Dani Pedrosa temukan Keanehan pada Suspensi Ducati….” Aku lihat pergerakan nggak wajar..” serunya
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk….asli pembahasan Dani Pedrosa tentang keanehan suspensi Ducati membuat IWB sangat penasaran. Karena pernyataan Dani ini tidak banyak di UP oleh media besar dan hanya segelintir media yang membahas ini. Namun Motorcycles membahas dengan judul yang sangat membuat penasaran yakni Ducati dicurigai menyembunyikan sistem yang membuat ban motor tetap ditanah. Dan ini berhubungan dengan suspensi ? ” Aku lihat pergerakan nggak wajar saat mengikuti Pecco di Misano..” seru Dani. Waaaaahhhh opo ikii ??
Dani memang hebat…tidak ada yang membantah itu. Talenta alami dan juga sangat teliti serta presisi membuat KTM melesat soal performa. Menjadi test rider MotoGP lima tahun setelah pensiun dan berhasil memperebutkan podium, Dani Pedrosa sesekali mengambil peran sebagai komentator televisi, di mana tahun ini doi bergabung dengan DAZN. Dari sanalah Rider asal Sabadello ini memberikan begitu banyak informasi sehingga orang awam jadi tahu…
Dan yang terbaru saat latihan MotoGP India Grand Prix, Dani mengatakan sesuatu yang pantas untuk disimak karena doi ngeshare penglihatannya. Dani begitu jeli memperhatikan perubahan yang dilihatnya saat mengikuti Pecco. Yup….menurut Dani, ada pergerakan pantulan roda belakang Desmosedici GP23 milik juara dunia tersebut yang nggak normal. Yup…Menurutnya pantulan mesin Desmo tidak wajar dan beda dibandingkan motor lain…
“Pantulan yang terjadi pada roda Ducati, aku tidak tahu apakah kalian bisa melihatnya, tapi aku melihatnya dengan jelas saat mengikutinya di Misano. Aneh sekali, pantulan itu tidak wajar. Mereka pasti telah melakukan sesuatu yang belum kami analisa secara mendalam. Mungkin itu berhubungan dengan suspensi atau box belakang ?? (Mengacu pada salad box mesin desmo? Karena aku lihat saat roda cenderung terangkat ada sesuatu yang membantu supaya ban tetap terjaga kontak dengan tanah, dan ini menimbulkan beberapa pantulan aneh atau pergerakan yang tidak wajar, ” seru Dani….
Memang cak…saat di Misano, pada balapan hari Minggu dan Sprint hari Sabtu, Dani cukup lama berada di belakang Bagnaia hampir di setiap lap, finis keempat di kedua balapan tersebut membuatnya bisa mendapatkan banyak informasi tentang performa motor Italia tersebut. FYI…Pertama kali Ducati menggunakan “alat penurun” tidak hanya untuk start, tetapi juga saat motor sedang melaju kencang adalah pada Grand Prix Malaysia 2020, saat itu dicangkokkan pada motor Jack Miller yang masih bersama Pramac Racing…
Orang pertama yang menyadari ada yang aneh dengan motor itu adalah Alex Rins, yang saat itu membalap dengan Suzuki. Ketika itu, tidak banyak perhatian yang diberikan atas komen RIns, namun pada akhirnya perangkat ride height Ducati ternyata benar adanya dan sekaligus menjadi solusi pada mesin MotoGP modern. Dan mungkin sekarang idenya adalah mencegah bang belakang stopie saat hard braking…
Yup….bagian belakang terangkat saat pengereman keras adalah hal yang biasa, terkadang bahkan lebih dari satu sentimeter. Situasi tersebut memang menghalangi kestabilan motor saat pengereman masuk ditikungan. Siapa tahu, mungkin Gigi Dall’Igna mulai mencoba menemukan solusi terhadap masalah ini. Apapun itu Jika sistem ini betul-betul ada seperti penuturan Dani dan bersifat mekanis atau tidak memiliki bagian hidrolik yang dikontrol secara elektronik, maka Ducati tidak akan melanggar regulasi MotoGP. Namun jika sebaliknya yakni dikontrol secara elektronik maka Ducati bakal terkena hukuman. Sayang hingga detik ini berita diturunkan belum ada respon apapun baik dari Dorna ataupun tim….kita tunggu saja (iwb)