Iwanbanaran.com – Cakkk…..seperti yang sampeyan tahu persaingan gelar MotoGP 2026 makin panas cak! Marc Marquez sekarang cuma tertinggal dua poin dari Jorge Martin setelah seri Indonesia di Mandalika akhir pekan lalu. Tapi cak, bukan berarti jalannya mulus. Ada satu orang yang paling tahu kondisi Marc…ya adiknya sendiri, Alex Marquez. Yang terbaru Alex mengatakan…“Dia selamat di Mandalika, tidak diragukan. Saya tidak akan menyebutnya kemenangan, tapi dia keluar dari sirkuit yang sulit baginya dalam keadaan hidup….imbang, 22 poin masing-masing.” serunya. Jadi di Mandalika, Marc dan Martin sama-sama dapat 22 poin. Marc menang sprint, tapi cuma finis keenam di balapan utama. Martin finis keempat dan ketiga. Hasil imbang cak, tidak ada yang untung. Tapi yang bikin saya angkat topi, Marc bisa mengubah sirkuit yang selama ini jadi neraka baginya menjadi hasil yang tetap menjaga peluang juara. Itu bukan keberuntungan cak, itu pengalaman. Di Keroyok Aprilia…Marc Marquez diprediksi akan keluarkan Jurusnya !! Apa gerangan ? berikut penuturan Alex….
Menurut Alex, Marc tidak sepenuhnya aman. Sebab menurut Alex ada tiga sirkuit di mana Aprilia bakal sangat kuat:
Portimao
Kata Alex: “Pertarungan gelar akan sangat terbuka, meski sekarang kita menuju sirkuit seperti Australia, Qatar dan Portimao, terutama di mana Aprilia bisa tampil sangat baik. Marc harus mengeluarkan trik-triknya…” serunya. Apa maksud trik disini ? apakah jurus pamungkas ?? Dari lima sirkuit sisa, Portimao satu-satunya yang belum pernah dimenangkan Marc. Sisanya…Phillip Island, Sepang, Lusail, Valencia… sudah pernah dia taklukkan.
Hanya saja posisi Marc akan sulit karena sekarang muncul isu team orders. Aprilia punya dua pembalap di tiga besar: Martin dan Bezzecchi. Bezzecchi tertinggal 46 poin dari Martin. Secara matematis, Bezzecchi masih bisa juara, tapi realistis? Ya harus bantu Martin cak. Aprilia bilang mereka masih menunggu beberapa seri sebelum menerapkan team orders. Alex Marquez punya pendapat menarik:
“Jelas Aprilia punya ide yang cukup jelas; mereka ingin gelar, dan mereka berbicara dengan semua pembalap. Jadi saya pikir waktunya akan tiba bagi Ducati untuk melakukan hal yang sama, tapi masih agak terlalu dini.” cetusnya. Artinya cak, Ducati juga bakal main team orders nanti. Tapi Alex bilang, “sekali kita di sana bertarung setiap Minggu, kita akan evaluasi semuanya.” tambahnya…
Kondisi Klasemen Sekarang
Lima seri sisa cak. Setiap poin berharga. Setiap kesalahan bisa jadi bencana.
Last….Marc Marquez itu pembalap yang paling berbahaya justru saat terpojok. Lihat saja bagaimana dia bertahan di Mandalika. Kalau dia bisa tampil “hidup” di sirkuit yang tidak cocok, apa lagi di Phillip Island, Sepang, dan Valencia yang selama ini jadi kandangnya? Tapi cak, Aprilia musim ini benar-benar serius. Martin konsisten, Bezzecchi siap jadi pendukung. Dan dengan empat pembalap yang bisa menang balapan, strategi team orders bisa jadi penentu. Pertanyaannya cak… apakah jurus pamungkas Marc masih cukup melawan kekuatan Aprilia? jawabannya adalah Lima seri terakhir. Martin atau Marquez? siapa jago sampeyan…monggo Tulis di komentar!