DiIndia MRF mengalahkan Bridgestone……
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Terbukti dari 1000 skala poin yang diberlakukan oleh TCSI, MRF memperoleh 833 poin sehingga otomatis MRF bisa dikatakan best produk yang disukai konsumen.
- Apakah kerena harganya […]
- Ban standart Bajaj Pulsar yang sering kita bilang licin ini ternyata menjadi idola para konsumen diIndia.
Ban standart Bajaj Pulsar yang sering kita bilang licin ini ternyata menjadi idola para konsumen diIndia. Terbukti dari 1000 skala poin yang diberlakukan oleh TCSI, MRF memperoleh 833 poin sehingga otomatis MRF bisa dikatakan best produk yang disukai konsumen. Makanya jangan heran kalau mayoritas pabrikan otomotif menggandeng MRF sebagai ban standart wajib. Apakah kerena harganya yang murah? Sepertinya tidak juga….
Seperti dilansir Motorbeam, MRF telah mengalahkan pesaing-pesaingnya seperti Good Year, Bridgestone, Jk Tire, Apollo, dan Industry Average dalam survei yang dilakukan oleh J.D Power Asia Pasific 2011 India Original Tire Customer Satisfaction Index (TCSI) Study. Hasil study menyatakan bahwa MRF merupakan keret bundar OEM yang paling memuaskan diIndia. J.D power sudah berdiri sejak 11 tahun lalu. Terus gimana sih metode pengukuran tingkat kepuasan para pemakai??. Berdasarkan survei kinerja ban pada periode 12-24 bulan pertama. Apakah karena harganya yang terjangkau??. Tidak juga, sebab J.D tidak memasukan kriteria value atau price dalam faktor pengukuran. Mereka memasukkan? 4 faktor saja yakni penampilan, durability/keawetan, traksi atau handling serta sensasi berkendara. Value?? atau harga??….tidak dimasukkan dalam list measurement. Hebatnya, satisfaction rating? MRF malah meningkat 22 poin dibanding tahun 2010 kemarin. Yang paling meyedihkan adalah Bridgestone. Karet bundar Made in Japan tersebut hanya? mampu menempati posisi? nomor dua dari paling belakang setelah Good Year.? Terlihat ban impor tidak mendapatkan tempat dihati para biker disana. Monggo dichek aja tabel dibawah hasil nyomot dari Motorbeam. Masih meremehkan MRF???……(iwb)
Tentang Penulis
Diskusi
Komentar
Memuat komentar…