Breaking !! Ai Ogura kena diskualifikasi….Aprilia dituduh Licik ??
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkkk…mimpi apa Ai Ogura yang tampil luar biasa di Argentina namun tiba-tiba pada akhir balapan mendapatkan hukuman sangat besar yakni diskualifikasi. Keputusan ini diambil karena alasan tertentu yang tidak bisa ditoleransi….yakni menggunakan ECU software non homologasi. Lhooo apakah ini artinya Aprilia dituduh licik ??
Dari informasi terbaru, Rookie MotoGP Trackhouse Racing Ai Ogura telah didiskualifikasi dari hasil Grand Prix Argentina karena motornya menggunakan “perangkat lunak nonhomologasi”. Pembalap Jepang tsb mengalami akhir pekan yang buruk di Termas de Rio Hondo, setelah mengalami crash di sesi kualifikasi membuatnya start dari posisi ke-15. Namun Ogura sukses membalikkan keadaan di grand prix, naik dari urutan ke-15 hingga akhirnya finis kedelapan sehingga mengantarkan Aprilia masuk top 10…..
Namun, Ogura tiba-tiba didiskualifikasi karena motornya diketahui menggunakan perangkat lunak ECU nonhomologasi setelah balapan. Tidak jelas bagaimana ini bisa terjadi, dengan MotoGP yang menggunakan single elektronik ECU Magnetik Marelli sejak 2016. FYI…Ini bukan pertama kalinya pada tahun 2025 seorang pembalap melakukan pelanggaran teknis yang tidak biasa. Di Grand Prix Thailand, semua catatan waktu putaran Alex Rins dari Yamaha dari latihan hari Jumat dihapus karena mereka diketahui menggunakan “unit X2 Race Link yang belum disetujui oleh Timekeeping resmi. Software ini memungkinkan akses GPS yang dilarang di MotoGP….
Atas hukuman ini Trackhouse berhak mengajukan banding dalam waktu 60 menit sejak pemberitahuan resmi hukuman tersebut dipublikasikan. Sayang Aprilia masih bungkam cak. Btw…diskualifikasi Ogura praktis membuat setiap pembalap di belakangnya naik satu posisi, seperti Pedro Acosta yang akhirnya take over diposisi delapan. Joan Mir naik ke posisi kesembilan, sementara Luca Marini masuk ke 10 besar. So…dengan Johann Zarco di posisi enam, HRC secara resmi memiliki tiga RC213V masuk 10 besar..berkah buat Honda ki cak. Hingga detik berita ini dirilis Aprilia belum memberikan pernyataan apapun ke media…(iwb)
