Home / Motogp / Dominasi Murid VR46 Mulai Runtuh….Marc Marquez tepuk Dada !!
Motogp July 13, 2025

Dominasi Murid VR46 Mulai Runtuh….Marc Marquez tepuk Dada !!

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
Dominasi Murid VR46 Mulai Runtuh….Marc Marquez tepuk Dada !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….tamparan demi tamparan dilakukan Marc terhadap para bintang MotoGP muda. Seperti Pecco yang berusia 27 tahun termasuk Bezecchi yang berusia 26 tahun..kedua murid Rossi seperti tanpa taring dimusim 2025. Gambaran kedigdayaan dan keunggulan Marc tergambar dari race sprint Sachsenring. Yup…Dominasi Murid VR46 Usai ??..Marc Marquez Menang mudah !!

Marc Marquez tersenyum ringan setelah berhasil overtake banyak pembalap karena kesalahan yang dilakukannya saat masuk T1 pasca start. Semuanya termaafkan setelah kemenangan luar biasa di Sachsenring Sprint, sebuah kemenangan gemilang setelah start yang sulit dan comeback yang mendebarkan. Ia mengambil risiko terlalu besar. Namun kekuatannya dalam memecahkan kondisi sulit, dan kecepatannya tidak bisa ditahan siapapun. Bahkan Marco Bezzechi yang memiliki keunggulan 3 detik tidak mampu berbuat banyak. Hanya dalam waktu 4 lap dengan jarak 1.8 detik…Marc juara. Apa kata Marc soal ini ??

” Ini hari ulang tahun bos besar, Gigi Dall’Igna, jadi kemenangan ini aku berikan padanya (tertawa). Aku sangat senang, tetapi jika dipikirkan jujur aku terlalu banyak mengambil risiko hanya untuk poin sprint. Tapi saat aku membalap aku memang tidak memikirkan kejuaraan. Aku hanya sedang berusaha mengendalikan diri, mengelola situasi dan ternyata hari ini berjalan dengan baik. Aku mengikuti naluriku, aku merasa nyaman…aku bersenang-senang. Walau aku hampir saja….ya aku mengambil risiko untuk mengejar Marco, tetapi semuanya berjalan dengan baik….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Itu memang bagian dari karakterku (fighter) jadi aku harus mengendalikan diri, terutama dalam latihan. Seperti yang dikatakan temanku José Martinez sebelum balapan..kamu memiliki keuntungan poin dan semua orang mengatakan kamu harus mengelolanya, tetapi kamu juga dapat menggunakannya. Jika crash…kamu masih punya poin. Sebab kamu tidak akan dapat membalap dengan jernih jika takut crash. Ini adalah Sprint di mana, ketika kamu melewati garis finis euforianya sangat kuat, karena situasinya, karena adrenalinnya, karena feeling yang kamu rasakan ketika membalap on limit. Mungkin hasilnya buruk, tetapi ketika hasilnya baik, kalian harus menikmatinya….

“ Seorang pembalap yang sudah cedera tidak akan pulih dalam semalam. Ketika hasilnya negatif, kamu akan kehilangan kepercayaan diri. Tahun lalu, aku tidak bisa melakukan balapan seperti ini, bukan karena aku kurang kecepatan tetapi kepercayaan diriku lemah. Namun Ketika semuanya berjalan dengan baik, kalian akan memasuki siklus positif dan mudah-mudahan kami tidak meninggalkannya karena kami berada dalam olahraga di mana risiko selalu ada. Hari ini, salah satu hal yang aku ingat dalam latihan dan kualifikasi bukanlah kecelakaan itu sendiri, tetapi risiko cedera dan harus melewatkan balapan ini serta Brno. Tetapi seorang pembalap seharusnya tidak boleh memiliki pikiran seperti itu. Dan jujur aku memilikinya dalam dua putaran pertama. Aku berpikir tentang ban, tentang tidak melewati garis finish, dan aku langsung melambat dua detik….

” Butuh waktu lama bagiku untuk memanaskan ban, dan aku rasa itu salah satu poin kunci di balapan terakhir, mengapa aku melaju begitu cepat. Mungkin pembalap lain sudah memanaskan ban lebih awal, tapi kemudian ban mereka lebih bermasalah, bagiku justru sebalikny. Aku kehilangan posisi di Tikungan 11, aku melihat lap timeku dan berkata pada diri sendiri untuk tenang. Yang penting aku tidak jauh dari baris depan. Aku tenang selama 2 atau 3 putaran, aku mencoba meminimalkan risiko. Awalnya Aku bilang ke diri sendiri kalau posisi dua sudah cukup, tapi di putaran berikutnya aku mencatatkan waktu 1 menit 29,4 detik dan semakin dekat. Aku tidak melihat gap di catatan waktu, tapi aku tahu aku bisa lebih cepat dan aku berusaha lebih keras. Ketika aku melihat waktu 1 menit 28,9 detik, aku sadar aku bisa mengejarnya dan aku mencoba mengejar….”

” Untuk besok Pertama-tama, kita perlu memahami kondisi apa yang akan kita hadapi. Di lintasan kering, strategi ku adalah mengambil sedikit lebih banyak risiko; di lintasan basah, aku akan melakukan hal yang sama seperti hari ini. Jika aku merasa baik, melaju cepat adalah hal yang paling membuatku fokus; jika tidak, aku harus bersabar .” tutup Marquez…(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Ducati akui mereka kalah dari Aprilia…” Kami Gagal” seru Gigi !!
Motogp

Ducati akui mereka kalah dari Aprilia…” Kami Gagal” seru Gigi !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dominasi Ducati di panggung MotoGP mendapat tamparan keras pada seri Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone. General Manager Ducati Corse, Luigi “Gigi” Dall’Igna, secara terbuka mengakui bahwa timnya diseret kembali ke realita keras persaingan musim ini setelah digilas oleh ketangguhan armada Aprilia sepanjang akhir pekan. Di sirkuit legendaris sepanjang 5,9 kilometer tersebut, sang […]

August 14, 2026 0 Baca →
Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya
Motogp

Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pecco Bagnaia di MotoGP Silverstone 2026 ini dibuat hopeless alias frustrasi berat. Setelah Sabtu kemarin kepayahan setengah mati di balapan Sprint, puncaknya di race hari Minggu (9/8) doi malah crash misterius alias DNF! Pecco sampai blak-blakan ngaku timnya udah “lost” alias bingung mau ngapain lagi buat nyari grip Desmosedici miliknya. “Jujur Aku Bingung, […]

August 10, 2026 0 Baca →
Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya
Motogp

Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya

Iwanbanaran.com – Cakkkk….nyesek banget cak! Alex Marquez blak-blakan ngaku kesel setengah mati sama dirinya sendiri usai gagal ngamanin podium di balapan MotoGP Silverstone, Inggris 2026. Doi nyebut kesalahannya di T1 (Tikungan 1) sebagai blunder yang konyol alias “unacceptable” (nggak bisa ditoleransi), hingga bikin posisi podium 2 yang udah di depan mata ambyar seketika. Alex Marquez […]

August 10, 2026 0 Baca →