GAWAT !! Aprilia Pecah..Bezzecchi vs Martin Bertengkar, tidak Tegur Sapa ???
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…Suasana garasi tim pabrikan Aprilia Racing dikabarkan memanas hebat hingga pecah seribu! Hubungan dua pembalap andalannya, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, dikabarkan retak parah dan sampai pada tahap putus komunikasi alias tak saling sapa pasca-insiden tabrakan hebat di GP Hungaria. Garasi yang awalnya penuh suka cita karena sempat mendominasi di awal musim, kini mendadak dingin bak es batu akibat perang dingin di internal tim! Wahhh seriusan ikiii..?? kok bisaaa ???
Jadi cak…isunya, Awal musibah bermula saat balapan di GP Hungaria. Jorge Martin kehilangan kendali atas motor RS-GP miliknya di tikungan pertama. Apesnya cakkk, kesalahan Martin tersebut tidak hanya menyapu dirinya sendiri, tetapi juga melibas rekan setimnya, Marco Bezzecchi, serta dua pembalap lain yakni Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) dan Fermin Aldeguer (Gresini Racing). Insiden tersebut menjadi pukulan telak bagi Bezzecchi. Pembalap asal Italia yang sempat menguasai puncak klasemen sementara dengan keunggulan 21 poin setelah kemenangannya di Mugello itu justru bernasib sial berturut-turut. Hasil perselisihan di lintasan dan rentetan hasil buruk melempar posisinya dari puncak klasemen, yang kini malah direbut oleh Martin sendiri.
Pengamat Kawakan Buka Suara: “Seperti Pot Bunga Pecah!”
Manajer rider kawakan, Carlo Pernat, membeberkan secara gamblang ketegangan luar biasa yang terjadi di dalam paddock Aprilia. Menurut Pernat, keharmonisan Aprilia saat ini sudah hancur tak tersisa.
“Sebelumnya, tim ini seperti busa sampanye—semuanya berjalan sangat indah dan penuh perayaan. Namun sejak insiden Hungaria, semuanya berubah menjadi kacau. Mereka saling melempar tatapan sinis, para pembalap tidak lagi saling bicara, bahkan para mekanik dan engineer race mereka pun berhenti berkomunikasi. Suasananya sangat buruk,” beber Carlo Pernat kepada Speedweek. Pernat melukiskan kondisi tim pabrikan Noale tersebut dengan ungkapan tajam: “Ini seperti pot bunga yang sudah pecah.”
Persaingan Memanas, Gelar Juara Terancam Melayang
Dampak dari perang dingin ini terasa sangat nyata di atas lintasan. Aprilia yang sukses memborong 5 kemenangan dari 7 seri awal musim ini, mendadak lemes dan hanya mampu mencetak satu podium dalam empat seri terakhir.
Perolehan poin kombinasi Martin dan Bezzecchi pasca-Mugello mandek di angka 65 poin. Bandingkan dengan performa konsisten Marc Marquez yang meraup hingga 119 poin dalam periode yang sama, atau Ai Ogura (Trackhouse) dengan 102 poin.
Meskipun saat ini Jorge Martin memimpin klasemen dengan keunggulan 22 poin dari Bezzecchi, Martin sendiri mengakui bahwa tanpa perbaikan teknis signifikan pada RS-GP pasca-libur semester, posisinya di puncak sangat rentan tergeser oleh rival-rivalnya.
CEO Aprilia, Massimo Rivola, sempat mengkritik keras kecerobohan Martin di Hungaria sebagai “kesalahan yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang calon juara dunia”, meskipun belakangan ia mencoba menenangkan situasi. Namun nasi sudah menjadi bubur, hubungan Martin dan Bezzecchi yang pernah memanas sejak era persaingan Moto3 2018 kini kembali membara dan merusak keharmonisan tim secara keseluruhan….
Last…jika benar isu yang dilontarkan Pernat, jelas ini adalah kesempatan Marc Marquez untuk menggunakan pertengkaran kedua rider ini untuk menekan Aprilia cak. Memang sulit jika kita
Piye miturut sampeyan cakkk? Apakah pertikaian internal ini bakal menggagalkan impian Aprilia meraih gelar juara dunia MotoGP tahun ini? Mampukah Massimo Rivola mendamaikan kedua pembalapnya? Wisss monggo corat-coret pendapat sampeyan di kolom komentar ya cakkk! (iwb)
