTM dulu…ini berbeda karena hidupku berbeda sekarang. Aku tumbuh sebagai pembalap, dan aku dapat melihat situasinya dengan satu langkah mundur. Ketika aku melompat dari Yamaha ke KTM, aku ingin memenangkan balapan namun hasilnya berbeda.Itu sebabnya aku berkata kepada KTM, ‘lebih baik berhenti daripada membayarku tanpa hasil. Sekarang mentalitasku lain. Dan seperti yang aku katakan, aku menganggapnya sebagai sebuah proyek. Masih Dua tahun lagi di MotoGP adalah tempat terbaik. Jadi itulah mengapa aku ingin menjalani tantangan ini dengan baik…” tutup Zarco…(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Breaking !! Pecco marah Besar pada Media….isu Ducati Melarang adalah Fitnah !!
Motogp

Breaking !! Pecco marah Besar pada Media….isu Ducati Melarang adalah Fitnah !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pebalap Ducati Lenovo Team, Francesco “Pecco” Bagnaia, marah besar kepada media atau pemegang hak siar MotoGP, DAZN. Juara dunia dua kali asal Italia itu menyebut tindakan stasiun televisi tersebut “sangat tidak sopan” setelah merilis rekaman percakapan pribadi yang memicu kontroversi. Menurut Pecco ini adalah tindakan fitnah dan tidak bisa diterima…waahh panass cakk !! […]

September 18, 2026 0 Baca →
Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!
Motogp Trending

Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, kembali menjadi sorotan setelah melontarkan pujian setinggi langit kepada Marc Márquez usai kemenangan impresif sang pebalap di Sirkuit Misano. Namun, di sisi lain, Dall’Igna juga tidak segan-segan melontarkan kritik terbuka terhadap hasil akhir pekan yang diraih oleh Francesco “Pecco” Bagnaia. Kenapa bisa jadi makin melenceng seperti ini […]

September 17, 2026 0 Baca →
Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih
Motogp Trending

Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya Suasana di paddock kejuaraan dunia MotoGP mendadak memanas setelah sebuah rekaman video di balik layar yang tertangkap kamera penyiar DAZN mengungkap polemik internal antara Francesco “Pecco” Bagnaia dan kubu pabrikan Ducati. Perbincangan tak terduga tersebut mendadak viral karena membongkar adanya dugaan pembatasan teknis yang dialami sang juara dunia dua kali terkait pengaturan […]

September 17, 2026 0 Baca →